Beranda New Cars Begini Rasanya Duduk di Kabin BMW X2

Begini Rasanya Duduk di Kabin BMW X2

JAKARTA, 1 November 2018 – BMW Indonesia telah menghadirkan BMW X2 di Indonesia setelah awal tahun lalu kehadirannya di dunia secara resmi. Mobil ini merupakan keluarga X-series yang memiliki keunikan tersendiri. Mulai dari desain yang ditampilankannya, ia memiliki warna yang eye catching seperti yang di foto kami berwarna Galvanic Gold. Kemudian ia juga merupakan model SAV Coupe di antara keluarga X.

Carvaganza berhasil mendapatkan waktu untuk mencicipi lebih awal BMW X2 di Indonesia. Meski lahannya pengetesan tidak terlalu besar, tapi dapat memberikan sensasi yang cukup menarik dari mobil yang baru saja mendarat di Indonesia beberapa minggu lalu.

SAV Coupe ini diberi nama BMW X2 sDrive18i M Sport karena ia merupakan keluarga X pertama yang kolaborasi dengan M Sport. Kolaborasi tersebut memang tidak seperti M3 atau M5, tapi lebih hanya ke penampilannya yang Nampak sporty.

Uniknya pada bagian buritan mulai dari pilar ‘C’ hingga pintu bagasi menjadi daya tarik saya. Pertama karena ia konsep SAV Coupe, sehingga terlihat semakin mengecil ke buritan dan itu membuat tampak lebih cantik dari belakang atau samping.

Kemudian untuk pintu bagasi, cukup unik karena ia membukanya dengan menekan tombol pada logo BMW. Tapi ini layaknya Volkswagen, meskipun untuk menutupnya bisa dilakukan secara otomatis.

Untuk kabin, ia memiliki aura sporty dengan kelir serba hitam. Kemudian untuk jok juga iya seperti versi M dengan jahitan-jahitan berwarna kuning yang menyerupai warna body. Selain itu, lingkar kemudinya juga seperti versi M dengan jahitan kulit hitam dan logo M tertera pada sisi bawahnya. Sayangnya ia belum paddle shift dan bagian headunit layarnya sangat kecil.

Jok depan dapat diatur secara elektrik untuk maju, mundur dan setting press sisi badan Anda. Meskipun untuk bagain bawah paha diatur manual.

Namun untuk bagian baris kedua, karena ia bermodel coupe, ruang kepala terasa lebih sempit. Selain itu untuk joknya tidak bisa di reclaining melainkan hanya bisa ditarik untuk memberikan kelegaan kabin atau penambahan ruang kargo.

Oh ya, jok ini juga berdiri dengan posisi tegak sehingga bagi saya kalau mobil ini dipakai untuk jarak jauh, tentunya penumpang akan lebih cepat merasa lelah.

Seperti apa rasanya menjajal BMW X2? Tunggu tulisan Carvaganza berikutnya.

VALDO PRAHARA