Beranda Features FEATURE: Ini 5 Mobil yang Menggunakan Teknologi Yamaha

FEATURE: Ini 5 Mobil yang Menggunakan Teknologi Yamaha

JAKARTA, Carvaganza.com – Ketika menyebut Yamaha, yang langsung terlintas di pikiran kita adalah sepeda motor atau alat musik seperti piano, organ, dan gitar. Itu lantaran di bidang ini Yamaha memang sering disebut. Mereka juga produk yang dikenal di dunia. Tapi tahukah Anda jika Yamaha juga jago dalam urusan mobil? Bahkan teknologi yang mereka punya digunakan oleh beberapa pabrikan untuk menghasilkan mobil legendaris.

Ya memang selama ini Yama Motor Company, perusahaan yang didirikan tahun 1955 dan sebagian besar sahamnya dimiliki Yamaha Corporation, memang terkenal di urusan motor dan ATV. Di Indonesia ketika kita bicara skutik maka kita akan menyebut Yamaha NMax yang saat ini menjadi raja. Mereka juga punya Aerox, FreeGo bahkan WR 155 R yang jadi andalan di segmen adventure.

Padahal tanpa banyak yang tahu pabrikan garputala ini juga piawai menghasilkan produk populer di roda empat. Mereka ternyata hebat dalam meracik mesin mobil. Bukan mesin biasa, mereka sukses merancang hits pemacu daya yang ‘punya nama’ di dunia otomotif. Mungkin informasi ini tak banyak yang tahu atau bahkan baru bagi Anda.

Berikut beberapa mobil yang mesinnya dibangun dari campur tangan Yamaha:

Toyota 2000GT

Toyota 2000GT

Awal cerita Yamaha tercebur ke dunia roda empat dimulai dengan Toyota. Sebenarnya Nissan, namun Toyota sukses berlanjut sampai tahap realisasi. Ditandai oleh titik kelahiran Toyota 2000GT, engkongnya sports car Toyota masa kini. Bukan hanya mesin, Yamaha punya andil dalam merancang mobil secara keseluruhan. Legendaris? Jelas, di era 60an ketika image Toyota seringkali diremehkan, mereka berambisi menghajar model historis seperti Jaguar E-Type atau Porsche 911. Pun tak kalah cantik.

Pemacu Toyota 3M untuk 2000GT mendapatkan cylinder head aluminium DOHC racikan Garputala. Pasokan sumber daya pembakaran mengandalkan karburator Mikuni-Solex 40 PHH. Menyajikan keseimbangan tenaga, bobot, serta disudahi alunan merdu unit enam silinder. Dekade demi dekade berlalu, Kerja sama keduanya terus berlanjut. Seringkali Yamaha diminta untuk merancang top-end dari sebuah mesin.

Rancangan Yamaha lain yang terkenal adalah aransemen pada mesin berkode A. Tepatnya 4A-GE. Yamaha bantu Toyota menyelesaikan lagu anyar di dunia otomotif untuk dimainkan berbagai ikon nostalgia seperti Corolla Sprinter dan Corolla “Twin Cam” GTi. Kepala silinder dikomposisikan dengan noken as ganda serta 16 katup. Belum selesai, kemudian di masa hidupnya 20V hadir di atas blok empat silinder ini. Ringan, bertenaga, dan bersahabat untuk dimodifikasi menjadi pilihan para pecinta kecepatan.

Toyota Altezza RS 200

Masih banyak sebagian peran Yamaha dalam rancangan mesin Toyota. Contoh saat berkolaborasi membuat 3S-GE, mengisi ruang mesin Celica, MR2, Rav4, sampai IS200. Tak ketinggalan 2ZZ-GE, pernah digendong oleh Lotus Exige.

Khusus untuk Altezza RS 200, cocok dengan generasi kelima dan terakhir dari mesin 3S-GE. Yang kemudian disebut sebagai BEAMS (Breaktrhrough Engine with Advanced Mechanism System). Menggunakan variable-valeve timing system, titanium valve, dan putaran mesin 7600 rpm yang menghasilkan 207 bhp dan terlontar ke roda belakang.

Lexus LFA

Lexus LFA

Kemampuan Yamaha kemudian direkomendasikan Toyota pada brand mewahnya, Lexus. Yap, Yamaha memulai dengan membuat kepala silinder untuk Lexus IS-F yang digunakan pada mesin N/A V8. Selanjutnya mereka menggarap LFA. Tak tanggung-tanggung mereka merancang unit V10 4,8 liter 1LR-GUE pada Lexus LFA. Berisi 10 silinder namun diklaim lebih ringan dari jantung V6 2GR-FE.

