Ambisi Baru dan Jubah Biru Alpine A521 Warnai Comeback Alonso ke F1

ENSTONE, Carvaganza – Tahun ini menjadi era baru bagi Alpine yang untuk pertama kalinya tampil sebagai tim di Formula 1, menggantikan Renault. Bermarkas di Enstone, Inggris, tim Alpine telah resmi meluncurkan mobil balapnya untuk digunakan pada musim baru ini. Mobil balap bernama Alpine A521 diluncurkan pada hari Selasa (2/3/2021) via online streaming.

Dibangkitkannya merek Alpine menjadi tim F1 adalah bagian dari strategi Renault Group yang ingin mengangkat citra motorsport dari Alpine. Sebelumnya, nama Alpine telah malang melintang di ajang reli dan balap ketahanan. Lewat A521, tim baru-tapi-lama ini tampil dengan bukan hanya identitas, tetapi juga warna baru.

Kombinasi warna kuning dan hitam yang sebelumnya menjadi identitas Renault digantikan oleh dominasi warna biru dan disertai putih dan merah. Warna Alpine menunjukkan nasionalisme pabrikan asal Perancis tersebut. A521 sendiri merupakan hasil pengembangan lebih lanjut dari chassis R.S.20 yang dipakai Renault tahun lalu, yang disesuaikan dengan regulasi baru.

Identitas baru Alpine disertai dengan kehadiran dua tokoh penting yang akan beperan menentukan prestasi tim sepanjang 2021. Pertama, adalah kembalinya Fernando Alonso ke F1 bersama mantan tim yang pernah mengantarkannya menjadi juara dunia dua kali. Lalu kedua, Davide Brivio yang ditunjuk untuk memimpin tim setelah sukses memandu Suzuki menjadi juara dunia pabrikan di MotoGP tahun lalu.

Alonso datang menggantikan posisi Daniel Ricciardo yang hijrah ke McLaren, dan tertarik dengan proyek baru Alpine ke depannya. Sebagai pembalap utama, Alonso akan didampingi oleh Esteban Ocon yang merupakan salah satu pembalap didikan Renault. Tahun lalu, Ocon telah meraih podium perdananya di F1, lewat finish ketiga di seri Bahrain.

Alpine F1 Team

Sedangkan Brivio sebagai Racing Director masuk mengisi kekosongan di jajaran manajemen, yang ditinggalkan oleh Cyril Abiteboul sebagai Team Principal. Selain Brivio, jajaran direksi turut diisi oleh Marcin Bukowski menjabat Executive Director, Laurent Rossi sebagai CEO, serta Pat Fry dan Remi Taffin di divisi engineering.

Dalam masa pemulihan setelah alami kecelakaan bersepeda beberapa pekan lalu, Alonso tidak dapat hadir dalam acara presentasi tim kemarin. Namun veteran berkebangsaan Spanyol itu turut menyampaikan antusiasmenya dalam menyambut fase barunya di F1 setelah berkelana mencoba ajang endurance, IndyCar dan Reli Dakar.

“Saya merasa luar biasa dan dalam kondisi terbaik yang pernahs aya alami sebelumnya baik secara fisik maupun mental. Saya telah memeprsiapkan diri untuk comeback ini cukup lama sekarang dan saya memiliki motivasi baru. Saya siap!” kata Alonso yang baru saja mendapat operasi pada rahang dan gigi akibat kecelakaannya.

“Saya biasanya berpikir bahwa setiap pembalap di grid membutuhkan tiga atau empat balapan untuk mengoptimalkan semuanya pada mobil baru, mungkin agak lebih lama kalau Anda berganti tim atau jika Anda baru masuk ke F1.”

Selain Alonso dan Ocon, line up pembalap Alpine juga diisi oleh kehadiran Daniil Kvyat dan Guan Yu Zhou. Kvyat yang terdepan dari Alpha Tauri ditarik oleh Alpine untuk menjadi pembalap cadangan. Sementara Zhou yang baru saja memenangkan gelar F3 Asia bulan lalu, menjadi pemblap tes sembari melanjutkan karirnya di F2.

Alpine barmbisi untuk meraih posisi lebih baik di klasemen konstruktor tahun ini. Pada tahun lalu, Renault menyudahi musim di posisi kelima, harus takluk dari McLaren dan Racing Point dalam perebutan posisi ketiga klasemen. WAHYU HARIANTONO / RS

Sumber: Formula 1, Motorsport

Artikel yang direkomendasikan untuk anda