INTERVIEW: Karen Lim, More Than Meets The Eye

INTERVIEW: Karen Lim, More Than Meets The Eye
Saat memasuki ruang president director BMW Group Indonesia, Karen Lim menyambut kami dengan potongan rambut baru yang lebih segar. Mukanya terlihat datar dengan ekspresi “let’s get down to business”. Ketika Carvaganza mengomentari rambutnya, ia tersenyum. Satu gerakan kecil itu langsung mengubah nuansa wajahnya. Ia terlihat lebih hangat. But not for long. Tak lama kemudian Karen kembali ke ekspresi datar seperti biasanya.

Mimik serius yang kerap terlihat saat tampil di publik itulah yang membuat saya berasumsi bahwa Karen merupakan pemimpin tegas, no nonsense dan simply professional. Sekali lagi, saya dihadapkan dengan contoh nyata dari  pepatah “don’t judge a book by its cover”. Ternyata Karen lebih dari itu. Ia merupakan wanita yang tak hanya memiliki karakteristik maskulin , tapi juga tidak meninggalkan sifat feminin seperti mengayomi.

“Saya memiliki gaya komunikasi yang sangat terbuka. Pintu ruangan saya selalu terbuka. Di luar pertemuan rutin, siapa saja bisa mengetuk pintu saya kapan pun jika mereka memiliki masalah. Saya selalu siap untuk membahas issue mereka,” jelas Karen.

Model komunikasi inilah yang digunakan Karen untuk berinteraksi dan memotivasi tim-tim BMW Group Indonesia. Sepertinya gaya seperti itu cukup efektif mengingat BMW berhasil meningkatkan penjualan sebanyak 6,2 persen di pasar nasional.



Angka tersebut menjadikan BMW Indonesia sebagai satu-satunya brand otomotif premium asal Eropa di Indonesia yang secara konsisten mencapai hasil yang positif selama lima tahun terakhir. Apakah ia memilih strategi tersebut berdasarkan pengalamannya bekerja selama 19 tahun di BMW Group sejak 1998?

“Ya. Tapi saya tak belajar mengenai strategi hanya dari situ. Sebagai bagian dari BMW Group global, kami mendapat arahan dari pusat. Selain itu, saya juga belajar dari pimpinan-pimpinan sebelumnya. Namun proses belajar juga bisa didapat dari rekan-rekan kerja, dari tim-tim saya. Mereka akan memberi masukan mengenai apa saja yang perlu mendapat penyesuaian. Dan proses ini harus terus berlanjut, tak boleh berhenti,” ujar wanita yang punya hobi membaca dan traveling tersebut.



Selama Karen menjabat sebagai president director BMW Group Indonesia sejak 2014, penjualan BMW di tanah air terus meningkat secara konsisten. Kontribusi sales terbesar berasal dari SAV (Sport Activity Vehicle) yang memiliki pertumbuhan pasar sebesar 60% serta sedan dengan BMW 3 Series sebagai backbone mereka. “Ke depannya, kami memfokuskan untuk menghadirkan lebih banyak model menarik di segmen sedan dan SAV,” katanya.

Dengan pengenalan berbagai model baru dan strategi komunikasi Karen yang terbuka, semoga BMW Group Indonesia akan terus meningkatkan pamornya – dan berimbas pada penjualan – di Indonesia.

MIRAH PERTIWI

Featured Articles

Read All

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Pilihan

  • Upcoming

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature