Beranda Updates Terancam Bangkrut, Tim Williams F1 akan Dijual

Terancam Bangkrut, Tim Williams F1 akan Dijual

GROVE, Carvaganza.com – Kondisi memprihatinkan semakin terjadi di Formula 1, terlebih dengan pandemi berkepanjangan saat ini. Menyusul McLaren, kini giliran tim Williams F1 yang megnalami masa sulit, bahkan di ambang kebangkrutan.

Pekan ini, Williams mengmumkan tengah mempertimbangkan untuk menjual tim, sebagai bagian dari arah strategi baru. Langkah ini tentunya diambil demi menyelamatkan masa depan tim dari kebangkrutan. Terlebih, Williams adalah tim tersukses kedua dalam sejarah F1, setelah Ferrari.

Williams Grand Prix Holdings (WGPH) mengumumkan rencananya tersebut pada hari Jumat (29/5/2020), menyusul kerugian besar yang dialami dua tahun terakhir. Williams merilis bahwa mereka mengalami penurunan pendapatan dari F1, yaitu hanya $ 117,6 juta (sekitar Rp 1,724 triliun) pada tahun 2019.

Dengan angka tersebut, Williams mengalami kerugian $ 16 juta untuk tahun 2019 sendiri. Pendapatan 2019 tersebut sudah lebih sedikit daripada tahun 2018, di mana Williams menerima $ 161,4 juta (sekitar Rp 2,365 triliun).

“Dewan WGPH sedang melakukan peninjauan terhadap semua berbagai opsi strategis yang tersedia bagi perusahaan,” tulis pernyataan resmi Williams. “Opsi yang dipertimbangkan termasuk, tetapi tidak terbatas pada, meningkatkan modal baru untuk bisnis, divestasi saham minoritas di WGPH atau divestasi saham mayoritas di WGPH termasuk potensi penjualan seluruh perusahaan.”

Prestasi

Kerugian tersebut salah satu faktor utamanya adalah hasil kejuaraan, di mana pada tahun 2019 Williams berada di posisi terakhir klasemen konstruktor, dengan hanya 1 poin. Meski mengoleksi Sembilan gelar juara konstrktor, kondisi Williams saat ini seolah menjadi tim gurem, yang kesulitan menembus papan tengah.

Beberapa hari sebelumnya, McLaren juga mengumumkan harus merumahkan 1.200 pegawainya, setelah berusaha menggadaikan aset perusahaan. Selain kondisi pandemi, hal tersebut juga berkaitan dikuranginya batas anggaran operasional tim F1 untuk tahun 2021.

“Dewan WGPH percaya bahwa tinjauan strategis dan proses penjualan formal adalah hal yang tepat dan bijaksana untuk dilakukan untuk mengambil waktu untuk mempertimbangkan berbagai pilihan dan menempatkan tim Formula 1 di posisi terbaik di masa depan,” lanjut Williams.

Ditinggal Sponsor

Begitu mengumumkan akan menjual tim, Williams langsung kehilangan sponsor utamanya musim ini. Rokit yang sudah menjadi partner tim sejak tahun lalu, langsung menyudahi dukungannya pada hari itu juga.

Selain itu, Williams juga kahilangan sponsor produk minuman, Rok, yang mengikuti Langkah Rokit. Praktis, di musim 2020 ini Williams tanpa sponsor besar atau utama, setelah pada akhir 2018 berpisah dengan Martini.

Pada awal tahun, Williams juga baru kehilangan Orlen, sponsor asal Polandia yang menyusul hengkangnya Robert Kubica menjadi test driver Alfa Romeo Racing. Williams saat ini masih berstatus dimiliki oleh keluarga Frank Williams sang pendiri, yang secara de facto dipimpin oleh Claire Williams sebagai Deputy Team Director. Dengan kondisi yang memaksa, akhirnya Williams akan menjual tim demi menyelamatkan masa depannya.

Sumber: Grandprix 247, Motorsport

WAHYU HARIANTONO

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto