Beranda Drives TEST DRIVE: Rolls-Royce Cullinan, Si Permata yang Bersinar

TEST DRIVE: Rolls-Royce Cullinan, Si Permata yang Bersinar

Foto-Foto: James Lipman

ROLLS-ROYCE sudah sejak lama memiliki rencana memproduksi SUV, tapi baru bisa direalisasikan belum lama ini karena alasan tertentu. Sebetulnya, pabrikan yang bermarkas di Goodwood, Inggris ini bisa saja dengan lebih cepat memasuki segmen pasar SUV dengan mengadopsi BMW X7 namun pabrikan memutuskan untuk mengembangkan mobil sendiri tanpa campur tangan pabrikan lain.

Sama dengan new Phantom, Cullinan menggunakan platform aluminium yang baru yang disebut “Architecture of Luxury” yang bakal menjadi karakter RR di masa depan dan diadopsi oleh model-model RR di masa depan.

Cullinan memiliki kekuatan bodywork 30 persen lebih tinggi dibandingkan Phantom meskipun bodi Cullinan lebih tinggi 200 mm dan dari dimensi panjang ia lebih pendek 400 mm. Tapi kalau dibandingkan dengan BMW 750Li, memiliki dimensi lebih panjang yakni 5.341 mm (534 cm).

Meskipun dianggap terlambat masuk segmen SUV, karena pabrikan ultra-premium lainnya sudah lebih memproduksi SUV, Goodwod sudah lama menikmati kue di pasar sedan limousine ultra premium, termasuk untuk versi coupe dan convertiblenya. Nah, kelahiran RR menjadi kabar baik bagi konsumen di kelasnya sekaligus menjadi pesaing Bentley Bentayga.

Pabrikan mengklaim bahwa Cullinan adalah sebuah SUV yang dilahirkan melalui proses yang betul-betul matang. Bentuknya yang kotak dan dimensinya yang bongsor dianggap cocok dengan gaya Rolls-Royce selama ini. Sebuah kendaraan yang dirancang sebagai mobil 4×4 dengan kemampuan menjelajah medan off-road secara Spartan, meskipun penampilannya sangat stylish dan kekinian.

Cullinan mengambil gaya desain dari Phantom bukan dari Ghost. Banyak yang bilang Cullinan adalah limousine Phantom versi pendek dengan body dan ground clearance yang lebih tinggi. Dan yang terpenting pula adalah Cullinan merupakan Rolls-Royce paling sporty di dalam sejarah pabrikan Inggris tersebut.

Rolls-Royce telah merambah ke dunia yang belum pernah dijajal sebelumnya yakni ‘off-road’ yang dipadukan dengan kemewahan dan kenyamanan yang sudah menjadi trade-mark RR. Untuk menunjang kemampuan off-road Cullinan, maka dibutuhkan sistem penggerak empat roda dan chassis yang benar-benar mumpuni untuk mengarungi medan kasar dan berat.

Ride height yang tinggi dan kemampuannya wading (melewati rendaman air) sampai ketinggian 540 mm (54 cm) membuktikan kemampuan ‘Sang Berlian’ untuk menjelajah medan yang demanding dan berat. Yang menjadi pertanyaan, apakah dengan harga yang begitu mahal ada konsumen yang mau menceburkan Cullinan menyebrangi sungai?

Teknologi suspensi udara (air-suspension) teranyar yang diadopsi Cullinan membuat kendaraan memiliki ground clearance yang cukup tinggi, namun tetap menjaga kenyamanan berkendara (magic carpet ride) yang telah menjadi karakter RR selama ini. Justru karena kemampuan off-road yang ditanamkan oleh pabrikan kepada Cullinan, SUV 5 penumpang ini mampu mengarungi medan berat di Grand Teton National Park.

Yang mengagetkan adalah handling Cullinan sangat menyenangkan untuk kendaraan jangkung, meskipun memang RR sudah menjamin kenyamanan berkendara SUV tersebut. Hal itu berkat sistem anti-roll (anti guling) yang secara otomatis mencegah body roll dan menon-aktifkan fitur itu pada saat melaju di jalan raya untuk memberikan handling sporty dan menjadi lebih enak dikendarai. Peningkatan kualitas handling itu dibantu oleh sistem steering roda belakang yang membuat mobil menjadi lebih gesit dan lebih stabil.

Kekedapan kabin patut diacungi jempol karena mampu meredam suara dari luar ketika mobil melewati medan gravel dan batunya mengenai bodi mobil. Kabinnya terasa nyaman dan tenang karena arsitekturnya sama dengan Phantom tapi mendapat sedikit penyempurnaan sesuai karakter Cullinan. Style dan fungsinya memang masih konservatif dan simpel.

Setirnya lebih tebal tapi ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan Phantom untuk memberikan rasa sporty. Driving experience yang dihasilkan oleh kendaraan ini lebih dinamis , meskipun kesan formalnya masih terasa. Kalau boleh saya bilang, Cullinan seperti pemain olahraga polo Inggris yang melesat di atas kuda mengejar bola.

Yang uniknya lagi adalah terdapat fitur rekreasi di bagasi berupa sepasang kursi yang bisa dilipat sehingga Anda bisa piknik sambil minum teh, nonton pertandingan polo atau mungkin di sirkuit sambil nonton balapan.

Mobil ini dilengkapi oleh mesin V12 twin-turbo 6.75 liter yang menghasilkan tenaga 571 hp dan torsi maksimal 850 Nm. Dengan didukung transmisi otomatis 8-kecepatan yang dipandu oleh GPS dan AWD, Cullinan memiliki kemampuan sprint 0 – 100 km/jam dalam waktu 5,2 detik dan top speed 250 km/jam.

Rolls-Royce Cullinan

Layout kendaraan: SUV, mesin depan, 4 pintu, 5 penumpang, AWD
Mesin: Bensin V12 twin-turbo 6.75L/ 571 hp @5000 rpm/ 850 Nm @1600 rpm
Transmisi: A/T 8-kecepatan dengan GPS Guidance
0 – 100 km/jam: 5,2 detik (pabrikan)
Top speed: 250 km.jam
PxLxT: 5341 x 2000 x 1835 mm
Wheelbase: 3295 mm
Curb weight: 2735 kg
Konsumsi BBM kombinasi: 6,6 km/liter

ANDRE LAM

Video Terbaru Youtube Carvaganza