Dampak COVID-19, Produksi Daihatsu Turun Hingga 50%
JAKARTA, Carvaganza.com – Dampak pandemi virus corona (COVID-19) kian mempengaruhi industri otomotif Tanah Air. Banyak pabrikan yang harus menghentikan sementara produksinya. Hal ini juga dialami PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang harus melakukan penyesuaian produksinya karena lesunya pasar dan kondisi terkini.
Amelia Tjandra, Corporate Planning & Communications Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan sebelum wabah produksi ADM dilakukan dalam 2 shift. Saat ini produksi hanya dilakukan 1 shift plus jam kerja yang dikurangi. Dengan kata lain sekarang produksi kurang 50 persen dari biasanya.
“Dropnya luar biasa banyak. Kalau biasanya kita produksi 40-50 ribu per bulan. Sekarang kebayang kan?” kata Amelia Tjandra dalam live conference dengan sejumlah wartawan hari ini, Senin (6/4/2020). Sebagai informasi pabrik Daihatsu di Sunter memiliki kapasitas 330 ribu unit per tahun. Sedangkan pabrik Karawang 200 ribu unit per tahun.
Mulai awal April ini, Daihatsu menerapkan sistem 1 hari kerja, 1 hari di rumah bagi karyawannya. Pilihan yang diambil manajemen Daihatsu ini berdasarkan saran dari pemerintah. “Karyawan tetap bisa bekerja. Volume produksi kita disesuaikan dengan permintaan dan kondisi pasar,” kata dia.
Amelia Tjadra mengakui jika pasar Daihatsu bulan Maret lalu turun besar sampai 20 persen. Angka ini lebih baik karena data menunjukkan pasar otomotif secara nasional pada bulan lalu lalu turun hingga 22 persen.
Permintaan selama bulan Maret sebenarnya tidak terlalu buruk. Yang dikhawatirkan, kondisi ini akan berlanjut di bulan-bulan mendatang. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sudah merevisi target penjualan 2020. Jika sebelumnya di angka 1 jutaan unit, tahun ini turun ke angka 600 ribuan unit. “Daihatsu sendiri berusaha penurunan tidak banyak,” kata Amelia Tjandra.
Baca juga: Deret Fitur New Ayla yang Membuatnya Jadi LCGC Komplet di Pasaran
Terkait penjualan Amerlia Tjandra mengatakan pihaknya tidak akan ada jor-joran melakukan promosi penjualan. Mereka akan fokus ke digital yang diangap paling tepat untuk kondisi saat ini. “Percuma juga jor-joran, memberikan diskon dan segala macam. Kondisi darurat orang memprioritaskan kesehatan,” kata dia.
Selain itu Daihatsu juga membatalkan berbagai aktifasi seperti pameran, showroom event, kumpul anggota klub. Program branding seperti turnamen bulutangkis bersama Astec, Daihatsu Setia, atau kegiatan lain yang bisa mengumpulkan lebih dari 30 orang juga ditiadakan dulu. “Ini mengikuti anjuran pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona,” kata Amelia Tjandra.
Ketika ditanya bagaimana dengan produk baru? Seperti diketahui Daihatsu baru saja meluncurkan dua andalannya yaitu New Ayla dan New Sirion. Peluncuran harus dilakukan lewat live streaming YouTube. Amelia mengatakan launching tak bisa dibatalkan karena sudah mass produksi. Bahkan sebagian unit sudah didelivery ke dealer-dealer hingga harus diluncurkan.
“Sedangkan untuk produk baru pasti dipikirkan? Tidak efektif untuk diluncurkan di saat sekarang ini. Kita berharap wabah ini tidak berlangsung lama,” tutup Amelia Tjandra.
Baca juga: Tampil Muda dan Ngehits dengan Daihatsu New Sirion
RAJU FEBRIAN
Amelia Tjandra, Corporate Planning & Communications Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan sebelum wabah produksi ADM dilakukan dalam 2 shift. Saat ini produksi hanya dilakukan 1 shift plus jam kerja yang dikurangi. Dengan kata lain sekarang produksi kurang 50 persen dari biasanya.
“Dropnya luar biasa banyak. Kalau biasanya kita produksi 40-50 ribu per bulan. Sekarang kebayang kan?” kata Amelia Tjandra dalam live conference dengan sejumlah wartawan hari ini, Senin (6/4/2020). Sebagai informasi pabrik Daihatsu di Sunter memiliki kapasitas 330 ribu unit per tahun. Sedangkan pabrik Karawang 200 ribu unit per tahun.
Mulai awal April ini, Daihatsu menerapkan sistem 1 hari kerja, 1 hari di rumah bagi karyawannya. Pilihan yang diambil manajemen Daihatsu ini berdasarkan saran dari pemerintah. “Karyawan tetap bisa bekerja. Volume produksi kita disesuaikan dengan permintaan dan kondisi pasar,” kata dia.
Amelia Tjadra mengakui jika pasar Daihatsu bulan Maret lalu turun besar sampai 20 persen. Angka ini lebih baik karena data menunjukkan pasar otomotif secara nasional pada bulan lalu lalu turun hingga 22 persen.
Permintaan selama bulan Maret sebenarnya tidak terlalu buruk. Yang dikhawatirkan, kondisi ini akan berlanjut di bulan-bulan mendatang. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sudah merevisi target penjualan 2020. Jika sebelumnya di angka 1 jutaan unit, tahun ini turun ke angka 600 ribuan unit. “Daihatsu sendiri berusaha penurunan tidak banyak,” kata Amelia Tjandra.
Baca juga: Deret Fitur New Ayla yang Membuatnya Jadi LCGC Komplet di Pasaran
Beralih ke Digital
Terkait penjualan Amerlia Tjandra mengatakan pihaknya tidak akan ada jor-joran melakukan promosi penjualan. Mereka akan fokus ke digital yang diangap paling tepat untuk kondisi saat ini. “Percuma juga jor-joran, memberikan diskon dan segala macam. Kondisi darurat orang memprioritaskan kesehatan,” kata dia.
Selain itu Daihatsu juga membatalkan berbagai aktifasi seperti pameran, showroom event, kumpul anggota klub. Program branding seperti turnamen bulutangkis bersama Astec, Daihatsu Setia, atau kegiatan lain yang bisa mengumpulkan lebih dari 30 orang juga ditiadakan dulu. “Ini mengikuti anjuran pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona,” kata Amelia Tjandra.
Ketika ditanya bagaimana dengan produk baru? Seperti diketahui Daihatsu baru saja meluncurkan dua andalannya yaitu New Ayla dan New Sirion. Peluncuran harus dilakukan lewat live streaming YouTube. Amelia mengatakan launching tak bisa dibatalkan karena sudah mass produksi. Bahkan sebagian unit sudah didelivery ke dealer-dealer hingga harus diluncurkan.
“Sedangkan untuk produk baru pasti dipikirkan? Tidak efektif untuk diluncurkan di saat sekarang ini. Kita berharap wabah ini tidak berlangsung lama,” tutup Amelia Tjandra.
Baca juga: Tampil Muda dan Ngehits dengan Daihatsu New Sirion
RAJU FEBRIAN
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Advisory Stories
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature