Beranda Updates TIPS: Jalani Di Rumah Aja? Jaga Mobil Anda dengan Lakukan Ini

TIPS: Jalani Di Rumah Aja? Jaga Mobil Anda dengan Lakukan Ini

JAKARTA, Carvaganza.com – Banyak kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan saat pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (SPBB). Toh Anda tak bisa kemana-mana juga. Kalaupun harus keluar rumah karena harus membeli keperluan bahan pangan atau hal penting lainnya. Di luar itu kendaraan lebih banyak berada di garasi.

Memang konsekuensinya, mobil jadi tidak sering digunakan di kondisi saat ini. Tapi bukan berarti kendaraan Anda dibiarkan begitu saja. Anda bisa menggunakan waktu selama di rumah untuk memeriksa kondisi mobil. Misalnya dengan menjaga kebersihan.

Bersihkan area mobil yang sering disentuh tangan. Perhatikan handle pintu baik di luar maupun dalam, kemudi, tuas perseneling serta lampu, pelapis jok dan juga head unit. Bagian ini sering kita sentuh selama di dalam kendaraan.

Oke, langkah pertama sudah. Setelah itu lakukan beberapa hal berikut agar kendaraan Anda tetap siap untuk digunakan. Diam tak kemana-mana bukan berarti kendaraan tak berpotensi terkena masalah. Karena itu perhatikan beberapa hal berikut:

Cuci Mobil

Meski jarang, atau mungin tidak pernah digunakan, tetaplah cuci kendaraan Anda secara teratur. Hal ini bisa dilakukan untuk menghilangkan debu dan menjaga kebersihannya. Jarang membersihkan mobil bisa memunculkan masalah. Apalagi bila tunggangan disimpan di tempat gelap. Ini berpotensi menarik perhatian binatang, seperti tikus. Hewan itu akan menjadikan mobil sebagai rumah. Mereka sangat merusak, lantaran menggerogoti komponen layaknya kabel lampu, klakson hingga dapur pacu.

Imbas lain adalah muncul bau tak sedap ketika AC dinyalakan. Ini bisa berasal dari kotoran tikus yang bersarang di mesin. Cobalah untuk membersihkan mobil hingga kolong dan dalam kap. Setelah itu, letakkan kapur baru di beberapa bagian, terutama di bawah bonnet. Beri juga bau tak enak, seperti pembasmi hama, aroma peppermint dan sebagainya.

Bersihkan Kabin

Setelah mencuci bagian luar, bersihkan kabin. Pastikan tidak ada sisa makanan atau minuman, karena dapat menarik binatang kecil seperti semut, kutu atau kecoa. Gunakan vacuum cleaner untuk menghilangkan debu atau kotoran, dan kain lembap pada area kotor. Sembari membersihkan kabin, buatlah sirkulasi udara dengan membuka kaca jendela Anda. Hindari kondisi tidak sehat bagi seluruh penumpang. Sekaligus menjaga penampilan mobil tetap prima.

Panaskan Mesin

Saat mobil tidak beroperasi cukup lama, aki atau baterai bisa mengalami penurunan kualitas. Karena tidak ada siklus pengisian ulang energi listrik dari alternator. Jadi hidupan mobil untuk menjaga kondisi aki. Tak butuh waktu lama, sekitar 10 sampai 15 menit, sambil menjaga putaran mesin idle minimal 1.500 rpm. Mengapa harus begitu? Dinilai dapat mengisi daya secara optimal. Perhatikan pula jenis aki yang dipakai, bila tipe basah, periksa kuantitas airnya. Untuk kering atau baterai free maintenance, dapat mengecek besaran tegangan dengan multitester. Lakukan tiga hari sekali atau dua kali seminggu.

Cek Oli

Seiring waktu, oli mesin mengendap di bagian bawah. Fungsi sebagai pelumas pun berkurang. Dampaknya bakal terasa saat dinyalakan. Komponen di dalam saling bergesekan tanpa perlindungan, dan bila dibiarkan kondisi ini berpotensi merusak. Jika mobil terlanjur bercokol lama dan jarang dinyalakan, ada baiknya mengganti cairan pelapis terlebih dahulu. Nah, seperti sudah disinggung di atas, hal itu bisa dilakukan dengan rutin memanaskan mobil 3 hari sekali. Dengan demikian akan menjaga sirkulasi oli di dalam mesin.

