Dihajar COVID-19, Penjualan Daihatsu di April Anjlok

JAKARTA, Carvaganza.com – Pandemi virus corona yang mewabah benar-benar menghajar industri otomotif Tanah Air. Dampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan penghentian sementara operasi pabrik menyebabkan penurunan penjualan yang drastis di bulan April 2020. Daihatsu, hari ini Kamis (14/5/2020), mengumumkan penjualannya.

Data yang dilansir menunjukkan retail sales Daihatsu bulan lalu ada di angka 5.160 unit. Sementara wholesales hanya 1.130 unit. Angka ini jauh dibandingkan perolehan mereka pada Maret lalu. Di bulan ketiga tersebut Daihatsu mampu mencatatkan penjualan 10.946 unit (retail sales) dan 18.162 unit (wholesales).

Hal tak hanya dialami oleh Daihatsu. Beberapa pabrikan juga mengumumkan terjadinya penurunan penjualan. Lesunya pasar dan menurunnya permintaan menjadi penyebab utama. Sebelumnya PT Honda Prospect Motor menyebutkan penjualan mereka di April turun hingga 82% menjadi 1.855 unit di April tahun ini dibandingkan Maret.

Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan prihatin dengan kondisi pasar yang saat ini mengalami penurunan secara drastis akibat wabah COVID-19. “Kami berharap kondisi ekonomi Indonesia ini dapat segera pulih dan pasar otomotif dapat bangkit dan berkembang kembali,” ujar Amelia Tjandra dalam keterangan resminya.

Meski demikian, Daihatsu menyebut penjualan Daihatsu selama empat bulan mengalami kenaikan secara market share (pangsa pasar). Secara total penjualan 4 bulanan, sejak Januari – April 2020, retail sales Daihatsu yang mencapai 44.346 unit. Angka ini mengalami kenaikan pangsa pasar menjadi 18,2% dari volume retail sales nasional 243.634 unit. Sedangkan whole sales, Daihatsu catat sebanyak 49.443 unit dengan pangsa pasar naik menjadi 20,2% dari volume whole sales nasional 244.762 unit.

Baca juga: Manfaatkan WFH, Daihatsu Gelar Kompetisi Digital Antar Komunitas


Dominasi Sigra


Penjualan retail sales Daihatsu selama 4 bulanan hingga April, Sigra tetap mendominasi dengan raihan 12.868 unit, berkontribusi sebesar 29%, lalu diikuti oleh Gran Max (PU) 8.805 unit dan Terios 7.131 unit. Selanjutnya, Ayla menyusul dengan angka mencapai 5.332 unit, Xenia 5.092 unit, dan Gran Max (MB) 3.911 unit. Untuk model Daihatsu lainnya, yakni Luxio dan Sirion, mencapai 1.207 unit.

Sampai dengan saat ini, Daihatsu terus menerapkan peraturan pemerintah tentang PSBB dengan menghentikan produksi sementara di pabrik. Dalam hal pelayanan, outlet dan bengkel resmi di Jakarta dan wilayah yang menerapkan PSBB juga memberhentikan sementara operasionalnya.

Untuk penjualan dan purna jual, pelanggan dapat tetap mengakses layanan Daihatsu via online melalui www.astra-daihatsu.id dan aplikasi Astra Daihatsu Mobile.

RAJU FEBRIAN

Artikel yang direkomendasikan untuk anda