BMW iX Siap Dipasarkan November Mendatang, Tawarkan Level Baru Kecanggihan Mobil Listrik

BMW iX

MUNICH, Carvaganza – Pergerakan masif di segmen kendaraan bertenaga listrik ditunjukkan oleh BMW dengan membawa sejumlah model pada sub-merek BMW i. setidaknya akan ada tiga model baru yang menjadi representasi BMW i di pasar dunia, mengisi segmen yang berbeda. Ketiga model yang telah dipastikan yaitu BMW i4, iX, dan iX3.

Dua model di antaranya, yaitu i4 dan iX, sedang menjadi highlight BMW Group pada Munich Motor Show 2021 yang  kini sedang berlangsung. Jika i4 tampil seperti model sedan BMW tradisional namun dengan teknologi elektrifikasi, iX tampil sebagai SAV yang menonjolkan rangkaian teknologi canggih. Bukan sekadar infotainment atau keselamatan, iX memamerkan kemampuan automated driving.

iX dijadwalkan untuk mulai dipasarkan pada November 2021, dan telah dijanjikan untuk meluncur juga di Indonesia pada tahun depan. Lalu apa saja yang menarik dari BMW iX dibandingkan mobil listrik lainnya? BMW mengklaim iX adalah kendaraan mobilitas listrik murni, yang berdasar pada fungsi serbaguna, dengan inovasi otomasi, konektivitas, dan digital service sebagai paket pengalaman berkendara premium.

BMW iX

Sistem penggeraknya mengandalkan motor listrik di roda depan dan belakang, untuk menyediakan sistem all-wheel drive (AWD) elektris. Rangkaian motor listriknya bersinergi cerdas memberikan distribusi torsi di roda depan dan belakang dalam segala kondisi berkendara. Jika diinginkan, pengemudi bisa memilih antara variabel hanya roda belakang yang aktif atau traksi maksimal dari AWD.

Baca Juga: Bridgestone dan EVBox Group Kolaborasi Bangun 3.500 Stasiun Pengisian Daya Mobil Listrik di Eropa

Setidaknya akan ada dua varian utama iX yang dikembangkan oleh BMW, yaitu iX xDrive40 dan iX xDrive50. Output sistem penggerak eDrive generasi kelima pada masing-masing varian akan menawarkan torsi maksimal 630 Nm pada iX xDrive40 dan 765 Nm untuk iX xDrive50. Sementara baterainya setiap varian punya daya bersih 105,2 kWh (xDrive50) dan 71 kWh (xDrive40).

Selain sistem penggeraknya, iX juga memperkenalkan generasi baru pada sistem infotainment iDrive, menggunakan BMW Operating System 8. Segala fungsi dan informasi terkait mobil disajikan lewat layar cekung yang disebut BMW Curved Display, lengkap dengan BMW Intelligent Personal Assistant terbaru. Setiap pembaruan atau update sistem operasinya bisa dilakukan dengan mudah, via Remote Software Upgrades untuk menambah berbagai fitur dan fungsi baru.

BMW iX dikembangkan untuk menawarkan automated driving, yang sudah mencapai Level 3. Teknologi ini mengandalkan rangkaian sensor, software dan platform komputasi generasi baru untuk kecerdasan berkendara yang lebih mutakhir. Setidaknya ada lima kamera, lima sensor radar, dan 12 sensor ultrasonik terpasang di sekeliling body iX.

BMW iX

Keasikan menikmati suara bersama iX disediakan melalui sistem audio yang datang dari Bowers & Wilkins Diamond Surround System. Rangkaian speaker aktif akan menyajikan sensasi 4D Audio untuk kualitas suara terbaik. Tidak hanya itu, varian suara motor listrik ketika melaju akan direkayasa menjadi BMW IconicSounds Electric, yang dibuat oleh komposer film Hollywood, Hans Zimmer.

Dingolfing di Jerman akan menjadi basis produksi kendaraan listrik BMW, seperti iX da i4. Tidak hanya kendaraan, BMW memanfaatkan pabrik ini juga untuk menjadi basis produksi sel baterai yang dibuat dengan tenaga ramah lingkungan. Baterai sendiri dibuat menggunakan kobalt dan lithium-ion sebagai materialnya, agar keramahan lingkungannya semakin menyeluruh, bukan hanya dari kendaraan nol emisi.
WAHYU HARIANTONO

Baca Juga: Porsche Mulai Bangun Pabrik BBM Sintetis Di Chili, Apa Manfaatnya?

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Pilihan

  • Upcoming

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya