Cewek Mabok Nyemplung Got, Alasannya Bikin Ngakak

JAKARTA, Carvaganza – Mabuk terus mengemudikan mobil adalah kombinasi yang mematikan. So, jangan pernah mencoba apalagi melakukannya. Yang sangat berbahaya lagi adalah kalau nyetir sambil minum minuman beralkohol. Jika sampai terjadi, Anda harus siap menghadapi konsekuensi yang sangat berat. Apalagi kalau sampai menimbulkan korban jiwa dan kematian. Bisa dibui dalam waktu yang lama.

Kalaupun Anda tertangkap polisi, alasannya jangan dibikin-bikin. Jangan ngasal, seperti seorang perempuan di Vancouver, Kanada. Ia tertangkap basah oleh polisi karena mengemudikan mobil dalam keadaan mabuk. Saking olengnya, Ia tak bisa mengendalikan kendaraan lalu masuk gorong-gorong.

Ketika polisi mengeluarkan alat Breathalyzer untuk mengukur kadar alkohol pengemudi mabuk, si perempuan menolak. Ia malah bikin alasan yang bikin polisi ngakak.  “Waduh pak polisi, bukan saya yang nyetir mobil, itu tuh anjing saya yang nyetir mobilnya. Terus nyelonong masuk parit,” ujar sang perempuan dengan kepala oleng ke kiri dan ke kanan.

Polisi tak perlu pakai breathalyzer sudah langsung bisa mengambil kesimpulan bahwa cewek tersebut dalam pengaruh alkohol yang cukup berat. Waktu ditanya pun jawaban-jawaban yang diberikan ngelantur. Tingkahnya rada aneh layaknya orang mabuk dan berjalan sedikit oleng.

Baca juga: Teknologi Ini Bisa Mendeteksi Pengemudi Mabuk



Sang perempuan malah mencoba berkali-kali meyakinkan polisi bahwa anjingnyalah yang bawa mobil sampai nyemplung ke dalam parit. Bukan dirinya. Ia cuma duduk di samping karena mabuk dan tidak bisa bawa mobil. Sayang, pada saat insiden terjadi tak  ada foto untuk memperkuat obrolan kocak perempuan mabuk. Kisah “Driving Dog” ini viral di Kanada dan yang dengar pasti senyum-senyum.

Menurut kepolisian Vancouver, waktu insiden terjadi mobil nyemplung ke dalam got, di dalam mobil hanya ada sang perempuan yang mabuk dan anjingnya. “Dia bilang, anjingnyalah yang bawa mobil,” ujar polisi sambil tertawa. Bukannya selamat dari tilang, malah dibawa ke kantor.

Perempuan mabuk sendiri akhirnya digiring ke kantor polisi. Meskipun Ia tak terluka dan menolak di tes alat breathalyzer, alasannya yang kocak sudah cukup bukti bagi polisi untuk menginterogasinya di kantor.

Menurut peraturan di Kanada, pengemudi mobil atau motor yang menolak dites breathalyzer bisa dijatuhi hukuman skorsing dilarang mengemudi selama 90 hari. Kalau Ia kedapatan melanggar hukuman, hukumannya bisa diperberat bahkan dapat dilarang mengemudi selama bertahun-tahun.

So guys, don't drink and drive. Drive carefully.

Sumber: www.thedrive.com

EKA ZULKARNAIN

 

Artikel yang direkomendasikan untuk anda