Seri 1 Asian Endurance Series Sajikan Persaingan Ketat di Dunia Virtual

SINGAPURA, Carvaganza.com – Mengisi lamanya absen kegiatan akibat pandemi yang berkepanjangan, komunitas balap gembira Asian Endurance Series (AES) menggelar kejuaraan dalam format baru. Jika sebelumnya balapan selalu digelar di trek gokart dan sambil saling bertemu, kali ini balapan dilakukan secara virtual melalui simulator. Menjadi Asian e-Endurance Series, pada akhir pekan lalu menjadi seri pertama dari rangkaian kejuaraan virtualnya tahun ini.

Memanfaatkan platform simulator RaceRoom, balapan Asian Endurance Series 2020 seri 1 diselenggarakan sebanyak tiga kali balapan. Versi virtual dari Sirkuit Sepang di Malaysia menjadi tuan rumah digelarnya season opener tahun ini. Secara total, akan ada lima seri dijadwalkan sampai dengan bulan Maret 2021.

Dari tiga race digelar selama satu hari, tepatnya hari Minggu (1/11/2020) lalu, muncul tiga pemenang berbeda. Tentunya ini mejadi bukti betapa kompetitifnya para peserta, meski harus bersaing lewat layar monitor dan rig simulator. Setiap race digelar dengan masing-masing durasi selama 10 menit race 1, dan 30 menit untuk race 2 dan 3.

Untuk sesi race 1, kemenangan berhasil menjadi milik Naquib Azlan yang menggunakan mobil balap Hyundai i30N TCR. Kemenangan diraihnya dengan menyalip Dillan Tan di lap terakhir dan tikungan terakhir jelang finish. Azlan finish dengan jarak hanya 0,120 detik di depan Dillan Tan, sementara Nabil Azlan tidak jauh di posisi ketiga, dengan jarak 0,494 detik.

Kemudian berlanjut ke race 2, dengan durasi lebih Panjang yaitu 30 menit. Durasi lebih panjang tentu menantang para pembalap untuk mengatur ritme balap yang konsisten. Setelah finish kedua di race pembuka, Dillan Tan berhasil raih kemenangan pada race 2. Mengalahkan Sammy Khor di posisi kedua, Dillan Tan unggul dengan jarak 1,237 detik di garis finish. Sementara podium ketiga di race 2, menjadi milik Nabil Azlan.

Balapan kembali digelar selama 30 menit untuk sesi race 3 di Sepang. Berbekal dua kali race sebelumnya, para pembalap sudah bisa menentukan ritme dan strategi terbaiknya. Namun berkat konsistensinya sejak race 2, Sammy Khor sukses mendominasi dan mengalahkan Dillan Tan pada kesempatan ini. Sammy Khow finish terdepan dengan selisih jauh, sampai 12,660 detik di depan Dillan Tan.

Sammy Khor tampak seperti tidak terkejar di posisi terdepan hingga finish, sehingga mampu membuka jarak yang sangat signifikan. Posisi ketiga pada race ini diraih oleh Francis Angelo Gonzales, dengan jarak 14,836 detik dari Sammy Khor.

Berkat performa konsistennya selama tiga kali race, Dillan Tan saat ini berhasil memimpin kalsemen sementara Asian e-Endurance Series dengan koleksi 39 poin. Kemudian posisi kedua ditempati oleh Sammy Khor dengan 27 poin, lalu disusul Francis Angelo Gonzales dengan 26 poin. Russel Reyes dan Naquib Azlan melengkapi posisi lima besar klasemen, dengan masing-masing 26 dan 25 poin.

Persaigan meraih gelar juara masih sangat terbuka, apalagi mengingat masih ada empat seri berikutnya yang akan digelar. Selanjutnya, kejuaraan akan dilanjut bertempat di Chang International Circuit (Thailand), Twin Ring Motegi (Jepang), Zhuhai International Circuit (China), dan Macau GP. Seluruh peserta menggunakan mobil balap berspesifikasi FIA WTCR, dengan ragam Honda Civic Type R, Hyundai i30N, Seat Cupra dan Audi A3.

Para peserta berasal dari Singapura, Malaysia, Indonesia, dan Filipina. Asian Endurance Series akan menghadiahkan uang tunai untuk para juara di akhir musim. Selain untuk para peraih top 3 di setiap race, hadiah juga akan diberikan kepada seluruh peserta yang meraih poin. Akumulasi setiap poin yang dikumpulkan hingga akhir musim, akan diakumulasikan dengan akan bernilai SG$ 1 dalam uang tunai.

WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda