Beranda Updates Wuling Confero S 1.5L ACT, Punya Apa Saja untuk Bersaing di Segmen...

Wuling Confero S 1.5L ACT, Punya Apa Saja untuk Bersaing di Segmen Panas LMPV

JAKARTA, Carvaganza — Meski masih berusia muda, Wuling Motors termasuk merek yang berani bertarung di pasar otomotif Indonesia. Tak hanya berani mungkin juga cerdik. Mereka langsung melansir Confero S sebagai produk pertama.

Bermain di segmen Low MPV yang paling laris dan gemuk tentunya jadi tujuan, meski tak juga mudah karena menjadi segmen panas. Lawan yang dihadapi disinipun tak ringan. Tentunya Wuling mempersiapkan produknya dengan matang.

Wuling Confero kini bisa menjadi salah satu alternatif mereka yang mencari mobil keluarga. Selain Confero S (standar, C, dan L) dan Confero S 1.5L ACT yang menjadi varian tertinggi.

Sebenarnya tak terlalu banyak perbedaan antar tipe. Wuling cukup berani membuat diferensiasi dengan perbedaan kelengkapan yang tidak terlalu banyak. Apa saja yang didapatkan?

Dimensi

Berada di segmen Low MPV, Confero harus bisa memenuhi kriteria dimensi yang tidak terlalu besar namun kenyamanannya mendekati mobil sedan. Selain itu, harus sanggup menampung penumpang hingga mencapai 7-8 orang. Dimensi Wuling Confero memiliki panjang 4.530 mm, tinggi 1.715 mm, lebar 1.691 mm dengan wheelbase 2.720 mm. Struktur tubuhnya mengakomodasi 3 baris tempat duduk.

Wuling tak sembarangan mengusung nama Confero yang memiliki makna ‘to bring together’ atau untuk membawa kebersamaan. Hal ini yang ingin dituju Wuling Motors, yakni menghadirkan MPV dengan kabin yang luas yang bisa digunakan untuk membawa banyak anggota keluarga.

Keyamanan penumpang ditunjang penggunaan suspensi bagian depan McPherson strut independent suspension dengan coil spring. Adapun di belakang dengan semi independent suspension dan coil spring.

Baca juga: 5 Poin yang Jadi Nilai Jual Wuling Almaz Exclusive

Interior

Di dalam kabin, Confero memiliki tiga baris kursi. Sementara komposisinya bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Wuling menawarkan pilihan kursi untuk baris kedua, yakni tipe captain seat dengan lapisan jok hitam.

Sistem hiburan terpusat pada layar sentuh berukuran 8-inci yang tertanam di tengah dashboard yang dapat terkoneksi dengan USB, Bluetooth dan lainnya. Di bagian atas head unit juga ada jam analog yang didesain secara elegan. Jam analog ini pun bisa menyala bila lampu utama dihidupkan. Confero juga sudah dilengkapi dengan AC double blower.

Setidaknya ada delapan tempat penyimpanan barang yang tersebar dari bagian depan hingga bangku baris ketiga. Begitupun dengan USB charging. Desain kursinya juga dibuat cukup nyaman. Guna mempermudah penumpang masuk baris ketiga, juga diberikan fitur one touch tumble seat.

Baca juga: Jadi Varian Termahal, Ini Kelengkapan Wuling Cortez CT Type L

Tampilan

Secara tampilan, Confero S mendapat desain yang termasuk modern. Pada bagian depan, memakai grille yang cantik dengan desain bemper yang sederhana. Manis.

Sistem pencahayaan, sudah dilengkapi projector headlamp yang didukung fitur follow me home. Wuling juga menambah Day-time Running Light (DRL) yang membuatnya mudah dikenali. Door handle dan window list yang dilapisi krom yang memberikan kesan elegan. Spion mobil ini sudah electric lengkap dengan lampu sein.

Bagian belakang, tailgate spoiler dan lampu kombinasi belakang juga cukup menawan. Wuling melengkapi spoilernya dengan LED stop lamp. Sementara bagian kakinya, memakai velg berukuran 15-inci yang dibalut ban berukuran 195/60.

Baca juga: Tambah Jaringan, Resmi Dibuka Wuling Arista Cimahi

Mesin dan Transmisi

Wuling membenamkan mesin bensin 4 silinder in-line DOHC DVVT berkapasitas 1.485 cc. Spesifikasinya menyebutkan mesin ini menghasilkan tenaga 107 hp @5.800 rpm dan torsi maksimum 142 Nm @3.800-4.400 rpm. Nah, perbedaannya baru terlihat pada penggunaan transmisi. Tipe L menggunakan transmisi 6-speed with e-Clutch.

