Beranda EDITOR'S PICKS Dampak COVID-19 Meluas, Toyota dan Daihatsu Stop Sementara Produksi

Dampak COVID-19 Meluas, Toyota dan Daihatsu Stop Sementara Produksi

JAKARTA, Carvaganza.com – Dampak pandemi COVID-19 kian menggerogoti industri otomotif Tanah Air. Hingga Maret lalu sebagian besar pabrikan masih menjalankan operasi secara normal. Memasuki April ini, merek-merek besar mulai kewalahan dan mulai melakukan penutupan meski hanya sementara. Hari ini, 2 diantaranya mengeluarkan pengumuman resmi yaitu Toyota dan Daihatsu.

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) sebagai pabrik pembuat merek Toyota di Indonesia akhirnya mengumumkan rencana menghentikan sementara produksi mereka. TMMIN telah menetapkan kebijakan untuk menghentikan aktivitas produksi selama 4 hari sejak 13 April – 17 April 2020.

Menurut Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal TMMIN Bob Azam keputusan ini diambil setelah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat dan daerah, pada saat ini dengan mempertimbangkan faktor-faktor komprehensif. Pertimbangan antara lain mengantisipasi penurunan permintaan dalam negeri dan ekspor, kondisi pasokan komponen, dan melindungi karyawan. Ia juga mengatakan keputusan ini juga untuk mendukung usaha pemerintah mengimplementasikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebaga upaya mencegah penyebaran corona.

“Selanjutnya, sambil berjalan, kami akan terus memantau perkembangan situasi termasuk kemungkinan untuk segera kembali melakukan aktivitas produksi ketika ada pembaruan tentang kondisi pasokan dan permintaan pelanggan. Kami selalu memastikan bahwa semua kegiatan penyesuaian aktivitas di TMMIN selalu mendapatkan persetujuan dari otoritas nasional dan lokal,” kata Bob Azam dalam situs resmi TMMIN hari ini, Kamis (9/4/2020).

Meski demikian, beberapa aktivitas diantaranya adalah ekspor – impor dan logistik akan tetap berjalan. Namun dilakkan di bawah pengawasan pembatasan sosial dan keamanan kesehatan yang ketat.  “TMMIN memastikan bahwa pelaksanaan seluruh aktivitas perusahaan selama pemberlakuan PSBB akan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Bos Azam.

Baca juga: Dampak COVID-19, Produksi Daihatsu Turun Hingga 50%

Outlet dan Bengkel Daihatsu Tutup 14 Hari

Hal yang sama juga dilakukan anak perusahaan Astra lainnya, Daihatsu. Bedanya saudara muda Toyota itu sudah lebih dulu melakukan startegi produksi 2 hari sekali. Hari ini keputusan baru diambil PT Astar Daihatsu Motor (ADM). Dalam keterangannya Daihatsu mengatakan menindaklanjuti peraturan pemerintah tentang PSBB dengan memutuskan memberhentikan produksi sementara mulai dari 10 April sampai 17 April 2020.

Nantinya pembukaan kembali pabrik Daihatsu akan ditetapkan menyesuaikan kondisi di lapangan untuk tetap memenuhi kebutuhan pelanggan, terutama ekspor.

Keputusan ini dilakukan karena Daihatsu mengutamakan kesehatan dan keselamatan karyawan serta stakeholders lainnya. Sesuai dengan kebijakan pemerintah, Daihatsu juga meminta kepada seluruh karyawan untuk tetap tinggal di rumah untuk menghindari resiko terinfeksi.

Baca juga: Pabrik Tutup Sementara, Honda: Stok Aman, Karyawan Dibayar Penuh

Daihatsu bahkan lebih jauh lagi. Selain menghentikan produksi pabrik, seluruh outlet dan bengkel resmi Daihatsu di Jakarta juga diputuskan untuk tidak beroperasi sementara, mulai dari 10 April 2020 sampai 24 April 2020.

“Upaya pemerintah melawan penyebaran wabah Covid-19 patut didukung semua pihak. Daihatsu berkomitmen bersama pemerintah memenangkan perang ini. Kami harap seluruh masyarakat Indonesia dapat segera beraktivitas normal kembali,” kata Amelia Tjandra, Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Sebelumnya sudah ada merek juga sudah mengumumkan penutupan sementara pabrik mereka. Honda melakukan selama 14 hari (13-27 April) sedangkan Suzuki 11 hari (13-24 April), di roda dua ada nama Yamaha.

Baca juga: Suzuki Stop Sementara Produksi Terimbas COVID-19, Layanan Tetap Normal

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto