Evolusi Kunci Mobil dari Masa ke Masa

JAKARTA, CARVAGANZA - Kalau ada benda kecil, terlihat tidak penting tapi tanpanya mobil tidak bisa hidup dan hari Anda akan tambah berat, itulah kunci mobil. Benda kecil ini kadang sering terlupakan dimana meletakannya, atau lebih parah, pintu mobil terkunci dan anak kunci masih menempel di dalam.

Tapi itu adalah romantisme sebuah kunci. Yang ingin kami bahas, benda ini ternyata mengalami evolusi yang cukup signifikan. Mulai engkol yang bisa membuat pemiliknya cedera, berubah bentuk ke kunci besi, hingga sekarang dengan bentuk dan segala kecanggihannya yang membuat takjub. Benda mungil ini terus berevolusi. Berikut ulasannya.

Engkol

Engkol

Akhir abad 19 dan awal abad 20, manusia mulai mengenal mobil sebagai sarana transportasi. Rasa repot untuk menghidupkan mesin, masih tertutupi oleh rasa takjub akan bagaimana cara berpindah manusia menjadi lebih cepat dan menghemat waktu. Namun bagi yang tahu, tidak mudah menghidupkan mesin mobil di kala itu.

Pertama, engkol dimasukan ke dalam lobang yang kemudian menghubungkannya dengan kruk as. Putar sekuatnya sehingga kruk as menggerakan piston, generator untuk memercikan api busi, dan akhirnya menyala. Bagi yang berpengalaman, hal ini mungkin mudah saja. Tapi mereka yang awam, saat mesin mulai menyala, putaran dan getaran kruk as bisa membuat jari patah. Atau minimal keseleo dan kram otot.

Cadillac Type 53

Cadillac Type 53 Perkembangan mobil dengan mesin yang lebih besar, semakin menyulitkan sistem starter engkol. Anda mau mengengkol mesin V8? Malas, bukan? Pabrikan mobil seperti Ford kemudian menciptakan electric starter dengan menggunakan handle atau tombol untuk menyalakan mesin. Namun metode ini juga kurang pas karena saat parkir, siapa saja bisa iseng menyalakan mesin. Bahkan konon Henry Ford sering merantai mobilnya ke tiang lampu saat parkir.

Adalah Cadillac Type 53, mobil yang memiliki tatanan peranti pengendaraan (pedal gas, rem, tuas rem tangan) layaknya mobil modern. Dan yang paling penting, inilah mobil pertama yang menggunakan kunci untuk menghidupkan mesin, dimana fungsinya hanya menggantikan engkol, yang urutan penyalaannya disebutkan diatas tadi.

Tahun 1949, Chrysler kemudian menyempurnakan sistem starter dengan anak kunci ini, dengan metode penyalaan baru. Anak kunci tadi berfungsi untuk menjalankan dinamo starter, sekaligus menyalakan pengapian. Dengan demikian, selain lebih aman, proses penyalaan bisa lebih cepat.

Immobilizer

Kunci mobil

Fungsi anak kunci mobi menjadi lebih kompleks saat digabungkan dengan peranti keamanan. Selama puluhan tahun kunci mobil hanyalah sekedar benda besi yang hanya berguna untuk menyalakan mesin. Era 1980-an dapat disaksikan tanpa menggunakan kunci, Anda bisa masuk ke dalam mobil yang terkunci, hanya dengan menekan tombol. Ford dengan merek-merek yang ada di bawahnya menjadi pionir di teknologi ini, dengan cara yang cukup unik. Pengemudi disediakan semacam keypad untuk memasukan kode yang sudah ditentukan. Keypad ini terletak di atas handle pintu bagian pengemudi.

Masih cukup merepotkan memang, karena itu, Renault melakukan terobosan dengan menempelkan transmiter di sekitar anak kunci. Renault Fuego adalah mobi pertama yang menggunakan sistem tersebut di tahun 1982. Sejak itu, anak kunci murni hanya untuk menghidupkan mobil, dan inilah yang disebut sebagai keyless entry.

 

Hingga pertengahan era 1990-an, pabrikan mobil mulai merevolusi kunci. Dari yang tadinya bergerigi seperti kunci rumah, kini berubah menjadi batang halus yang didalamya tertanam micro chip yang akan mengaktifkan serangkaian kode keamanan saat dicolok ke rumahnya. Dengan metode ini, jika terjadi pengunaan kunci yang bukan semestinya (pencurian) maka mobil tidak akan bisa dihidupkan.

Selepas kunci digital tersebut, perkembangan teknologi anak kunci menjadi lebih cepat. Meski sebagian masih mengandalkan kunci dengan immobilizer, dengan alasan ekonomis, namun pabrikan lain mulai menggunakan apa yang dinamakan teknologi keyless, atau smart entry, atau apapun namanya. Yang jelas anak kunci kini tidak perlu dicolokan ke rumahnya. Cukup dengan mengantongi sebuah kotak yang akan memancarkan frekuensi yang cocok dengan mobil, Anda bisa masuk, menghidupkan mesin, dan segera berangkat.

Kunci Digital

Kunci mobil

Seiring berjalannya waktu, teknologi digital pun semakin berkuasa. Kunci mobil pun tidak bisa lepas dari kekuasaan digital. Bentuknya pun kini beragam dan seperti dibilang tadi, bisa membuat Anda takjub. Ada banyak contohnya, tapi kami ambilkan yang paling menarik. Seperti milik BMW 7-Series dan i8 terbaru misalnya. Dengan layar LED yang terpasang di kunci, Anda bisa melihat sisa bahan bakar, jarak tempuh, dan sebagainya. Bahkan saat Anda berada di luar mobil.

Kunci mobil

Aston Martin juga memiliki kunci dengan bentuk yang tidak kalah menarik. Pertama inilah kunci mobil yang terbuat dari bahan safir anti gores. Logo Aston Martin bisa dilihat melalu bagian transparan di bagian atas kunci. Yang menarik, begitu kunci ini masuk kedalam rumahnya, tekan lebih dalam dan, voila! Mesin akan menyala. Pabrikan Inggris ini menyebutnya sebagai Emotional Control Unit.

Kunci mobil

 

 

 

Lain lagi dengan yang dilakukan oleh pabrikan mobil listrik, Tesla, melalui Tesla Model S yang menjadi andalannya. Bentuk kuncinya adalah miniatur mobilnya tanpa ada tombol. Namun untuk membuka pintu, berikan tekanan pada bagian pintu yang ingin Anda buka di kunci tadi, dan pintu yang dimaksud akan terbuka. CARVAGANZA / RS

Baca juga: Koleksi Mobil Mewah Pegulat WWE, dari Vince McMahon Sampai The Rock dan John Cena

Artikel yang direkomendasikan untuk anda