Beranda Updates Penyelenggara Formula E Siapkan Lokasi Baru, Tapi Masih Berharap di Monas

Penyelenggara Formula E Siapkan Lokasi Baru, Tapi Masih Berharap di Monas

JAKARTA, Carvaganza.comBalapan Formula E memasuki babak baru. Komisi Pengarah tidak memberi izin kegiatan balap Formula E di Monas. Penyelenggara balapan mengaku menghormati keputusan itu. Dan mereka masih menimbang opsi area lain dan tetap mendengar masukan dari pemerintah pusat dan pihak-pihak terkait lain. Yang penting, balapan mobil ramah lingkungan diharap tetap dilaksanakan di sini.

‘’Terkait itu, kami menghormati sepenuhnya keputusan Komisi Pengarah. Dan kami siap mencari lokasi alternatif atas arahan mereka. Adapun pengumuman lokasi sirkuit pengganti bakal dilakukan usai disetujui oleh FEO dan FIA, sebagai mitra penyelenggaraan Formula E Jakarta,’’ papar Dwi Wahyu Daryoto, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) pekan lalu.

Di luar itu, sebagai penyelenggara balap mobil Formula E, mereka sudah menandatangani kontrak selama 5 tahun. Dirut Jakpro berharap pada tahun berikutnya Monas dapat tetap digunakan sebagai lokasi sirkuit Formula E Jakarta. ‘’Kami berharap pada tahun selanjutnya kami diizinkan untuk memakai Monas.’’

Padahal sebelumnya, Jakarta dijadwalkan menjadi tuan rumah seri ke-10 musim ini pada 6 Juni 2020. Namun harus bergeser lebih cepat menjadi seri ke-9. Sebab balapan di Sanya, China harus batal lantaran virus korona mewabah. Dan sekarang, Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka tidak mengizinkan Monas. Panitia penyelenggara pun segera mencari beberapa tempat untuk dijadikan alternatif. “Kami sebagai Organizing Committee Formula E Jakarta sudah mempersiapkan lokasi pengganti dari Monas. Tentu yang memenuhi kriteria sebagai ikon Jakarta dan Indonesia,” imbuh Dwi.

Baca juga: Lebih Pilih Formula E daripada F1, Ini Alasan BMW
Baca juga: Setelah Formula E, Seri F1 di China Juga Batal karena Virus Corona

Pilihan Lokasi

Mulanya Monas dipilih lantaran ikon Kota Jakarta dan Indonesia. Ia jadi simbol kota dan negara, layaknya Eiffel di Paris. Penyelenggaraan Jakarta E-Prix berhasrat membawa Monas ke pentas dunia internasional. “Monas dan Eiffel adalah lokasi paling ideal bagi penyelenggaraan Formula E. Namun, tidak mendapat izin, kami menghormati keputusan itu.  Jauh sebelumnya juga sudah disiapkan alternatif-alternatif lokasi. Kami tengah mendalami untuk pilihan terbaik,” lanjut dia.

Untuk diketahui, Formula E dilakukan sesuai dengan semangat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Jakarta Langit Biru 2030. Itu tertuang dalam Instruksi Gubernur No 66 tahun 2018 dan Perpres 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Menurut penyelenggara, balapan ini diharapkan menyedot turisme olahraga. Dan dibilang sesuai dengan arahan presiden untuk meningkatkan kunjungan wisatawan luar negeri ke Indonesia.

Jakarta E-Prix merupakan salah satu seri dalam rangkaian Kejuaraan FIA Formula-E 2019/20. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama COO FEO Alberto Longo pada September tahun lalu sudah teken kontrak. Jakarta E-Prix berdurasi lima musim kejuaraan, yang berakhir pada 2024.

ANJAR LEKSANA | RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto