Gara-Gara Corona, Formula E akan 'Vakum' Selama Dua Bulan

PARIS, Carvaganza.com – Formula E kemungkinan besar akan harus 'vakum' alias menunda jalannya musim ini (2019/2020), menyusul semakin luasnya wabah virus Corona saat ini. Bahkan bisa jadi, FE musim ini tidak berlangsung sampai semusim penuh denhan ditundanya seri-seri mendatang.

Dengan kondisi ini, FE sepertinya akan harus menunda (suspend) penyelenggaraan seri-seri balap untuk dua bulan ke depan. bahkan oleh WHO (World Health Organization) wabah Corona saat ini dinyatakan sudah sebagai pandemi global.

Sebelum rencana ini muncul, sudah ada tiga seri FE musim ini yang dinyatakan ditunda atau bahkan dibatalkan gelarannya. Ketiga seri itu adalah Sanya (China), Roma (Italia), dan debut seri Jakarta (Indonesia) Juni mendatang.

Dengan penundaan selama dua bulan ini, artinya tidak akan ada gelaran berlangsung dalam periode tersebut. Dalam dua bulan tersebut, yang terkena imbas adalah seri FE di Seoul (Korea Selatan) dan Paris (Perancis). Namun sejauh ini, seri Berlin, New York dan London setelahnya belum terpengaruh.


Sirkuit Dalam Kota


Keputusan ini salah satunya sangat dipengaruhi oleh etos Formula E untuk menggelar balapan di dalam kota, yang telah dibuat dalam perjanjian penuh oleh badan pengelola, yaitu FIA. Hanya dua dari 12 seri FE musim ini digelar di sirkuti semi-permanen, yaitu Meksiko dan Maroko.

Sejauh ini FE musim 2019/2020 telah berlangsung sebanyak lima seri, sejak dimulai bulan November 2019 lalu. Seri yang sudah sukses digelar adalah double header di Arab Saudi, lalu Chile, Meksiko, dan Maroko.

Pengumuman resmi keputusan menunda FE selama dua bulan kemungkinan baru akan diumumkan setelah akhir pekan ini. Panitia FE tidak ingin pengumumannya sampai berdampak pada penyelenggaraan seri pembuka Formula 1 akhir pekan ini di Melbourne, Australia.


Dampak Corona


Pembatalan seri FE diawali oleh seri Sanya yang resmi diumumkan pada 2 Februari 2020 lalu. Sanya ePrix bahkan menjadi gelaran motorsport dunia pertama yang menyatakan batal penyelenggaraannya musim ini. Apalagi mengingat China menjadi episentrum penyebaran virus berkode COVID-19 ini, sejak akhir 2019 di Wuhan.

Setelah Sanya, baru-baru ini dalam rentang waktu kurang dari sepekan, Roma dan Jakarta resmi menyatakan sikapnya untuk menunda gelaran FE. Italia juga menjadi negara dengan suspect Corona terbanyak di Eropa saat ini, khususnya di sisi utara.

Kemudian Jakarta ePrix juga resmi dinyatakan ditunda debutnya, disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, hari Rabu (11/2/2020).

Tidak hanya Formula E, beberapa kejuaraan motorsport dunia lain juga telah terkena dampak virus Corona seperti F1, MotoGP, DTM, Super Formula, serta beberapa ajang lainnya.

WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda