Beranda Updates Terpaksa Menerjang Banjir, Perhatikan 6 Hal Ini

Terpaksa Menerjang Banjir, Perhatikan 6 Hal Ini

JAKARTA, 2 Desember 2019 – Hujan lebat terus mengguyur Jakarta sejak Selasa (31/12/2019) sore. Akibatnya, beberapa lokasi di Jakarta dan sekitarnya terendam banjir. Meski sempat berhenti Rabu (1/1/2020) siang, hujan kembali turun cukup deras sejak sore hari.

Banjir yang melanda beberapa lokasi sangat merepotkan Anda yang tengah di perjalanan. Tentunya tidak mengenakkan jika Anda terjebak di kondisi tersebut. Pilihannya, apakah Anda berbalik arah, menunggu hingga air surut, atau nekat menerjang banjir.

Darwin, mekanik bengkel Penta di kawasan Bintaro, mengatakan memang ada mobil yang mumpuni menembus banjir. Mobil berjenis sport utility vehicle (SUV) dengan ground clearance tinggi yang bisa melintasi banjir. Meski demikian bukan berarti SUV lebih mampu menerjang banjir dibandingkan mobil berjenis sedan atau multi purpose vehicle (MPV).

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan melintasi banjir.

1. Perhatikan Ketinggian Air

Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah ketinggian air. Jika terlalu tinggi dan deras disarankan untuk tidak memaksakan menerjang banjir. “Perhatikan ketinggian air jalan yang akan dilalui. Ini sangat penting. Kalau terlalu tinggi jangan dipaksakan, mending nggak usah” kata Darwin kepada Carvaganza, Rabu (1/1/2020) kemarin.

2. Batas Ketinggian Air

Cara paling mudah mengetahui ketinggian air adalah dengan melihat mobil lain yang sedang menerjang banjir. Batas yang dianjurkan yaitu tidak lebih dari setengah velg mobil Anda. Atau paling tinggi adalah mencapai bumper mobil. Jangan sampai air mencapai kap mesin. Apalagi jika mobil berjenis sedan air di kap mesin berarti juga akan masuk ke dalam kabin.

3. Kenali Posisi Air Intake

Jika Anda bisa memastikan jalur bisa dilalui mobil Anda, hal kedua yang harus perhatikan adalah letak posisi air intake mobil. Air Intake atau bahasa Indonesia lubang asupan adalah lubang untuk memasukkan udara ke mesin. Setiap mobil memiliki letak posisi air intake yang berbeda-beda. Ada yang sangat di atas, namun ada juga yang sedikit ke bawah. “Kalau genangan air tersebut sampai terhisap ke intake, maka mesin bisa mati tiba-tiba. Bahkan potensi terburuknya adalah water hammer,” kata Darwin.

Apa itu water hammer? Water hammer merupakan keadaan saat kendaraan mati mendadak disebabkan oleh air yang masuk ke dalam ruang bakar melalui air intake dan mendapat tekanan yang sangat besar di ruang silinder oleh piston. Hal itu bisa merusak piston. Jika mengalami waterhammer, maka Anda harus melakukan turun mesin. Dan biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan turun mesin pun terbilang cukup mahal.

4. Jalan dengan Kecepatan Rendah

Jika sudah yakin aman, Anda bisa menerabas banjir. Tapi tetap saja ada caranya yaitu melaju dengan kecepatan rendah. Gunakan gigi rendah. Jika memaksakan berjalan dengan kecepatan tinggi, selain dapat menyebabkan air masuk ke lubang intake, juga memungkinan terjadinya aquaplaning. Aquaplaning adalah kondisi ban mobil yang kehilangan traksi (penapakan) pada permukaan jalan saat melintasi genangan air di permukaan jalan. Genangan air yang terbentuk tidak perlu terlalu tinggi untuk menyebabkan aquaplaning.

“Jadi sebaiknya berjalan dengan pelan untuk menghindari gelombang air naik dan bisa saja muncul efek aquaplanning yang menyebabkan tapak ban di atas air sehingga kendaraan jadi sulit dikendalikan,” jelas Didi.

5. Jaga Jarak

Terakir yang perlu diperhatikan adalah menjaga jarak dengan kendaraan di depan. Dengan menjaga jarak, Anda dapat memantau ketinggian air di depan apakah bertambah tinggi atau tidak. Anda juga bisa mengantisipasi untuk menyalip, apabila mobil di depan mengalami berhenti atau mogok.

6. Segera Matikan Mesin

JIka tak bisa dihindari mobil Anda tiba-tiba mogok, segera matikan mesin Jika ternyata ketinggian air melebihi batas aman dan menyebabkan mobil menjadi mogok dan berhenti di tengah jalan, Anda dianjurkan untuk tidak mencoba menyalakan mesin mobil lagi. Hal ini dikarenakan akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah di mesin mobil.

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Porsche Rilis 3 Varian Baru Panamera, Apa Saja Ubahannya?

STUTTGART, carvaganza.com – Porsche baru saja mengumumkan tiga varian baru Panamera model tahun 2021. Kehadiran ketiganya menambah line-up big size sedan Bavaria yang sudah...

5 Mobil Beroda Tiga Paling Unik Di Dunia Yang Legal Digunakan Di Jalan Raya

JAKARTA, Carvaganza -- Siapa sangka, ternyata selama ini banyak sekali mobil dengan wujud aneh yang pernah diperbolehkan seliweran di jalan raya. Begini, mobil wajib...

Dua Model Sekaligus, Mitsubishi Luncurkan Xpander dan Xpander Cross Edisi Terbatas

JAKARTA, Carvaganza.com – Menjaga momentum pasar di tengah masa pandemi yang sudah memasuki kuartal terakhir tahun ini, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia...

10 Model Nissan Dipasangi Fitur NSS 360 Sebagai Standar

TOKYO, carvaganza.com -  Pabrikan mobil asal Jepang, Nissan, mengumumkan bahwa fitur teknologi keselamatan Nissan Safety Shield 360 (NSS) bakal menjadi fitur standar di 10...

Pabrikan Sportscar Perancis Ini Ingin Jadi Ferrari Versi Mini

PARIS, Carvaganza.com – Setiap pabrikan otomotif punya cara dan strateginya sendiri untuk menegaskan eksistensinya di tengah pasar. Apalagi, kalau merek yang dibawa sempat lama...