Beranda Updates 422 Ribu Kendaraan Masuk Jakarta Hingga 6 Hari Pascalebaran 2020

422 Ribu Kendaraan Masuk Jakarta Hingga 6 Hari Pascalebaran 2020

JAKARTA, Carvaganza.com – Meski ada pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik ternyata ratusan ribu kedaraan masih keluar masuk Jakarta. Meski selama 6 hari, dari hari kedua hingga H+6 lebaran, Jasa Marga mencatat penurunan arus balik dibandingkan tahun lalu.

Tepatnya pada 25-31 Mei 2020 mereka melaporkan 422.724 kendaraan menuju Jakarta melalui jalur timur, barat dan selatan. Volume lalu lintas (lalin) menuju ibu kota turun 69,32 persen dibandingkan dengan periode sama 2019.

Sebesar 35,2 persen datang dari timur, 33 persen barat dan 31,8 persen dari selatan. Angka terbesar datang dari arah timur. Pemudik banyak masuk dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama. Yakni GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Trans Jawa. Serta GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan bertolak dari Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

Di GT Cikampek Utama 2 mencatat 87.971 kendaraan bergerak menuju Jakarta, GT Kalihurip Utama 2 dengan jumlah 60.951 kendaraan. Total kendaraan dari timur Pulau Jawa, merosot 82,43 persen dari periode sama tahun lalu. GT Cikupa, pintu dari arah barat, tercatat jumlah mobil sejumlah 139.438 kendaraan. Angka ini turun 56,78 persen. Kemudian dari selatan, khususnya melalui GT Ciawi 2 terekam sebesar 134.364 kendaraan, berkurang 35,37 persen.

Dwimawan Heru, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga dalam keterangannya mengatakan Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan COVID-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020. “Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah,” katanya.

Putar Balik

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Drs. Istiono, M.H menyatakan kondisi lalu lintas cukup landai, terlihat juga arus balik pada H+7 ini dalam kondisi cukup terkendali. Jalan didominasi kendaraan logistik untuk menunjang kebutuhan. “Adapun jumlah yang sudah kita putarbalikan rata-rata sekitar 300 kendaraan sabab hari. Pada hari ini aja yang kami putarbalikan sekitar 200 lebih. Total sekitar 6.500 kendaraan,” ujar dia (1/6).

Ia menjabarkan, secara keseluruhan pada arus balik H+7 tahun ini sekitar 45 ribu kendaraan dihalau. Semua datang dari Jawa timur menuju Jakarta, termasuk asal Lampung dan Banten. “Kondisinya dari H+7 ini bila dibandingkan H+7 tahun lalu ini alami penurunan hingga 83 persen dari arah Jawa timur menuju Jakarta. Dan dari Sumatera menuju ibu kota lebih kurang 55 persen. Totalnya sekitar 70 persen mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu,” pungkas Kakorlantas.

Sumber: Jasa Marga, NTMC Polri

ANJAR LEKSANA | RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto