Beranda New Cars Di Bawah Rp 500 Juta, Nissan Kicks e-Power Mengaspal di Indonesia,

Di Bawah Rp 500 Juta, Nissan Kicks e-Power Mengaspal di Indonesia,

JAKARTA, Carvaganza.com – Nissan Indonesia membuktikan keseriusan komitmennya untuk membawa produk berelektrifikasi dengan akhirnya meluncurkan Nissan Kicks e-Power. Era kendaraan bertenga listrik Nissan di Indonesia resmi dimulai, setelah lama dinantikan. SUV berpenggerak motor listrik untuk menandai debut era yang lebih ramah lingkungan.

Kicks e-Power hadir tawarkan system penggerak bertenaga listrik, berikut rangkaian teknologi dan fitur canggih terbaru. Sebagai kendaraan bertenaga listirk, Kicks unik karena tidak membutuhkan di-charge sebagai langkah pengisian ulang energi listriknya. Ini diklaim menjadi alternatif solusi mengenalkan elektrifikasi terbaik ke pasar Indonesia.

“Debut all-new Nissan Kicks e-Power di Indonesia adalah pionir dan solusi inovatif bagi konsumen yang menginginkan sensasi berkendara dan efisiensi mobil listrik, tanpa perlu repot dengan charging. Berkat teknologi e-Power yang diciptakan Nissan, Kicks memiliki tiga poin utama. Torsi instan, kedap dan fuel efficiency,” papar Presiden Direktur Nissan di Indonesia, Isao Sekiguchi saat rilis virtualnya via Youtube.

Di balik kap Kicks e-Power terbenam mesin pembakaran konvensional yang sebenarnya bukan barang baru. Berkode HR12DE, unit ini dapat ditemukan pada beberapa produk Nissan, yang juga digunakan anak perusahaan, Datsun pada GO dan GO+. Spesifikasinya tiga silinder sejajar berkubikasi 1,2 liter dengan diameter langkah disetel 78,0 x 83,6 mm dengan rasio kompresi 12:1. Semburan tenaga memang hanya, 77 hp pada putaran 6.000 rpm dan torsi 103 Nm pada rentang 3.600 – 5.200 rpm. Walau begitu, output bukan digunakan untuk memutar roda seperti biasa, melainkan bertindak sebagai penghasil tenaga listrik.

Motor listrik berkode EM57 menjadi jantung pacu utama, pada sistem yang disebut e-Power. Kombinasinya memuncratkan energi tertinggi 127 hp pada rentang 4.000 – 8.992 rpm. Akselerasi instan sebesar 260 Nm tersedia sejak dini, 500 – 3.008 rpm. Angka segini cukup untuk melesatkan crossover di berbagai kondisi jalan.

Pasokan daya listrik berasal dari baterai lithium-ion 1,57 kWh. Terbilang kecil memang, tapi sudah cukup untuk berkendara jauh, lantaran di-charging dapur pacu konvensional. Jadi tak perlu mengisi daya layaknya plug-in hybrid (HEV). Makin menyenangkan karena performa dapat disetel sesuai kebutuhan lewat mode berkendara: Normal, S, Eco dan EV.

Teknologi e-Power sendiri diklaim dapat memberikan efisiensi bahan bakar lebih baik. Karena energi dari mesin bersilinder tak ditranslasikan langsung ke roda. Ini turut berpengaruh pada emisi gas buang yang jauh lebih rendah dibanding mobil biasa.

Inovasi lain yang diboyong Nissan adalah one-pedal operation. Pedal akselerator juga bisa mengaplikasikan deselerasi. Cara kerjanya sederhana. Ketika diinjak, mobil berjalan atau dipercepat lajunya. Namun, bila dilonggarkan pijakan perlahan maka sistem mengaplikasikan pengereman bertahap. Saat benar-benar dilepas, mobil pun bakal berhenti.

Soal desain, Kicks e-Power sudah menerapkan konsep V-Motion pada grille. Tampangnya galak berkat kisi-kisi besar berbingkai tebal, mirip sebuah tameng. Mobil dapat mengangkut hingga lima penumpang. Pilihan atraktif untuk penggunaan di jalan perkotaan. Tak hanya terfokus pada sistem penggerak, fitur terpasang lengkap dan terkini. Memasuki kabin sudah pasti memanfaatkan teknologi keyless. Begitu juga menyalakan mobil pakai start/stop button. Dashboard diramaikan head unit 8 inci berkonektivitas Apple CarPlay untuk smartphone.

Sistem keselamatan diperkuat oleh ragam perangkat. Yang standar seperti Anti-lock Braking System, Electronic Brake Force Distribution System dan Brake Assist. Fitur keselamatan canggih seperti Intelligent Cruise Control, Intelligent Forward Collision Warning dan Intelligent Emergency Braking diberikan.

Lantas berapa harganya? Nissan melegonya sangat kompetitif, yakni Rp 449 juta (OTR DKI Jakarta). Hanya satu varian dengan empat pilihan warna: Monarch Orange-atap hitam, Storm White-atap hitam, Black Star dan Gun Metallic. Banderol sudah termasuk Nissan Care Package, berupa gratis biaya servis dan suku cadang untuk perawatan berkala 4 tahun atau 50 ribu km.

Masih termasuk juga garansi kendaraan selama 3 tahun atau 100 ribu km. Dan jaminan baterai maupun komponen kelistrikan 5 tahun/100.000 km. Unit sudah bisa dipesan saat ini, dengan pengiriman ke konsumen mulai Oktober 2020.

MUHAMMAD HAFID

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Lima Crossover Yang Bisa Dijadikan Alternatif Selain Honda HR-V

JAKARTA, carvaganza.com – Pasar SUV/crossover kompak memang sedang digandrungi. Tingginya permintaan membuat pabrikan membanjiri pasar. Pertarungan di segmen ini pun semakin memanas. Di pasar...

Pilih Renault Triber atau Suzuki Ignis? Ini Masing-Masing Kelebihannya

JAKARTA, carvaganza.com – Untuk punya mobil SUV bergaya tangguh memang cukup merogoh kocek. Tapi kami memilihkan, ada dua mobil kompak bergaya ala SUV. Memang...

Enggak Kapok-Kapok Pabrikan Cina Jiplak Chevrolet Corvette, Mesinnya PHEV

BEIJING, carvaganza.com – Chevrolet Corvette C1 tahun 1958 adalah salah satu mobil yang paling diburu kolektor. Mobil klasik favorit yang memiliki desain yang tak...

DFSK Klaim 3 Keunggulan Super Cab, Benarkah?

JAKARTA, Carvaganza -- Di tengah pandemi COVID-19, permintaan kendaraan komersial ternyata tetap tinggi. PT Sokonindo Automobile, sebagai pemegang merek DFSK di Indonesia mengandalkan DFSK...

Covid-19 Berlanjut, Toyota Kembali Donasikan Kijang Innova Ambulans

BEKASI, Carvaganza -- Pandemi COVID-19, belum juga menunjukkan tanda-tanda mereda. Berbagai pihak terus melakukan upaya termasuk menyalurkan donasi guna membantu penanggulangan wabah corona. Setelah...