TIPS: Mobil Lama di Garasi? Sempatkan Lakukan Hal Ini

JAKARTA, Carvaganza.com -- Dalam masa Pembatasan Social Berskala Besar (PSBB) per wilayah, guna menekan penyebaran virus Corona, banyak kendaraan roda 4 yang lebih sering diam berada di dalam garasi. Mobil lama di garasi, performannya dikhawatirkan menurun. Oleh sebab itu, jika ada waktu senggang sebaiknya memantau kondisi kendaraan kesayangan yang terparkir lama. Jika kendaraan berlama-lama pada area terbuka, disarankan untuk rajin mencuci mobil. Selain itu, cek juga kondisi area di sekitar mesin apakah terlihat bekas sarang hewan pengerat seperti tikus. Karena binatang jenis ini rawan merusak komponen terutama komponen kelistristikan. Nah, yang tak kalah penting adalah, sebaiknya Anda menyempatkan diri untuk sekedar menjalankan mobil yang sudah dicuci tadi. Test drive sejenak di sekitar rumah ataupun kompleks perumahaan. Banyak keuntungan yang didapatkan. “Tidak usah jauh, cukup di area komplek perumahan saja. Tujuannya adalah untuk menormalkan profile tapak ban yang lama diam. Contohnya jika awalnya tapak ban ada di posisi paling bawah, ya harus diputar posisinya. Sehingga profile semua tapak ban Mobil tetap bundar alias tidak peyang,” urai Rafi’i Sinurat, Kepala Bengkel Astra Peugeot cabang Cilandak. Sebenarnya hal itu bisa juga dengan menggeser posisi parkir, tapi hal ini takkan banyak membantu. Belum lagi jika garasi tempat Anda memakirkan mobil pas-pasan. Jadi tak ada salahnya membawa putar-putar keliling kompleks. Baca juga: Dekat dengan Konsumen, Astra Peugeot Maksimalkan Kanal Digital

Fungsi Rem

Keuntungan lainnya, bisa mengecek fungsi rem mobil secara keseluruhan. Baik itu mobil yang didukung sistem ABS atau tidak. Bahkan fungsi power steering jika ada kendala pun dapat langsung dirasakan. Sehingga berkendara pun jadi tetap aman juga nyaman. “Ketika menjalankan mobil, pemilik kendaraan juga bisa memantau fungsi komponen kelistristikan seperti headlamp, foglamp, lampu senja hingga lampu indikator sein. Tidak lupa juga memantau fungsi wiper, power window juga audio sistemnya,” imbuh bapak yang ditemui di workshopnya Jl. R. A. Kartini Kav. 203, Cilandak Barat, Cilandak – Jakarta Selatan. Baca juga: Peugeot 3008 SUV Allure Plus Tawarkan Warna Baru Aster Grey

Ban

Kemudian Anda bisa cek langsung fungsi AC (Air Conditioner). Apakah kualitas dingin di dalam kabin masih normal atau tidak. Begitu juga dengan hembusan anginnya apakah masih normal atau tidak. Yang terpenting saat lakukan test drive ini yakni memastikan kondisi ban terutama tekanan anginnya masih bagus. Maklum mobil lama tidak jalan biasanya tekanan angin ban sering berkurang. Jika tekanan angin ban terlihat berkurang, sebaiknya bawa mobil ke gerai pengisian angin terdekat untuk lakukan pengecekan. Untuk mengetahui berapa ukuranan tekanan angin ban mobil Peugeot sangat gampang. Biasanya tabel informasi rekomendasi tekanan angin bisa lihat di bodi mobil bagian kiri. Tepatnya area dalam pintu pengemudi. Baca juga: Astra Peugeot Tawarkan Perpanjangan Perawatan 3008 MPV dan RCZ RAJU FEBRIAN

Artikel yang direkomendasikan untuk anda