Beranda Community Mobil Hemat Energi Mahasiswa UI Jawara di Shell Eco-Marathon Asia 2016

Mobil Hemat Energi Mahasiswa UI Jawara di Shell Eco-Marathon Asia 2016

(Foto Bambang Sugiarto)

JAKARTA, 10 Maret 2016 – Mobil karya mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berhasil menjadi yang terbaik se-Asia. Dua tim, Nakoela dan Sadewa, menjadi juara pada dua kategori di ajang Shell Eco Marathon (SEM) Asia 2016, yang berlangsung 3-6 Maret 2016 di Rizal Park, Manila, Filipina.

Tim Nakoela yang dipimpin Aldry Triansya bertarung di kategori Prototype berbahan bakar bensin. Menurunkan mobil yang dinamai Keris RVII mereka mencatat konsumsi bahan bakar 792 km/liter. Keris RVII yang memiliki berat 40 kilogram ini menggunakan material carbon fiber, honeycomb dan alumunium.

Tim Sadewa di kategori Urban Concept dengan bahan bakar bensin menurunkan mobil Kalabia Evo 5 mencatat konsumsi 275 km/liter. Mobil beroda empat ini menggunakan material carbon fiber composis dan memiliki berat 75 kg Catatan konsumsi yang dibuat tim Sadewa pimpinan Dimas Cahya Negara ini sekaligus memecahkan rekor Asia.

Kategori Prototype memperlombakan kendaraan berbentuk futuristik yang bertujuan untuk memaksimalkan efisiensi bahan bakar melalui elemen desain yang inovatif. Sedangkan kategori Urban Concept lebih memerhatikan desain kendaraan konvensional roda empat yang hemat bahan bakar, sesuai dengan kebutuhan pengemudi saat ini.  Keduanya dirancang untuk tujuan yang sama, menempuh jarak terjauh dengan satu liter bahan bakar.

Gelar juara juga diraih tim dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS). Lewat tim bernama Sapu Angin menjadi juara kategori Urban Concept dengan bahan bakar diesel. Dikategori yang sama ada Bengawan Team 2 dari Universitas 11 Maret Solo (139 km/liter)

Prestasi lain dicatat tim Indonesia di kategori Urban Concept yaitu Bumi Siliwangi Team 4 dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung juara 2 untuk bahan bakar baterai-listrik (78 km/kWH) dan Cikal Ethanol dari ITB yang menggunakan alternative fuel (184 km/liter), juga di posisi kedua.

Seperti dilansir situs Shell, pada ajang SEM Asia 2016 kali ini tidak kurang 117 tim dari 17 negara di Asia, Timur Tengah dan Australia ikut serta. Indonesia diwakili 23 perguruan tinggi termasuk Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya Malang, Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Universitas Sebelas Maret Solo, Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Sumatera Utara Medan, Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, dan Univestitas Andalas Padang.

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Lamborghini Urus Punya Beberapa Fakta Menarik Ini!

JAKARTA, Carvaganza.com - Lamborghini Urus salah satu mobil terunik Lamborghini. Bukan hanya karena ia berjenis Sport Utility Vehicle (SUV) yang belum lazim diproduksi produsen...

DAS Indonesia Take Over Jeep, Siapkan Jaringan Diler

JAKARTA, carvaganza.com - Sebuah kejutan di akhir tahun. Tiba-tiba tiga hari lalu masuk undangan ke meja redaksi yang mengatasnamakan Jeep. Yang bikin menarik adalah...

7 Mobil Ikonik di Serial TV Dan Film Era ’80-an

JAKARTA, carvaganza.com - Mobil dan film seringkali berkaitan erat. Bahkan tak jarang sebuah mobil dijadikan karakter utama, atau setidaknya bagian dari karakter utama, di...

Mengapa Rolls-Royce Senang Menggunakan Nama Hantu Untuk Mobil-Mobilnya?

JAKARTA, Carvaganza.com - Nama adalah doa. Ungkapan itu dalam budaya Indonesia sangat dipandang. Nama tak sekadar sebutan, panggilan atau sapaan. Nama bisa saja megandung...

Mengunjungi Pabrik Bugatti Di Molsheim, Prancis

Molsheim, Carvaganza.com - Molsheim adalah rumah keluarga besar Bugatti. Tempat sang pendiri meletakkan harapannya terhadap brand berkelas itu. Berlokasi di jantung kota Alsace, Prancis,...