Beranda Updates Ini Alasan Kenapa Rio Haryanto Finish di P15 GP Monaco

Ini Alasan Kenapa Rio Haryanto Finish di P15 GP Monaco

MONTE CARLO, 30 Juni 2016 – Hujan dan track jalanan Monte Carlo yang sulit diakui pembalap Indonesia, Rio Haryanto, sebagai masalah yang dihadapinya saat balapan di Formula 1 Grand Prix de Monaco, Minggu (29/5). Rio mengatakan ia banyak kehilangan waktu dalam 15 lap terakhir.

Rio mengakhiri balapan di Monte Carlo di posisi ke-15, atau menjadi pembalap terakhir yang melintasi garis finish. Menurut Rio di awal balapan ia bisa menjga kecepatan. Namun di lap-lap terakhir ia kerap menghadapi bendera biru yaitu ketika ada pembalap lain yang akan mendahuluinya (overlap).

”Dua stint pertama saya cukup baik. Kemudian, menjelang akhir, ada banyak lalu lintas dan di bawah kondisi bendera biru saya harus berjuang keras untuk menjaga temperatur ban, jadi saya kehilangan lap time,” kata Rio dalam akun Facebook Manor Racing.

Sementara rekan satu timnya di Manor Racing, Pascal Wehrlein, finish satu posisi lebih baik dari Rio di posisi ke-14. Menurut Dave Ryan, Racing Director Manor Racing finish di posisi ke-14 dan 15 bukanlah hasil yang buruk. Start balapan di jalanan basah dan tantangan khas Monaco sangat sulit.

“Kedua pembalap melakukan pekerjaan yang baik dalam debut Grand Prix mereka di sini dan meskipun Anda selalu berharap bahwa mundurnya beberapa peserta dapat mendatangkan hasil yang lebih baik, Pascal dan Rio berhasil menjaga diri mereka dari masalah dan mencapai bendera finish,” katanya.

Meskipun mengaku kecewa karena belum juga mendapatkan poin di F1, Rio puas dengan penampilannya di Monaco. “Sekarang kami menantikan GP Kanada, di mana treknya lebih cocok dengan mobil kami,” katanya.

The Race, Formula 1 Grand Prix de Monaco 2016
Minggu 29 Mei, Circuit de Monaco
Pascal MRT05-03 P14 1:20.372
Rio MRT05-01 P15 1:19.868

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Elon Musk Jadi Orang Terkaya Kedua Di Dunia, Tesla Semakin Bersinar

JAKARTA, carvaganza – Ragam terobosan yang dilakukan oleh Elon Musk telah menempatkan dirinya sebagai orang terkaya di dunia kedua. Kekayaannya sekarang mengalahkan Bill Gates,...

ROAD TEST: MINI JCW 3 Door 2020, Hot Hatch Tanpa Basa-Basi

JAKARTA, Carvaganza.com - Bicara soal merek BMW, kita pasti akan langsung terpikir soal pabrikan premium yang lebih kuat karakter kesenangan berkendaranya dibandingkan para rival....

Ingin Tampil Beda? Ini Aksesoris yang Bikin MG ZS Anda Makin Gaya

JAKARTA, Carvaganza -- MG Motor Indonesia mengandalkan MG ZS sebagai salah satu jajaran produk yang ditawarkan untuk konsumen Indonesia. SUV ini punya desain menarik...

Cerita Dibalik 15 Mobil Legendaris Yang Pernah Dikoleksi Elvis Presley Sebelum Wafat

JAKARTA, Carvaganza.com – Elvis Aaron Presley, bukanlah penyanyi dan aktor biasa. Lahir di Tupelo, Missisippi, Amerika Serikat (AS) pada 8 Januari 1935, di masanya...

Belum Mampu Beli Bugatti? Jangan Ciut, Ada Versi Juniornya

MOLSHEIM, carvaganza.com – Bugatti itu brand mobil yang super mahal. Unit yang dibangun tak banyak dan pembelinya pun berasal dari piramida paling puncak. Tapi...