Yuk, Mengenal Material Pembuatan Velg HSR Pengaruh ke Kenyamanan Lho

JAKARTA, Carvaganza -- Velg mobil aftermarket khususnya punya beragam desain dan model. Ia juga tersedia segala ukuran. Namun, ada hal lain yan perlu kalian ketahui. Salah satunya adalah material yang digunakan dalam pembuatan sebuah velg mobil. Apa saja?

"Velg menjadi bagian penting kendaraa. Salah satunya dari sisi tampilan karena bisa dilihat oleh orang. Pada dasarnya velg mobil terbagi jadi tiga jenis, yaitu casting, flow forming dan forged,” ucap Aldhy Rais selaku Community Manager HSR Wheel pada rilis yang dikirimkan ke Carvaganza.

Terkait dengan material pembuatan tersebut, ini kita bahas satu per satu agar kalian yang ingin mengganti velg mobil kesayangan lebih paham. Karena penggantian velg jangan sampai mengubah fungsi kenyamanan sebuah mobil maupun keamanannya. Terkecuali, kalian ingin memodifikasi mobil secara ekstrim.

HSR Casting Wheel

Casting, Sesuai namanya velg casting adalah velg yang dibuat dengan cara dicetak. Cara pembuatan velg jenis ini dibagi jadi dua, yaitu gravity casting dan low presure casting. Pembuatan velg casting ialah dengan melelehkan material velg menjadi cairan. Material tersebut dituang ke cetakan yang sudah dibentuk. Casting merupakan metode pembuatan velg paling umum. Biaya produksi lebih murah dan waktu pembuatan lebih singkat. teknik ini bisa dilakukan sekaligus untuk banyak velg.

HSR Flow Formed Wheel

Flow formed, Pengertian flow forming ialah proses pembuatan velg. Merupakan salah satu pengembangan dari jenis casting. Velg flow forming dibuat melalui beberapa tahap, dimulai melalui proses cetak kemudian ditekan dengan roller dan ditarik menggunakan mesin sehingga menjadi sebuah velg. Velg casting setengah jadi kemudian dibentuk lagi bagian pinggirnya. Dengan cara ini kepadatan materialnya pun lebih baik. Durabilitasnya 20% lebih kuat dibanding casting. Lebih ringan dibanding casting. Lebih mahal dibanding casting.

HSR Forged Wheel

Forged, Dibuat dengan teknolgi paling rumit. Materialnya berbentuk silinder padat. Material yang biasa digunakan adalah alumunium, karena kuat dan ringan sehingga cocok untuk bahan pembuatan velg. Cara pembuatannya yaitu alumunium padat tersebut dimasukkan ke dalam mesin dan dipanaskan kemudian dibentuk jadi velg. Dalam prosesnya velg ditekan (press) sehingga menghasilkan pelek yang solid dan keras. Harga lebih mahal, karena banyaknya bahan baku yang tebuang saat proses cnc.

Sebagai informasi, Kualitas velg buatan HSR telah diuji kelayakan produknya. Terdaftar dalam sertitifikasi nasional maupun internasional. Seperti, Standar Nasional Indonesia (SNI), Japan Light Alloy Wheel (JWL) dan Vehicle Inspection Association (VIA).

Sebagai ajang pembuktian, HSR Wheel kembali akan menghadirkan satu set velg yang didesain khusus untuk pemiliknya. Sebelumnya, velg dihadirkan untuk Akbar Rais sang drifter Nasional. Velg tersebut digunakan untuk ajang balap drifting. Kali ini, HSR Wheel akan hadirkan velg khusus Mazda Miata lansiran 2011 milik Fitra Eri. Urusan desain tidak secara langsung digarap oleh pembalap nasional itu. Ia mengaku tak paham dengan urusan desain. "Oleh karena itu saya akan minta dari para penonton atau audience saya,” kata dia. (RAJU FEBRIAN)

Artikel yang direkomendasikan untuk anda