Beranda Updates Pabrik Hyundai Indonesia Akan Produksi SUV, MPV, dan Mobil Listrik

Pabrik Hyundai Indonesia Akan Produksi SUV, MPV, dan Mobil Listrik

JAKARTA, Carvaganza.com – Hyundai kembali menegaskan komitmennya untuk beroperasi di Indonesia. Mereka tengah membangun pabrik di kawasan Delta Mas, Cikarang, Jawa Barat. Pendirian pabrik brand asal Korsel tersebut merupakan bentuk keseriusan Hyundai untuk berinvestasi di sini.

Lee Kang-Hyun, Vice President Hyundai Motor Asia Pacific, mengungkapkan hal tersebutu dalam acara Industri Roundtable Virtual yang diselenggarakan live streaming via Zoom. Acara ini diselenggarakan oleh Jakarta CMO Club dan Markplus Inc., akhir pekan kemarin.

Lee mengatakan dalam operasinya di Indonesia Hyundai mendirikan tiga perusahaan. Yang pertama adalah Hyundai telah memindahkan kantor pusat Asianya ke Jakarta, dari yang tadinya berlokasi Malaysia. Dua perusahaan lainnya adalah Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (pabrik) dan Hyundai Motors Indonesia (distributor). “Saya sendiri (sebagai VP Hyundai Motor Asia Pacific) belong to Asia Headquarter,” kata Lee.

“Jadi sudah lengkap semuanya persiapan Hyundai untuk masuk ke pasar Indonesia,” ujar Lee. “Hyundai sedang membangun pabrik di Delta Mas. Meskipun sedang terjadi pandemi COVID-19, pembangunan tetap berjalan atas seijin pemerintah Indonesia dan tentunya dengan menerapkan prosedur COVID-19 di dalam pembangunannya,” tambah Lee.

Ia menyatakan merasa optimistis pembangunannya akan selesai pada akhir tahun. Setelah itu pihaknya mulai bisa jualan mobil Hyundai made in Indonesia.

Baca juga: Hyundai: Meski COVID-19, Pembangunan Pabrik Manufaktur Jalan Terus

Model Produksi

Nantinya, kata Lee, pabrik yang dipersiapkan tidak hanya untuk memproduksi electric vehicle. Pabrik ini juga untuk mobil mesin konvensional. “Mobil yang diproduksi adalah SUV, MPV, sedan plus electric vehicle,” tambahnya. Namun ia belum mengungkapkan model yang akan diproduksi di sini.

Hyundai, ujarnya, merupakan produsen electric vehicle terkemuka di dunia. Bahkan sudah mengembangkan kendaraan bermesin hidrogen. “Untuk di Indonesia sendiri, Hyundai sudah mobil yang dimaksud. Perusahaan taksi Blue Bird juga sudah memiliki rencana untuk mengoperasikan electric vehicle buatan Hyundai sebagai salah satu armada andalan mereka.”

Yang dimaksud Lee adalah Ioniq Eelectric Vehicle (EV) yang menjadi armada Grab. Perusahaan aplikasi itu baru menyediakan 20 unit Hyundai Ioniq. Mobil-mobil ini siap melayani konsumen di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), tepatnya Grab Pick-Up Point, Gate 2 Terminal 3. Tempat itu menjadi titik awal penjemputan maupun pengantaran. Adapun pemesanan bisa dilakukan melalui aplikasi pada seksi GrabCar Elektrik atau GrabNow.

Ia mengimbuhkan, dibandingkan dengan kendaraan elektrik buatan Amerika, buatan Hyundai memiliki harga yang jauh lebih kompetitif dengan kualitas yang sangat baik. Oleh karena itu, katanya, tak heran jika electric car Hyundai disukai oleh konsumen mancanegara.

Baca juga: Grab Gunakan Mobil Listrik Hyundai Ioniq, Target 500 Unit

Efek COVID-19

Sebagai pabrikan, Hyundai Motors Indonesia masih belum melakukan penjualan karena pabrik masih dibangun. Namun dari penjualan model yang sudah dilakukan selama ini, Hyundai sedikit terkena efek COVID-19 yang menyebabkan penjualan tersendat.

Ia berharap kondisi perekonomian yang disebabkan COVID-19 bisa segera mereda sehingga dampak dari kejadian ini bisa berkurang bagi semua sektor, tidak industri otomotif saja. “Investasi Korea lainnya seperti tekstil dan sepatu ikut terkena dampak. Tapi saya yang juga sebagai ketua KADIN Korsel mendorong para pengusaha Korsel untuk tidak melakukan PHK dan membayarkan THR. Kami meminta mereka untuk menahan rencana PHK sampai kondisi membaik,” katanya.

Berbagai kegiatan sudah dilakukan Hyundai terkait pademi corona. PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) memberian bantuan sebanyak 50.000 set alat pelindung diri (APD) senilai Rp 8,2 miliar untuk tenaga medis yang menangani COVID-19. Bantuan dilakukan secara bertahap kepada Badan Penanggulangan Bencana (BNPB).

Selain itu, HMMI juga  menggunakan teknologi tes cepat dengan metode Drive-Thru untuk mengidentifikasi virus corona. Metode inovatif yang mampu secara cepat dan aman mengidentifikasi virus corona ini dilakukan di Tambun Bekasi, Jawa Barat.

Baca juga: Bantu Tenaga Medis COVID-19, Hyundai Siapkan 50.000 Set APD

ARDIANTOMI | RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

TEST DRIVE: Nissan Kicks e-Power, Maximum Trip Ke Timur Jawa (Bagian 2)

JAKARTA, Carvaganza.com - Dalam pengujian Maximum Power bersama Nissan Kicks e-Power, kami mencoba mencari jawaban atas pertanyaan; Apakah benar ia adalah crossover terhebat? Atau...

Toyota Virtual Expo, Beli Mobil Berhadiah Kalung dan Emas

JAKARTA, Carvaganza -- Toyota makin gencar melakukan strategi pemasaran lewat digital selama masa pandemi Covid-19. Kali ini, Toyota menggelar Toyota Virtual Expo berskala nasional...

Mercedes-Benz GLA & GLB Terbaru Meluncur, Lengkapi Line-Up SUV di Indonesia

JAKARTA, Carvaganza.com – Keluarga model SUV kompak Mercedes-Benz di Indonesia semakin lengkap, dengan resmi hadirnya dua model baru. Generasi baru Mercedes-Benz GLA telah meluncur...

Tesla Kembangkan Baterai Baru Demi Mobil Listrik Murah

SAN CARLOS, Carvaganza.com – Sebagai salah satu pionir di pasar otomotif elektrifikasi, Tesla Motors mengumumkan sedang mengembangkan teknologi baru. Inovasi yang tengah dikembangkan ini...

TEST DRIVE: Nissan Kicks e-Power, Maximum Trip Ke Timur Jawa (Bagian 1)

JAKARTA, Carvaganza.com - Nissan Indonesia kini punya strategi baru. Tahun lalu, di Hong Kong, rencana besar mereka untuk Indonesia di 2020 adalah merilis model...