Isi Penuh Bahan Bakar

Tangki bahan bakar yang penuh dapat menangkal terciptanya kondensasi. Soalnya tak ada sisa ruang di penampung itu. Bila sampai terbentuk embun, kualitas minyak menurun. Efeknya cukup membahayakan, karena berisiko menyumbat injektor dalam sistem pembakaran jantung mekanis. Dampak lain, residu yang mengendap di dasar tangki menjadi penyebab kebocoran. Soalnya, material itu menimbulkan karat yang merusak.

Periksa Tekanan Ban

Ban menjadi komponen utama penerima beban mobil. Ketika karet bundar itu berada dalam posisi sama terus-menerus, dapat membuat sebagian permukaan rata, atau biasa disebut flat spot. Bentuk yang tak sempurna ini tentunya tak bakal nyaman dikendarai. Penyebabnya tekanan angin. Semakin lama udara di dalam ban berkurang dan dapat benar-benar habis karena adanya tekanan.

Bukan cuma mengubah rupa, dampaknya bisa merambat ke perangkat lain yang terhubung seperti bearing. Makanya, rajin-rajin memeriksa tekanan angin, sekitar seminggu sekali. Ada trik khusus ketika terpaksa meninggalkan lama. Isi tekanannya hingga paling penuh. Informasi batas tertinggi bisa dilihat di dinding ban. Cara lain yaitu memanfaatkan dongkrak untuk mengangkat mobil. Tujuannya agar jentera tak langsung menyentuh tanah dan terbebani bobot kendaraan. Jika memungkinkan, ajak jalan mobil sebentar mengelilingi komplek, guna menghindari kerusakan bearing roda.

Parkir di Tempat Datar

Pindahkan mobil dari posisi parkir setidaknya sekali seminggu untuk mencegah terjadinya flat spots pada ban mobil Anda. Pilih area datar untuk memarkir mobil. Fungsinya menghindari pemakaian rem parkir. Kampas rem dapat menempel ke cakram ketika diaktifkan terlalu lama. Risiko sulit dilepas dapat terjadi. Masukkan gigi satu sebagai penahan untuk mobil bertransmisi manual, dan P bagi model pemindah gigi otomatis. Jika posisi parkiran kurang datar, Anda bisa mengakalinya dengan mengganjal seluruh ban mobil. Sehingga terhindar dari bahaya mobil bergulir tanpa kendali.

Baca juga: Tips Menjaga Kondisi Mobil Terparkir Saat Karantina COVID-19

MUHAMMAD HAFID | RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Perbandingan Angka Performa Mercedes-AMG GLE 63 VS Maserati Levante Trofeo

JAKARTA, carvaganza.com -  Dulu kecepatan boleh saja didominasi oleh supercars atau performance car. Namun jaman telah berubah. Penguasa kecepatan sekarang bukan lagi muscle atau...

Bulan Oktober, Ada Karimun Wagon R Edisi Khusus akan Dirilis Suzuki

JAKARTA, Carvaganza.com - Menjadi peluncuran pamungkas tahun ini, Suzuki Indonesia siap lansir Karimun Wagon R Limited Edition. Jenis hatchback LCGC diramal berubah minor di...

Honda Civic Type R Berjaya Balap 24 Jam di Nurbrugring

NURBURG, Carvaganza.com – Akhir pekan lalu digelar ajang balap ketahanan Nurburgring 24 Hour di Jerman. Berbagai kelas balap turing disatukan dalam satu rangkaian seri...

Supercar BAC Mono Bakal Dijual TDA Luxury Toys, Harga Hampir Rp 3 Miliar

JAKARTA, Carvaganza -- Pandemi COVID-19 boleh jadi masih mewabah di Tanah Air. Namun industri otomotif terus bergerak. Seperti halnya TDA Luxury Toys yang akan...

Eksklusif dengan Atap Terbuka, MINI Cabrio Sidewalk Edition Meluncur

JAKARTA, Carvaganza.com – Tidak bosannya MINI Indonesia merilis rangkaian model edisi terbatas sepanjang tahun ini. Di penghujung bulan September 2020, MINI kembali merilis model...