Seri 5 Terbakar di Korea, BMW Korea Recall Semua Mobil BMW

KOREA SELATAN, 21 Agustus 2018 – Terkait dengan beberapa kendaraan BMW yang terbakar di Korea Selatan akibat system pembuangan mobil, maka BMW Group Korea menarik 100.000 kendaraan BMW sejak sebulan lalu dan cek ke Eropa minggu lalu. Hingga senin pagi ini lebih dari 27.000 BMW di Korea Selatan belum hadir ke bengkel untuk diperiksa.

“Kami sangat prihatin terhadap warga kami, karena untuk beberapa waktu dilarang mengendarai salah satu dari BMW yang berpotensi terbakar. Terutama yang berpotensi terbakar dan belum melakukan pengecekan,” ujar Kim Hyun-mee selaku Menteri Transportasi Korea Selatan.

Meski beberapa pemilik BMW yang telah menerima pemberitahuan ini sudah mengindahkan kata-kata pemerintah untuk menintospeksi BMW miliknya demi keamanan sang pemilik. Sekaligus keamanan bersama.

“Kami menjaga dan menghormati kritik warga kami bahwa tugas dasar pemerintah untuk menjaga keamanan warganya,” tambah Kim.

Sesuai kejadian itu, maka pihak BMW diharap bertanggung jawab atas kecelakaan dan kerusakan yang terjadi pada mobil-mobilnya.

“Kami mengindahkan kritik warga kami bahwa tugas dasar pemerintah adalah menjaga keamanan warganya,” kata Kim. Jika terjadi kebakaran di sebuah mobil yang menentang larangan tersebut, orang yang bertanggung jawab akan dilaporkan ke polisi, menurut kementerian.

Dari CNN Korea, tercatat 39 kendaraan BMW terbakar tahun ini meski tidak ada korban yang mengalami kematian atau cedera yang dilaporkan kepada pihak kepolisian. Pemerintah Korea Selatan juga meluncurkan tim untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut.

Diketahui oleh pihak BMW Korea telah mengecek kerusakan mobil dengan modul resirkulasi gas buang kendaraan, bahwa kerusakan tersebut dari system yang menyalurkan beberapa asap untuk kembali ke mesin untuk mengurangi polusi udara.

BMW merupakan merek mobil impor kedua yang paling popular di Korea Selatan sejak tahun lalu, tercatat hampir 60.000 kendaraan yang dijual oleh BMW di Korea Selatan. Hal itu dikatakan oleh Asosiasi Pemasok dan Distributor Otomotif Korea.

“Perusahaan Jerman ini sudah menjual lebih dari 2 juta kendaraan di seluruh dunia tahun lalu dan juga puluhan ribu di Korea Selatan,” ujar perwakilan Asosiasi tersebut.

Disaat yang bersamaan juga, Kepala BMW Korea Selatan Kim Hyo-joon juga mengatakan permintaan maafnya dengan membungkuk sedalam-dalamnya di depan kamera para wartawan di Korea mengenai masalah tersebut.

“Saya mewakili BMW Korea meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya dan akan mengecek kembali kendaraan-kendaraan tersebut. Selain itu juga kami akan bekerja sama dengan pemerintah untuk bertanggung jawab melakukan inspeksi sampai pelanggan terakhir dan masalah tuntas,” ujar Kim Hyo Joon.

VALDO PRAHARA