Beranda Updates F1: Demi Jaga Jarak, Tidak Ada Perayaan Podium Tahun Ini?

F1: Demi Jaga Jarak, Tidak Ada Perayaan Podium Tahun Ini?

LONDON, Carvaganza.com – Saat balapan akhrinya digelar bulan depan, Formula 1 telah memastikan akan menerapkan protokol khusus terkait kesehatan seluruh personil di paddock. Tampaknya kebijakan protokol ini akan semakin meluas, termasuk untuk peryaaan podium setleah finish balapan.

Kemungkinan F1 akan tidak mengadakan seremoni perayaan podium untuk pembalap yang finish tiga besar saat balapan. Kebijakan ini terkait akan diterapkannya “New Normal” di area sirkuit. Apalagi balapan nantinya akan digelar tanpa dihadiri penonton di sirkuit.

Ross Brawn, motorsports chief di F1, mengatakan aka nada sejumlah alternatif itual dan prosesi di sirkuit pada protokol baru ini, tidak hanya terkait podium. Sejumlah aktivitas yang biasanya dilakukan penyelenggara, tim dan pembalap selama akhir pekan, akan diubah untuk tahun ini.

“Karena implementasi dari prosedur itu, kami harus aman dan yakin akan situasi dari COVID-19. Praktik yang kita miliki di masa lalu tidak bisa dilakukan. Grid yang sangat penuh sesak yang merupakan sajian dari balap F1 tidak bisa digelar,” kata Brawn.

“Jadi setiap aspek dari saat tim tiba sampai waktu mereka pergi sudah dipikirkan dan itu belum sepenuhnya selesai, tetapi kami bekerja dengan FIA untuk menyempurnakannya.”

Terkait podium, Brawn yang pernah bekerja untuk tim Ferrari dan Mercedes mengatakan akan dilakukan dan format berbeda. Namun tidak tertutup kemungkinan juga bahwa prosesi seremoni di podium bisa ditiadakan saat situasi seperti saat ini.

“Prosedur podium tidak bisa dilaksanakan (seperti sekarang), tetapi kami rencanakan untuk lakukan sesuatu di grid setelah balapan. Salah satu pilihan adalah mobil berbaris di trek dan pembalap akan berdiri di depan mobil,” lanjut Brawn.

“Kami tidak bisa persembahkan piala, karena Anda tidak bisa meminta seseorang untuk berikan piala dari dekat, tapi kami sudah dapat solusinya, kami punya rencana dan prosedur, kami mencari cara untuk menampilkannya di TV.”

Tanpa Parade dan Baris di Grid

Selain sesi podium, F1 juga cukup kesulitan untuk solusi menerapkan protocol saat sesi sebelum balapan, di mana kru tim dan pembalap berkumpul di grid. Dalam kondisi apapun, nyaris tidak mungkin untuk terapkan pembatasan sosial di grid, khususnya untuk kru tim.

Salah satu yang akan diubah tahun ini adalah saat para pembalap berkumpul di depan grid untuk sesi lagu kebangsaan. Prosesi ini akan diubah oleh F1, namun belum diungkap pastinya seperti apa.

Kemudian terkait parade pembalap, sesi ini juga menjadi salah satu tradisi F1 jelang balapan dimulai pada hari Minggu. Selain duduk di mobil klasik, parade pembalap juga dilakukan dengan mengumpulkan pembalap di bagian belakang truk.

Prosesi ini akan ditiadakan untuk tahun ini. Namun Brawn telah mengungkap kegiatan alternatif yang akan mengisi kekosongan prosedur pra-balapan nantinya.

“Parade pembalap tidak akan dilakukan karena kami tidak bisa menaruh 20 pembalap di belakang truk dan mengajak keliling trek, jadi melainkan kami akan wawancara dengan masing-masing mereka di depan garasi,” tambah Brawn.

“Ada banyak cara yang kami bisa lakukan tanpa mengorbankan kesehatan dan keselamatan.”

Sumber: Formula 1

WAHYU HARIANTONO

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Nissan Magnite World Premiere di India, Ini Fitur-Fitur Menariknya

NEW DELHI, carvaganza.com – Pabrikan Nissan pada hari ini Rabu (21/10) melakukan premiere global Magnite di India. Sekaligus membuka tabir rumor yang berseliweran dalam...

MG Motor Indonesia Tunjuk Donald Rachmat Sebagai General Director Baru

JAKARTA, Carvaganza -- Sebagai pemain paling baru di kancah otomotif nasional, MG Motor Indonesia terus membuat strategi memperkuat posisinya. Yang terbaru adalah dengan mengangkat...

Hyundai i20 N 2021 mendebut, Versi Kencang Hanya Tersedia Girboks Manual

SEOUL, carvaganza.com – Memang mobil-mobil kecil dengan tenaga besar agak mengalami kemunduran. Cupra Ibiza, Audi S1 dan Renault Clio R.S sudah out, tapi masih...

Kisah Penyelamatan Menembus Tembok Berlin, Bersembunyi Di Dalam BMW Isetta ( Bagian 3)

Klaus-Günter Jacobi berhasil membawa sahabatnya, Manfred Koster keluar dari Jerman Timur menggunakan BMW Isetta yang telah dimodifikasi. Rencananya ini dibantu dua orang pelajar yang...

Kisah Penyelamatan Menembus Tembok Berlin, Bersembunyi Di Dalam BMW Isetta (Bagian 2)

Menyembunyikan orang di dalam mobil yang lebarnya tak lebih dari 127 cm dan panjang 228 cm itu jenius sekaligus gila. Jenius karena orang lain...