Uniknya lagi, memiliki ahli di bidang instrumen penghasil nada, ada sentuhan khusus sehingga mesin ini memiliki suara khas. “Roar of an Angel” seperti disebut oleh insinyur Lexus.

Ford Taurus SHO

Kapabilitas membuat mesin dilirik juga oleh Ford. Yamaha pernah diberi tugas untuk menciptakan karya untuk Ford Taurus SHO. Bukan mesin biasa lantaran SHO merupakan singkatan dari Super High Output, berarti harus ada orientasi performa. Hasilnya adalah pemacu 3.0 liter V6 dengan kemiringan 60 derajat, diposisikan menyamping di balik bonnet. Performa? Tidak main-main.

Output total mencapai angka 223 PS dan sanggup mencapai 7.300 rpm – konon bisa melebihi 8.000 rpm. Terlihat biasa saja bukan? Tapi nilai ini terbilang fantastis untuk mesin 3,0 liter pada 80an akhir. Bahkan melebihi output Ford Mustang Foxbody yang padahal bermesin V8.

Unit V6 ini berlanjut diadopsi sampai generasi kedua. Barulah memasuki generasi ketiga, Taurus SHO mendapat jantung rasa Amerika, V8 207 Ci (3,4 liter) berkekuatan 241 PS. Mesin tidak lagi sepenuhnya dari Yamaha, sebab blok silinder disuplai oleh Cosworth. Meski begitu, tetap ada campur tangan Jepang pada kepala silinder.

Volvo XC90 V8

Volvo XC90 V8

Selain dari Amerika, pabrikan asal Swedia tertarik pada kemampuan komponis pemacu daya Yamaha. Volvo membutuhkan mesin V8 agar dapat memenuhi kebutuhan serbaberlebihan pasar AS. Hanya saja mereka tidak punya keahlian itu. Membeli mesin utuh pun tidak mungkin dijalani lantaran harus muat di ruang mesin yang seringkali diisi unit 5 silinder menyamping. V8 ini sendiri hadir kali pertama di XC90.

Volvo pun datang dengan spesifikasi khusus. Rancangan sampai manufaktur dieksekusi oleh Yamaha sehingga hadir unit B8444S V8 berkapasitas 4,4 liter. Ekstraksi daya mencapai 319 PS pada 5.950 rpm berikut torsi kuat 440 Nm. Unik karena tidak terbelah 90 derajat seperti V8 pada umumnya. Sudut kemiringan dicatatkan 60 derajat namun tidak berkaitan dengan V6 60 derajat pada Taurus SHO.

Bukan hanya XC90, B8444S dapat ditemukan juga pada S80. Selain itu, jantung 8 silinder racikan Yamaha untuk Volvo turut dimanfaatkan oleh supercar Noble M600. Berkat rombakan internal dan tambahan twin turbo serta variable boost, minimal keluaran tenaga mencapai 456 PS sampai setinggi 659 PS.

Sumber: Carthrottle

Baca Juga: Berbagai Peran Yamaha dalam Menciptakan Mesin Mobil Legendaris

AHMAD KARIM | RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Kilas Histori Honda CR-V, Dipuncaki Dengan Lahirnya Hybrid dan PHEV (Bagian 2)

JAKARTA, carvaganza.com – Setelah mendapatkan perubahan besar di generasi ketiga, Hona CR-V mendapatkan suntikan facelift. Selain pada bagian eksterior, peremajaan juga diberikan pada interior....

Wuling Confero S 1.5L ACT, Punya Apa Saja untuk Bersaing di Segmen Panas LMPV

JAKARTA, Carvaganza -- Meski masih berusia muda, Wuling Motors termasuk merek yang berani bertarung di pasar otomotif Indonesia. Tak hanya berani mungkin juga cerdik....

Bersiap Masuk Pasar, Segini Estimasi Harga Kia Sonet

JAKARTA, Carvaganza.com - Kia Sonet berencana dipasarkan di Indonesia. Situs resmi Samsat DKI Jakarta sudah tertera dua tipe yang bakal dijual. Model pertama 1,5...

Tukar Tambah Suzuki Ada Cashback Sampai Rp 4 Juta di Auto Value

JAKARTA, Carvaganza -- Berbagai strategi pemasaran dilakukan para pemegang merek. Tak hanya jualan mobil baru, penjualan mobil bekas juga menggunakan berbagai trik untuk menarik...

Warna Baru Graphite Capsule, Lamborghini Urus Tampil Beda

SANT'AGATA BOLOGNESE, Carvaganza.com - Lamborghini Urus punya tampilan beda. Warna Graphite Capsule masuk dalam opsi, membuat wujud SUV pertama Lambo tampil lebih galak. Namun,...