Beranda Updates Sambut Diesel B20, Teknologi Mesin Isuzu Sudah Siap

Sambut Diesel B20, Teknologi Mesin Isuzu Sudah Siap

JAKARTA, 29 November 2018 – Kebijakan baru telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia, yang mewajibkan digunakannya bahan bakar diesel B20 untuk kendaraan bermotor bermesin diesel. Menanggapi hal ini, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengaku sudah siap menghadapi perubahan kebijakan ini.

Isuzu sebagai satu-satunya pabrikan yang seluruh produknya bermesin diesel baik kendaraan penumpang maupun niaga, mengandalkan mesin berteknologi Common Rail untuk ikuti kebijakan ini, seperti disampaikan saat hadir dalam diskusi yang digelar oleh Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT), hari Selasa (27/11/2018) lalu.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan telah menandatangani Peraturan Menteri (Permen) ESDM No. 41, tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel Dalam Rangka Pembiayaan Oleh Badan Penglola Perkebunan Sawit.

Dalam Peraturan ini disebutkan bahwa badan usaha BBM wajib melakukan pencampuran Bahan Bakar Nabati (BBN) Jenis Biodiesel dengan BBM jenis Minyak Solar sesuai dengan penahapan kewajiban minimal pemanfaatan BBN Jenis Biodiesel yang ditetapkan oleh Menteri.

Salah satu tujuan diberlakukannya diesel B20 adalah menyambut implementasi standard emisi EURO4 yang direncanakan mulai tahun 2021 mendatang. B20 memiliki komposisi campuran antara minyak fosil dengan nabati, yang berasal dari kelapa sawit.

Attias Astril , General Manager Marketing PT IAMI menyampaikan, “Ini guna menyongsong implementasi emisi EURO4 pada 2021 mendatang. Tidak perlu modifikasi atau penambahan alat apapun. Kami pun sudah menguji 1.000 jam menggunakan B20 dan hasilnya tidak ada masalah”.

Ditambahkan, dengan menggunakan bahan bakar B20, garansi mesin yang diberikan kepada konsumen kendaraan Isuzu dijamin tidak akan hangus. Bahkan tidak diperlukan perlakukan khusus saat perawatan kendaraan Isuzu setelah menggunakan B20.

FORWOT menggelar Diskusi Pintar “Roadmap Kebijakan Biodisel di Indonesia” bersama para wartawan otomotif, yang turut menghadirkan perwakilan dari Kementerian ESDM Perindustrian.

WAHYU HARIANTONO