Beranda New Cars Proton X50 Sudah Siap Meluncur, Gunakan Turbo Lansiran Geely-Volvo

Proton X50 Sudah Siap Meluncur, Gunakan Turbo Lansiran Geely-Volvo

KUALA LUMPUR, Carvaganza.com – Jumlah model line-up Perusahaan Otomobil Nasional (Proton) bakal bertambah. Pabrikan Malaysia ini sedang bersiap menjual medium SUV X50 yang memiliki tenaga hampir sama dengan tenaga X70.

Kendaraan yang menyasar B segmen ini segera diluncurkan dengan dua mesin. Pertama 1.5 TGDi sebagai flagship dan 1.5T untuk varian standar, eksekutif serta premium. Nah, yang menarik ialah penggunaan mesin anyar yang diadopsi adalah hasil kerja bareng Geely dan Volvo. Besaran power yang dihasilkan tergolong tinggi kalau dilihat dari kelas kendaraan.

Walau hanya menggunakan tiga silinder, jantung 1.5 TGDi injeksinya sanggup memompa daya sebesar 175 hp (177 PS) pada 5.500 rpm. Lalu torsi tertinggi 255 Nm dapat diraih sejak 1.500 rpm hingga 4.000 rpm. Konsumsi bahan bakar secara resmi diungkap 6,4 liter per 100 km atau 15,6 km/liter. Energi kinetik itu didistribusikan menggunakan transmisi dual-clutch (kopling basah) tujuh percepatan. Sama seperti milik X70. Untuk menembus 0-100 km/jam seharusnya mencapai 7,9 detik. Angka ini setara dari saudaranya, Geely Binyue di Cina, juga Coolray di Filipina.

Baca juga: Proton X70 Gunakan Penyaring Udara N95 Cegah COVID-19

Daya itu nyaris mendekati tenaga X70, yang pakai mesin 1,8 liter turbo (N/A), bertenaga 180 hp dan torsi puncak 285 Nm. Transmisi memakai tipe otomatis 6-percepatan yang menyalurkan tenaga ke roda depan. Klaim performa, melesat dari 0 – 100 km/jam dalam 10,5 detik. Konsumsi bahan bakarnya 12,8 km/liter untuk model 2WD. Bisa terlihat, mekanikal pacu terpasang lebih boros dari milik X50.

Yang masih misterius adalah mesin 1.5T standar. Pasalnya, jantung pacu ini memulai debutnya di X50. Belum banyak informasi terkuak. Namun ada versi lain yang diprediksi muncul. Wujudnya bertipe injeksi turbo tiga silinder 1,5 TGDi. Besaran tenaga 147 hp (150 PS) serta 226 Nm. Kemudian konsumsi bahan bakar diklaim mencapai 6,5 liter per 100 km (15,4 km/liter).

Hakan Sandquist, Geely’s Director of Powertrain Strategy at CEVT menjelaskan alasan di balik rangkaian mesin 1.5TD sebagai jantung X50. “Perhatian utama konsumen terhadap mesin silinder ganjil adalah getaran. Namun, Geely dan Volvo tidak menganggap ini sebagai masalah yang tidak dapat diselesaikan. Selama bertahun-tahun, Volvo telah menggunakan mesin lima silinder. Dan memiliki pengalaman ekstensif dalam mengembangkan mesin untuk segmen pasar premium. Model yang menggunakan mesin 1.5TD tentu lebih baik. Ketimbang kendaraan berbekal mekanikal pacu empat silinder,” klaim dia dalam situs resmi perusahaan.

Baca juga: Setelah Beli Saham Proton, Geely Siapkan SUV Boyue Masuk Malaysia

Jenis enjin 1.5TD dikembangkan oleh berbagai pihak. Misalnya Volvo di pusat R&D di Gothenburg, China Euro Vehicle Technology (CEVT) di kota yang sama di Swedia dan Geely Research Institute di Cina. Tapi pada dasarnya Volvo Engine Architecture (VEA) yang merancang fondasi mesin itu.

Unit power memang didesain untuk mendukung berbagai kendaraan elektrifikasi. Misal mild hybrid, hybrid, plug-in hybrid. Jadi kini mesin memiliki tiga varian dasar. Rentang dimulai dengan 1.5T PFI, yang tertanam di X50. PFI merupakan singkatan dari port fuel injection. Yang berikutnya adalah 1.5TD menggunakan sistem injeksi langsung. Lalu 1.5 TGDi sebagai flagship di medium SUV anyar ini.

Mereka ingin membuktikan kalau mesin induksi turbo merupakan produk global berkualitas, buah kerja Geely-Volvo. Jadi bukan khusus untuk Malaysia saja yang dipesan oleh Proton untuk penjualan domestik. Saat ini baru muncul gambar X50 kasta tertinggi. Perusahaan belum mengungkap varian di bawahnya.

Baca juga: Klub Proton Lintas Chapter Serentak Kopdar Sambut Ramadhan

Berbincang fitur safety. Di varian tertinggi X50. Tersedia ADAS dengan perincian: autonomous emergency braking (AEB), adaptive cruise control, lane departure warning, blind spot information system (BLIS) dan intelligent high beam control (IHBC). Ia juga diberi enam kantong udara dan electronic stability control sebagai fitur bawaan.

Sekadar info tambahan. Saham Proton Holdings Berhad 50,1 persen dimiliki DRB-HICOM Berhad. Dan 49,9 persen dicaplok perusahan Cina, Zhejiang Geely Holding Group Co. Ltd. Merek ini didirikan pada 1983. Proton juga memiliki fasilitas penelitian dan pengembangan (R&D) di Asia Tenggara. Perusahaan dibangun dengan tiga tujuan kebijakan nasional utama: mempelopori pengembangan industri manufaktur komponen, memperoleh dan meningkatkan teknologi industri manufaktur otomotif dan memperkuat daya saing internasional kemampuan industri Malaysia.

Sumber: Paultan.org, Geely

ANJAR LEKSANA

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Wow, Tesla Raup Pemasukan Besar di Kuartal 3 Tahun 2020

NEW YORK, carvaganza.com – Tak disangka-sangka ternyata pabrikan mobil listrik Tesla meraup untung besar sepanjang 2020 ini. Padahal, banyak orang berspekulasi, sektor otomotif Tesla...

Outlaw, Aliran Modifikasi Yang Dicaci dan Dikagumi

JAKARTA, Carvaganza -- Pernah dengar modifikasi Outlaw? Kalau belum tidak perlu kecewa. Karena memang modifikasi ini banyak dilakukan, tapi hasilnya jarang bisa langsung dilihat...

Hummer EV Edition 1 Resmi Dijual, Monster Offroad 1.000 Hp Pertama Bertenaga Listrik

General Motors (GM) masih ada. Ya di Indonesia memang salah satu anak perusahaanya, Chevrolet telah lama hengkang. Tapi di dunia nama GM tak bisa...

Beli Mobil Dapat Promo Sekaligus Sehat Bersama Honda

JAKARTA, Carvaganza -- Sumbangan penjualan secara digital yang cukup signifikan membuat Honda terus menggejot strategi penjualan dari sektor ini. Menjelang penghujung tahun 2020 ini,...

Nissan Magnite World Premiere di India, Ini Fitur-Fitur Menariknya

NEW DELHI, carvaganza.com – Pabrikan Nissan pada hari ini Rabu (21/10) melakukan premiere global Magnite di India. Sekaligus membuka tabir rumor yang berseliweran dalam...