Beranda New Cars Dua Varian Toyota Hilux Paling Direkomendasi Kalau Mau Beli

Dua Varian Toyota Hilux Paling Direkomendasi Kalau Mau Beli

JAKARTA, Carvaganza.com – Toyota Hilux teranyar baru diluncurkan beberapa hari lalu. Sebagai mobil komersial, memang butuh pemikiran matang untuk membeli kendaraan ini agar bisnis tidak terlalu tekor.

Kata kunci pada Toyota New Hilux  sendiri adalah kendaraan perkerja. Artinya poin utama dibutuhkan pelaku usaha atau bisnis berupa fungsionalitas. Lazimnya perusahaan pemakai armada, menginginkan kesesuaian harga dengan kegunaan. Jangan sampai membeli unit mahal, namun ternyata fitur terpasang malah jarang terpakai alias mubazir. Berikut ini opsi yang cocok untuk fleet market memakai Toyota Hilux terbaru.

S-Cab 4×2 Diesel MT
Untuk logistik, yang membutuhkan ruang lapang dalam memuat barang. Maka Hilux single cabin 4×2 sesuai kriteria. Baiknya mengambil versi mesin diesel 2GD-FTV 2,4 liter turbo. Dorongan torsi tertinggi mencapai 408 Nm. Diraih sejak 1.600 rpm – 2.000 rpm. Pemadatan asupan udara membuat enjin sanggup mendorong daya maksimum 149,6 PS pada 3.400 rpm. Penyaluran power itu menggunakan transmisi manual 5-speed.

Jadi tatkala membawa beban di jalan semi off-road, Hilux C-Cab 4×2 masih bisa diandalkan. Atau jika kebutuhannya sebagai kendaraan pengirim barang. Tak sedikit karoseri yang bisa menambah boks kargo supaya benda di dalam aman dari panas dan hujan. Termasuk pula pencurian. Memang betul, versi pabrikan tak disertakan peranti audio. Tapi untuk sekadar hiburan, di pasar aftermarket banyak tersedia paket head unit single-din sekitar Rp 1 jutaan.

Baca juga: Meluncur di Indonesia, Toyota Hilux Facelift Tidak Sampai Rp 500 Juta

Dengan harga Rp 259,05 juta OTR Jakarta, perangkat keselamatannya cukup saja. Tersedia dua kantong udara di dasbor. Lalu sistem penghela laju kendaraan pakai disc brake di depan dan tipe drum di belakang. Anti-Lock Braking System (ABS) jadi kelengkapan wajib beserta Electronic Brake Force Distribution (EBD). Sehingga tekanan pengereman merata ke masing-masing roda mobil.

D-Cab 4×4 Diesel G MT
Opsi selanjutnya tipe D-Cab 4×4 Diesel G MT seharga Rp 454,55 juta. Rasanya tanggung bila meminang tipe E yang beda sekitar Rp 25 jutaan. Kalau membeli dengan cara kredit, niscaya selisih itu tidak begitu kentara. Bedanya, ia menggunakan 17 inci alloy abu-abu gelap, bukan kaleng. Kisi-kisi berlapis kromium dengan bilah tengah gelap. Rumah lampu dibikin lebih tajam ditemani fog lamp LED. Tampilan lebih terdongkrak garang dari model lawas.

Enjin terpasang sama, pakai diesel 2GD-FTV 2,4 liter turbo. Transmisi 5-speed sebagai penyalur daya ke empat roda. Namun bila Anda melintasi medan ringan, bisa alihkan selektor 2WD. Hanya roda belakang yang berfungsi sebagai penggerak. Konsumsi bahan bakar jua lebih irit. Ia amat cocok untuk armada lintas alam. Atau bisa juga jadi mobil kedinasan untuk menjelajah lokasi sukar dijangkau kalau pakai mobil penumpang biasa.

Begitu masuk ke kabin, jok hitam fabrik jadi standar. Sektor pemanja telinga pakai head unit 2 DIN (bukan layar sentuh) berikut fitur radio, USB, Aux dan Bluetooth. Di lingkar kemudian tersisip audio switch untuk mengatur kebutuhan. Keselamatan berkendara lebih lengkap dari S-Cab. Konsumen disuguhi Brake Assist (BA), HAC, TSC, VSC. Rem tetap pakai ABS plus EBD. Jumlah airbags ada tiga titik. Meliputi dual Airbags serta kneebag pelindung area lutut.

Baca juga: Banyak Pembaruan, Ini Daftar Ubahan Toyota Hilux Facelift

Pembaruan Utama
Pada dua varian itu, redaman atau suspensi diracik ulang demi meningkatkan kenyamanan berkendara. Pada New Hilux S-Cab 4×4 dan seluruh D-Cab pakai sistem susunan per daun (leaf spring) baru. Sehingga diklaim terasa nyaman bahkan di jalanan rusak sekalipun. Mobil tidak mudah limbung ketika menikung atau pindah jalur. Redaman jua menciptakan keseimbangan antara kenyamanan dan respons kemudi.

Lingkar kemudi juga lebih enteng sekitar 5 persen berkat Variable Flow Control Power Steering. Namun hanya tersedia pada D-Cab tipe G dan V. Perangkat itu bertugas mengendalikan kinerja pompa power steering. Berdasarkan kondisi berkendara untuk mencapai rasa (feeling) mengemudi yang sesuai dengan kecepatan mobil.

Nah, bagaimana dengan Hilux tipe V AT 4×4? Tentu ia menjadi unit paling lengkap dan mutakhir seharga Rp 492,8 juta. Agaknya ia lebih cocok sebagai kendaraan personal untuk bertualang, alih-alih jadi mobil proyek. Kalaupun harus turun lapangan, bukan sebagai armada utama di lahan fleet. Tapi sah-sah saja jadi mobil penunjang bagi kepala lapangan. Semua itu kembali lagi pada kebutuhan perusahaan, yang tidak bisa disamakan.

ANJAR LEKSANA

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

ROAD TEST: MINI JCW 3 Door 2020, Hot Hatch Tanpa Basa-Basi

JAKARTA, Carvaganza.com - Bicara soal merek BMW, kita pasti akan langsung terpikir soal pabrikan premium yang lebih kuat karakter kesenangan berkendaranya dibandingkan para rival....

Ingin Tampil Beda? Ini Aksesoris yang Bikin MG ZS Anda Makin Gaya

JAKARTA, Carvaganza -- MG Motor Indonesia mengandalkan MG ZS sebagai salah satu jajaran produk yang ditawarkan untuk konsumen Indonesia. SUV ini punya desain menarik...

Cerita Dibalik 15 Mobil Legendaris Yang Pernah Dikoleksi Elvis Presley Sebelum Wafat

JAKARTA, Carvaganza.com – Elvis Aaron Presley, bukanlah penyanyi dan aktor biasa. Lahir di Tupelo, Missisippi, Amerika Serikat (AS) pada 8 Januari 1935, di masanya...

Belum Mampu Beli Bugatti? Jangan Ciut, Ada Versi Juniornya

MOLSHEIM, carvaganza.com – Bugatti itu brand mobil yang super mahal. Unit yang dibangun tak banyak dan pembelinya pun berasal dari piramida paling puncak. Tapi...

100 Mobil Meriahkan Ultah Ke-2 Jakarta All New Corolla (JANC) Senayan

JAKARTA, Carvaganza – Perayaan ulang tahun merupakan hal yang ditunggu komunitas mobil. Seperti pecinta Toyota Corolla Generasi ke-8 (1996 – 2001) yang tergabung dalam...