Beranda Updates Terdampak COVID-19, Ini Penjualan Daihatsu Selama Q1 2020

Terdampak COVID-19, Ini Penjualan Daihatsu Selama Q1 2020

JAKARTA, Carvaganza.com – Pandemi virus corona baru (COVID-19) mulai menunjukkan dampaknya pada penjualan otmotif. Salah satunya adalah Daihatsu. PT Astra Daihatsu mengumumkan angka penjualan Q1 atau Januari hingga Maret 2020 yang menunjukkan terus terkoreksi.

Retail sales ADM mencapai 39.186 unit dengan raihan pangsa pasar 17,9 persen dari cuilan volume nasional 219.361 unit. Artinya selama satu bulan kemarin, perusahaan hanya mengantongi pengiriman ke konsumen 10.946 unit saja. Sementara pada sisi wholesales atau distribusi pabrik ke diler. Daihatsu meraih capaian sebesar 48.113 unit dengan pangsa pasar 20,3 persen dari volume wholesales nasional 236.825 unit.

Akumulasi total penjualan sejak Januari hingga Maret 2020 belum terlalu merosot. Meski sudah terimbas regulasi dan imbauan work from home (WFH) mulai digalakkan di tiga minggu terakhir selama Maret. Sebagai gambaan, retail sales Daihatsu pada Januari tercatat 14.582 unit, kemudian Februari 13.658 unit dan Maret 10.946 unit. Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dalam beberapa kesempatan mengakui jika wabah corona berdampak pada penjualan otomotif nasional, termasuk Daihatsu.

Jika dirinci, penjualan retail sales Daihatsu periode Q1 selama 3 bulanan hingga Maret tetap didominasi Sigra dengan 11.522 unit, berkontribusi sebesar 29,4%, lalu diikuti oleh Gran Max (PU) 7.833 unit (20,0%), dan Terios 6.240 unit (15,9%). Kemudian disusul oleh Ayla mencapai 4.604 unit (11,7%), Xenia 4.573 unit (11,7%), dan Gran Max (MB) 3.394 unit (8,7%). Untuk model Daihatsu lainnya, yakni Luxio dan Sirion, mencapai 1.020 unit (2,6%).

“Kami bersyukur kondisi penjualan hingga Q1, Daihatsu masih dapat mempertahankan market share di kisaran 17%. Untuk selanjutnya, keadaan akan lebih menantang dan tidak mudah, karena dampak negatif dari pandemi Covid-19 ke perekonomian Indonesia dan global,” ujar Amelia Tjandra.

Baca juga: Wabah COVID19 Meluas, Daihatsu Dorong Penjualan via Digital

Tutup Oulet

Dipastikan penjualan Daihatsu di April akan kembali turun. Hal ini menyusul pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Daihatsu memberhentikan produksi sementara mulai dari 10 April sampai 17 April 2020. Selain menghentikan produksi pabrik, seluruh outlet dan bengkel resmi Daihatsu di Jakarta juga diputuskan untuk tidak beroperasi sementara selama 14 hari, mulai dari 10 April 2020 sampai 24 April 2020.

Untuk penjualan dan layanan aftersales semuanya dilakukan via digital, yaitu melalui website dan aplikasi Astra Daihatsu Mobile. Astra Daihatsu Mobile memberikan layanan diantaranya adalah beli mobil Daihatsurequest test drive, dan Booking Service.

Chief Executive Officer (CEO) PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Supranoto mengatakan ADM mengambil strategi marketing online untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menekan penyebaran virus corona. “Kami harus tetap menjalankan bisnis seperti biasa karena kami memiliki tanggung jawab terhadap para karyawan. Tentunya dengan tetap mengikuti arahan dari pemerintah. Prinsipnya, kesehatan dan keamanan konsumen dan karyawan prioritas utama,” kata Supranoto.

Baca juga: Dampak COVID-19 Meluas, Toyota dan Daihatsu Stop Sementara Produksi

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto