Mitsubishi Outlander PHEV Jadi Genset Dukung Posko PMI di Pengungsian Merapi

JAKARTA, Carvaganza -- Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) kembali bekerja sama dengan tim Palang Merah Indonesia (PMI) yang bersiaga di area terdampak erupsi Gunung Merapi di Jawa Tengah. Mereka menempatkan Mitsubishi Outlander PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) sebagai sumber listrik di lokasi bencana tersebut sejak 14 November 2020 lalu. Mobil seharga Rp 1.304 miliar itu ditempatkan di Kabupaten Boyolali. Selama berada di Boyolali, petugas telah beberapa kali memanfaatkan sumber listrik dari Outlander PHEV. Tenaga yang dihasilkan digunakan untuk menyalakan lampu dan beberapa peralatan listrik di posko tersebut lantaran kondisi di lapangan seringkali mengalami pemadaman listrik. "Kami sangat mengapresiasi langkah PMI yang mempercayai model PHEV kami untuk mendukung kegiatan di area terdampak dan memberikan kesempatan model tersebut untuk berkontribusi dan membuktikan kemampuan yang dimilikinya di area yang ekstrem. Kami harap Outlander PHEV dapat selalu memberikan bantuan untuk setiap aktivitas kemanusiaan yang dilakukan oleh PMI dan seluruh anggota PMI yang bertugas, dan masyarakat yang terdampak selalu dalam kondisi yang aman dan sehat,” tangkas Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT MMKSI dalam keterangan resminya hari ini, Rabu (25/11/2020). Outlander PHEV memiliki kemampuan dapat digunakan pada medan ekstrem karena didukung dengan teknologi SUV dan sistem penggerak empat roda (4WD). Selain itu, ada satu fungsi pada baterai Outlander PHEV yang bermanfaat untuk berbagai keadaan, rekreasional maupun darurat. Di samping sumber tenaga motor listrik, baterai dapat dieksploitasi guna memenuhi kebutuhan eksternal. Berfungsi selayaknya genset berdaya maksimal 1.500 watt dengan colokan tipe-F – seperti sumber listrik di rumah. Kemampuan discharging ini dimanfaatkan oleh petugas PMI.

Dukungan PMI

“Mitsubishi Outlander PHEV masih akan berada di Boyolali hingga awal Desember, atau bisa lebih lama jika kondisi darurat terjadi. Mobil ini digunakan sebagai salah satu unit tanggap darurat di beberapa posko evakuasi karena mobilitasnya, dan juga karena kemampuan discharging atau menyalurkan daya listrik. Jika di lokasi (pengungsian atau posko) pasokan listrik mengalami gangguan atau terputus akibat terdampak bencana erupsi Gunung Merapi, mobil eletrik yang kami kerahkan ini akan membatu memasok listrik,” ungkap Sekretaris Jenderal (Sekjen) PMI, Sudirman Said. MMKSI berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia di bidang kemanusiaan sejak 11 Desember 2019, melalui penyediaan satu unit Outlander PHEV untuk kegiatan tanggap bencana dan berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya. Selama pandemi Covid-19, Outlander PHEV telah membantu PMI untuk melakukan berbagai kegiatan kemanusiaan, di antaranya sebagai unit pendukung penyemprotan disinfektan, pendukung training tanggap bencana anggota TNI di Markas PMI, unit penyaluran bantuan untuk tenaga medis, dan yang terakhir sebagai pendukung tanggap darurat di area terdampak erupsi Gunung Merapi, Jawa Tengah.

Spesifikasi Outlander PHEV

Outlander PHEV punya kubikasi mesin bensin 2,4 liter plus dorongan dua motor listrik. Daya pacu memberi tenaga 126 Hp dan torsi 199 Nm. Sedang dari motor listrik di depan menyuplai 80 Hp serta torsi 199 Nm. Sedangkan di roda belakang 93 Hp plus momen puntir 195 Nm. Terpasang baterai lithium ion 13,8 kWh untuk memberi daya. Keunggulannya, Outlander PHEV punya tiga mode berkendara: EV Drive Mode, Hybrid Driving Mode dan Parallel Hybrid Mode. Outlander PHEV sudah dibekali sistem penggerak S-AWC (Super All Wheel Control). Konon membuat laju sang SUV gampang dikendalikan. Untuk fitur keamanannya sangat lengkap. Yang paling dasar, ia memakai struktur rangka Reinforced Impact Safety Evolution (RISE) dan Advanced Driver Assistant System (ADAS). Ditambah 7 airbags, Active Stability Control, Forward Collision Mitigation System dan Blind Spot Warning. RAJU FEBRIAN

Artikel yang direkomendasikan untuk anda