Beranda Updates Karyawan Corona, Toyota Hentikan Sebagian Produksi Pabrik Takaoka

Karyawan Corona, Toyota Hentikan Sebagian Produksi Pabrik Takaoka

TOKYO, Carvaganza.com – Toyota terpaksa menghentikan sebagian operasi pabrik mereka di Takaoka production line #1 di Toyota City, Aichi Prefekture, Jepang. Hal ini setelah ditemukan 2 karyawannya postif terjangkit coronavirus alias COVOD-19. Penghentian produksi ini dilakukan agar tidak menyebar.

Seperti dilansir Asahi Shimbun, Senin (23/3/2020), Toyota mengumumkan karyawan kedua positif corona. Pria berusia 20-an tahun itu diperiksa karena kontak dengan pekerja lain yang lebih dulu dinyatakan terkena corona pada 18 Maret lalu. Keduanya bekerja face-to-face di line produksi yang sama di Takaoka. Disebutkan pekerja kedua tersebut tak masuk kerja sejak 19 Maret karena demam tinggi. Setelah diperiksa pada 21 Maret, ia dinyatakan menderita COVID-19 sehari kemudian.

Menurut Asahi, setelah mengetahui ada karyawan yang terpapar corona, Toyota melakukan upaya pencegahan. Pada kasus pertama mereka langsung memerintahkan 11 orang yang sempat melakukan kontak dekat dengannya untuk tinggal di rumah sebagai tindakan pencegahan. Angka ini bertambah menjadi 5 orang lagi. Ketika kasus kedua muncul, pabrikan itu meminta 17 karyawan lainnya. Sehingga kini total ada 33 karyawan yang diminta tidak bekerja.

“Kami dengan tulus meminta maaf atas kecemasan. Atau kekhawatiran yang mungkin ditimbulkan oleh berita ini bagi orang-orang di daerah sekitarnya. Kami berjanji segera melakukan upaya terbaik untuk menerapkan langkah-langkah. Tentu guna mencegah penyebaran virus lebih lanjut dan memberikan pembaruan informasi tepat waktu jika situasinya berubah,” papar Toyota Motor Corporation (TMC) dalam rilis resmi (22/3).

Menghentikan Operasi

Yang terbaru, Toyota menutup tempat kerja kedua karyawan. Gedung rencananya akan disemprot disinfektan untuk antisipasi. Akibat penutupan ini, berdampak pada produksi. Toyota harus menghentikan line operasi #1 di Takaoka pada periode yang sama.

“Toyota segera dan mendisinfeksi lokasi kerja menyeluruh yang terkena dampak pada 19 Maret, ketika diduga terjadi infeksi awal. Namun, setelah infeksi baru yang dikonfirmasi ini, kami segera menutup gedung tempat kedua karyawan bekerja selama 3 hari kerja. Dari 23 hingga 25 Maret guna mendisinfeksi lagi tempat kerja. Juga mempertimbangkan tindakan pencegahan tambahan yang mungkin diperlukan untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut. Sebagai akibat dari penutupan ini, lini produksi pabrik Takaoka #1 menghentikan produksi untuk periode yang sama,” imbuh mereka.

Akio Toyoda, Presiden TMC sebelumnya membuat kebijakan tegas. Khususnya dalam menangani wabah ini. “Melihat perasaan orang-orang di tengah wabah ini. Kami membuat keputusan cepat dan mengambil tindakan tegas. Termasuk berfokus pada keselamatan dan keamanan sebagai prioritas tertinggi.”

Toyota juga kerja bareng dengan GAC dan FAW. Mereka memberikan bantuan tambahan bagi wilayah yang paling terkena dampak COVID-19 di Cina. Sumbangannya dalam bentuk barang, mencakup masker, pakaian pelindung medis dan topi penggunaan medis. Semua disediakan untuk pemberi layanan kesehatan. Beragam disinfektan jua disalurkan melalui jaringan global perusahaan.

“Pengadaan persediaan ini dilakukan dengan cara membatasi kekurangan pasokan pada sumber daya lokal. Dan itu adalah harapan kami bersama, barang-barang itu bermanfaat bagi penduduk setempat. Terutama para profesional kesehatan yang berada di garis depan, memberi perawatan pada orang-orang Tiongkok,” pungkasnya.

Sumber: Toyota, Foto: thedrive

Baca Juga: Karyawan Toyota Motor Corp. Terkena COVID-19, Perusahaan Tutup Gedung Sementara

ANJAR LEKSANA | RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Pulih Cedera, Sean Gelael akan Kembali Balap F2 di Bahrain

RUAUDIN, Carvaganza.com – Kabar baik untuk para penggemar dan pendukung Sean Gelael. Setelah menjalani masa rehabilitasi akibat cederanya, Sean diumumkan akan siap untuk kembali...

Mercedes-Benz World Premiere E-Class LWB Khusus Pasar Cina

BEIJING, carvaganza.com – Pasar mobil di Cina adalah salah satu yang unik dalam dunia otomotif. Konsumen di sana senang dengan mobil besar dan lebar....

Lima Crossover Yang Bisa Dijadikan Alternatif Selain Honda HR-V

JAKARTA, carvaganza.com – Pasar SUV/crossover kompak memang sedang digandrungi. Tingginya permintaan membuat pabrikan membanjiri pasar. Pertarungan di segmen ini pun semakin memanas. Di pasar...

Pilih Renault Triber atau Suzuki Ignis? Ini Masing-Masing Kelebihannya

JAKARTA, carvaganza.com – Untuk punya mobil SUV bergaya tangguh memang cukup merogoh kocek. Tapi kami memilihkan, ada dua mobil kompak bergaya ala SUV. Memang...

Enggak Kapok-Kapok Pabrikan Cina Jiplak Chevrolet Corvette, Mesinnya PHEV

BEIJING, carvaganza.com – Chevrolet Corvette C1 tahun 1958 adalah salah satu mobil yang paling diburu kolektor. Mobil klasik favorit yang memiliki desain yang tak...