Beranda Updates Cuaca Kacaukan Strategi Tim Indonesia di Ferrari Challenge 2018

Cuaca Kacaukan Strategi Tim Indonesia di Ferrari Challenge 2018

HAMPTON DOWNS, 15 April 2018 – Balapan Ferrari Challenge Asia Pasifik 2018 putaran kedua di Sirkuit Hampton Downs, Selandia Baru, berlangsung Minggu (15/4) kemarin. Tiga pembalap Indonesia Renaldi Hutasoit, Rama Danindro dan Rezza Kamaditya turun di dalam balapan tersebut.

Renaldi Hutasoit yang turun di kelas paling atas Trofeo Pirelli mengatakan bahwa kondisi cuaca pada saat race weekend di Hampton Downs tidak menentu sehingga membuat semua strategi yang ia dan tim susun menjadi kacau.

“Berdasarkan ramalan cuaca, weekend balap kemarin cuaca akan hujan pada hari latihan Kamis dan Jumat dan pada kualifikasi akan kering, begitu juga dengan balapan hari Minggu. Tapi semuanya meleset,” ujar pembalap yang akrab disapa Aldi tersebut kepada Carvaganza.

Menurut Aldi, cuaca pada sesi hari Jumat berubah-ubah dari hujan ke panas dan hujan lagi sehingga pembalap kesulitan menemukan setingan mobil yang pas. “Bahkan sesi kualifikasi hari Sabtu nyaris dibatalkan karena hujan sangat deras. Tapi karena hujan reda akhirnya diputuskan kualifikasi hanya ditunda sekitar 4 jam. Mobil pun langsung disiapkan dengan setingan hujan.”

Namun, pada saat kualifikasi berlangsung cuaca justru panas sehingga setingan mobil harus berubah alhasil para pembalap pun harus berpikir keras untuk menyusun strategi baru agar menjadi yang terdepan. “Saya pun begitu karena secara otomatis kerapatan pembalap dan posisi pun akan berubah-ubah dan mungkin akan lebih sulit karena ini balapan pertama untuk sebagian besar pembalap di trek Hampton Downs,” tambah Aldi. Alhasil, Aldi mendapat posisi Start ke-6 di sesi Kualifikasi 1.

Cuaca tak menentu juga mendera pada sesi balapan hari Minggu (15/4). Start dimulai pada kondisi kering, tapi pada saat balapan berlangsung lalu hujan deras sehingga sejumlah pembalap tergelincir. “Safety car masuk ke trek dua kali salah satunya karena ada pembalap yang menabrak tembok pembatas di area exit tikungan pertama. Karena kecelakaannya fatal, balapan dihentikan dengan bendera merah. Saat dihentikan saya berada di posisi kelima sedang bertarung rapat dengan 2 pembalap lain untuk merebut posisi ketiga,” imbuhnya.

Aldi akhirnya hanya memetik finish kelima di Down, sedangkan Rama Danindro tidak finish karena mobilnya terkena masalah. Meski catatan balapnya di Down kurang menarik, kedua pembalap masih berada di posisi lima besar klasemen sementara Ferrari Challenge Asia Pasifik 2018. Aldi mengumpulkan 40 poin, sedangkan Rama 43 poin.

EKA ZULKARNAIN

Video Terbaru Youtube Carvaganza



Last Updates

Tak Lagi Kerjasama dengan Suzuki, Mitsubishi Berjaya dengan L300

JAKARTA, 25 April 2019 – Mitsubishi tak lagi memperpanjang kerjasamanya dengan Suzuki untuk membangun mini pick-up T120SS yang menjadi kembaran...

Inilah 11 Mobil Baru yang Siap Meluncur di Telkomsel IIMS 2019

JAKARTA, 25 April 2019 -- Pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 mulai digelar hari ini Kamis, 25...

EDITOR’S NOTE: Toyota C-HR Hybrid Keluar, Aturan Belum Juga Berubah

JAKARTA, 25 April 2019 -- Kehadiran Toyota C-HR Hybrid menambah jumlah model mobil hybrid yang beredar di Indonesia. Keberanian PT...

Velozity Chapter Tangerang Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Patra Menggala

TANGERANG, 25 April 2019 – Komunitas mobil kini semakin peduli dengan lingkungan. Seperti yang dilakukan Velozity Chapter Tangerang (D’Vecta) yang...

Tingkatkan Kualitas, Isuzu Gelar Kompetisi Teknisi Seluruh Indonesia

BEKASI, 24 April 2019 – Guna menjaga kualitas para teknisinya, PT Isuzu Astra Motor Indonesia kembali mengadakan National Isuzu Technical...