Dalam sistem transmisi ini, fungsi kopling yang dioperasikan melalui pedal telah dihilangkan. Jadi secara prinsip kerja, terdapat dua bagian utama dalam kinerja transmisi e-clutch, yakni peran kopling yang dihilangkan dan perpindahan gigi.

Sederhananya begini. Gear shift dan sensor bekerja saling berkesinambungan yang terhubung ke Electronic Control Unit (modul). Fungsinya membaca keinginan pengemudi untuk mengganti gigi (menggerakkan tuas transmisi). Sensor lain membaca putaran mesin dan torsi yang diperlukan (sesuai dengan kebutuhan) pada saat perpindahan gigi. Hasil sensor-sensor ini selanjutnya dibaca oleh modul dan kemudian modul secepatnya mengirimkan perintah menggantikan fungsi kopling.

Keuntungan lain dari transmisi e-clutch ini adalah Anda tidak perlu khawatir mobil akan mati mesin pada saat stop and go atau biasanya saat melaju di jalanan padat karena lupa menginjak pedal kopling. Anda cukup menggerakkan tuas transmisi ke posisi netral, atau ke gigi satu untuk berjalan dan seterusnya.

Baca juga: Wuling WIND Raih Penghargaan “Perintah Suara Pertama di Indonesia”

Fitur Keamanan

Sejak awal kehadirannya, Wulig sudah menunjukkan keseriusan dalam masalah keamanan penggunanya. Mereka menanamkan berbagai fitur keamanan. Perangkat standar seperti Dual SRS Airbag, selatbelt hingga baris ketiga, ISOFIX, ABS (Anti-lock Braking System), EBD (Electronic Brake-force), dan tentu saja Rear Disc Brake atau rem cangkram di roda belakang untuk meningkatkan performa pengereman.

Oh ya soal pengereman, Wuling juga memasang Emergency Stop Signal (ESS). Dengan fitur ini, saat pengemudi melakukan rem mendadak, sinyal lampu hazard akan secara otomatis berkedip dengan cepat sehingga memberikan peringatan kepada kendaraan dibelakangnya untuk mengurangi risiko tabrakan.

Seperti model-model Wuling lainnya — Cortez dan Almaz — fitur Tire Pressure Monitoring System (TPMS) juga dipasang. Tampilan tekanan angin ban dalam satuan Bar dapat dipantau pada layar MID. Sistem akan berkedip jika tekanan ban tidak sesuai (terlalu tinggi atau terlalu rendah).

Sementara untuk parkir akan dimudahkan dengan kamera yang menampilkan kondisi belakang lewat layar monitor. Plus total 6 parking sensor, sebanyak 4-Points Rear Parking Sensor di bumper belakang dan 2-poits front parking sensor di bumper depan.

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

7 Mobil Sport Jepang Yang Bikin Lutut Pabrikan Eropa Bergetar

JAKARTA, Carvaganza.com - Jepang memang bukan pionir dalam hal transportasi darat. Tapi kegigihan mereka untuk bertahan menjadikan produknya mampu melampaui mereka yang mapan. Hal sama...

Menang F1 GP Portugal 2020, Hamilton Nyaris Gagal Lewati Rekor Schumacher

PORTIMAO, Carvaganza.com – Formula 1 akhirnya menggelar lagi balapan Grand Prix Portugal di tahun 2020 yang unik ini, bertempat di Sirkuit Portimao, Algarve. Gelaran...

Demi Tingkatkan Kualitas,  Daihatsu Gelar Konvensi Inovasi

JAKARTA, carvaganza.com – Sebagai perusahaan yang mengutamakan kualitas tinggi, kepuasan dan kepercayaan pelanggan adalah segalanya. Untuk menunjukkan komitmen tersebut, perusahaan harus terus melakukan improvement...

Aksesoris Fortuner dan Kijang Innova Baru, Ada Diskon 20 Persen

JAKARTA, Carvaganza -- Toyota New Fortuner dan New Kijang Innova baru kini sudah hadir di Auto2000 Digiroom. SUV dan MPV ini tampil dengan berbagai...

Cegah Penyebaran Covid-19, Suzuki Donasikan Masker dan Handsanitizer untuk Angkot

JAKARTA, Carvaganza -- Sebagai salah satu produsen New Carry yang banyak digunakan sebagai armada angkutan kota (angkot), PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memiliki kepedulian...