Beranda EDITOR'S PICKS TWTW: Ide Autonomous Cars Ternyata Sudah Ada Sejak 93 Tahun Lalu

TWTW: Ide Autonomous Cars Ternyata Sudah Ada Sejak 93 Tahun Lalu

Seperti baru beberapa tahun lalu mobil autonomous bagaikan keluar dari film science fiction ke dunia nyata. Padahal teknologi ini pertama kali tercipta jauh lebih lama dari itu, tak lama setelah kelahiran mobil. Pada 1925, Francis Houdina menjalankan mobil radio-control temuannya bernama American Wonder di jalanan Manhattan, Amerika Serikat, tanpa ada pengemudi di balik setir.

Mobil tersebut bisa start, ganti gigi, dan klason sendiri. New York Times menuliskan, “as if a phantom hand were at the wheel.” Sebuah distributor mobil untuk area Milwaukee dan sekitar, Achen Motor, menggunakan karya Houdina dan menamakannya dengan Phantom Auto. Mobil tersebut kembali didemonstrasikan pada akhir 1926 di jalanan Milwaukee. Autonomous car pertama tersebut tak sampai tahap produksi, tentu saja.

Maju lebih jauh, John McCarthy – salah satu founding father AI (artificial intelligence) – mempublikasikan esay berjudul “Computer-Controlled Cars” pada 1969. Dalam tulisan tersebut, ia menggambarkan kendaraan yang serupa dengan autonomous car modern. Mobil tersebut mampu melakukan navigasi di jalan raya melalui input dari kamera yang sama dengan input visual manusia. Ia juga menjelaskan bahwa pengguna mobil dapat memasukkan tujuan melalui keyboard. Tapi pemikiran McCarthy melebihi masanya. Teknologi saat itu belum sampai. Meski begitu, impian autonomous car tak padam.

John McCarthy

Pada 2002, Defense Advance Research Project Agency (DARPA) mengumumkan Grand Challenge yang ditawarkan pada para peneliti dari institusi penelitian papan atas. Jika bisa membuat autonomous vehicle yang mampu melintas Mojave Desert sejauh 230 km, mereka mendapatkan US$1 juta. Kompetisi itu berlangsung pada 2004. Dari 15 kompetitor, pencapaian terjauh hanyalah kurang dari 12 km yang ditempuh dalam beberapa jam sebelum akhirnya terbakar.

Jalan terang baru terlihat pada 2009 saat Google secara diam-diam mulai mengembangkan mobil self-driving yang kini disebut dengan Waymo. Mereka baru mengumumkan prototipe tersebut ke publik pada 2014. Mobil itu tak memiliki setir, pedal gas dan rem. Akhir tahun lalu, Waymo sudah menempuh lebih dari 3 juta km.

Kini driveless car semakin dekat untuk menjadi mobil produksidan parkir di garasi Anda. Lihat saja CES 2018 yang berlangsung awal tahun ini. Hampir semua mobil konsep yang dipamerkan menggunakan teknologi autonomous tingkat 4. Dalam beberapa tahun ke depan, Anda bisa duduk di kursi pengemudi tanpa harus meletakkan tangan di setir.

MIRAH PERTIWI



Last Updates

5 Tips Menjaga Emosi Saat Mengemudi di Bulan Puasa a la Auto2000

JAKARTA, 20 Mei 2019 -- Saat berpuasa, Anda tidak hanya diwajibkan untuk menahan rasa lapar dan haus, tapi juga menahan...

Berani Terima Tantangan Honda Brio Saturday Night Challenge?

JAKARTA, 20 Mei 2019 -- PT Honda Prospect Motor (HPM) akan kembali menggelar ajang keterampilan mengemudi bertajuk Brio Saturday Night...

Harga Bagus Jelang Lebaran, Penjualan Mobil Bekas Melonjak 37%

JAKARTA, 20 Mei 2019 -- Bulan Ramadhan menjelang hari raya Idul Fitri biasanya diiringi dengan peningkatan transaksi berbagai barang, tidak...

TOSCA Bagi-Bagi Takjil ke Sesama Pengguna Jalan

JAKARTA, 20 Mei 2019 – Bulan suci Ramadhan dimeriahkan oleh Toyota Sienta Community Indonesia (TOSCA) dengan kegiatan berbagi kepada sesama pengguna jalan. Mengisi akhir...

Toyota Supra 2020, Ressurection of A Hero

AKHIRNYA setelah selama 17 tahun off dan selama lebih dari 10 tahun publik dibuat penasaran, Toyota Supra hidup kembali. Sportcar...