Sudah Pulih Cedera, Sean Gelael Siap Hadapi Dua Seri Terakhir F2 di Bahrain

SAKHIR, Carvaganza.com – Setelah terpaksa absen cukup lama dan melewatkan beberapa seri musim ini, Sean Gelael akan kembali ke kokpit Formula 2, akhir pekan ini. Masa pemulihan yang cukup Panjang dari cedera sudah dilewatinya, dan Bahrain akan menandai comeback Sean berlaga di sirkuit. Denan dua seri tersisa, rasa optimis ditunjukkan Sean untuk tampil maksimal.

Empat seri harus dilewatkan Sean musim ini, yaitu Belgia, Italia, Mugello dan Rusia. Cedera tulang punggung yang cukup serius sudah dilaluinya. Artinya, kursi Sean di tim DAMS yang sempat diisi oleh Juri Vips akan menjadi miliknkya lagi. Dua seri terakhir F2 musim ini akan digelar di Bahrain.

Saat berlaga di seri F2 Spanyol, Agustus lalu, pembalap kelahiran Jakarta itu mengalami insiden dengan Jack Aitken jelang finish. Di tikungan 13 Sirkuit Barcelona, keduanya bersenggolan dan membuat Sean melebar kemudian melindas kerb besar. Mobil Sean sempat melayang di run-off area, lalu mendarat dengan keras. Dampak benturan cukup serius, membuat Sean diterbangkan ke rumah sakit dan dinyatakan alami retak tulang belakang D4.

Selama masa pemulihan, Sean pulang ke Indonesia untuk menjalani sejumlah terapi dan pelatihan. Selama masa ‘libur’, berbagai aktivitas dikerjakannya, termasuk melatih fisik dengan rutin bersepeda. Sepekan sebelum berangkat ke Bahrain, Sean untuk pertama kalinya melaju kencang dengan gokart.

Dengan dua seri tersisa, artinya akan ada empat balapan lagi, yaitu Feature Race dan Sprint Race di masing-masing seri. Bahrain sendiri akan menggunakan dua layout sirkuit berbeda untuk masing-masing seri. Untuk seri Bahrain pertama, akan emnggunakan layout tradisional sepanjang 5,4 kilometer. Sementara sepekan kemudian, untuk seri Sakhir, akan menggunakan layout baru sepanjang 3,5 kilometer. Layout yang menggunakan seluruh sisi luar Sirkuit Sakhir akan didominasi trek lurus.

Sean yang sudah termasuk salah satu pembalap paling senior di F2 saat ini, merasa optimis bisa bangkit di Bahrain. Apalagi, sesi tes pra-musim F2 tahun ini juga digelar di Bahrain, jadi ada cukup bekal data yang bisa dimanfaatkan. Saking optimisnya, bahkan Sean merasa ingi membawa pulan piala dari dua seri penutup 2020 ini.

“Saya sangat tidak sabar. Ini sudah jeda yang panjang untuk pembalap F2 lainnya, tapi lebih lama lagi untuk saya: lebih lama dua bulan,” kata Sean dikutip website resmi F2.

“Ekspektasinya tetap sama seperti yang sudah mereka lakukan sepanjang tahun. Kami ingin meraih poin yang bagus di dua balapan, baik itu delapan besar di Feature Race dan podium grid terbalik di Sprint Race, atau bagaimanapun.

“Saya beruntung ada jeda Panjang antara Sochi dan Bahrain, jadi saya senang bisa kembali. Semoga, saya bisa raih dua balapan terakhir hang baik dan membawa piala tahun ini – saya tidak mau gagal raih piala selama setahun.”

Selama absen, Vips yang menggantikan Sean berhasil tampilkan performa cukup baik. Pembalap berdarah Estonia itu telah meraih 16 poin, yang didapatkannya semua dari seri Mugello. Bahkan saat Sprint Race di Mugello, Vips berhasil berdiri di podium ketiga.

Sementara di klasemen, gelar juara kini sedang diperebutkan oleh setidaknya enam pembalap di klasemen dengan peluang matematis. Mick Schumacher saat ini memimpin klasemen pembalap, dengan total 191 poin. Callum Ilot menjadi rival terdekatnya, dengan jarak 22 poin, diikuti Yuki Tsunoda dengan jarak 44 poin.

Sumber: Formula 2, Motorsport

WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda