Beranda Review KOMPARASI: Suzuki Ignis GX vs Honda Brio RS

KOMPARASI: Suzuki Ignis GX vs Honda Brio RS

JAKARTA, Carvaganza.com – Sepekan ini, kehadiran Suzuki New Ignis jadi perbincangan publik otomotif. Maklum dengan diterapkannya #workfromhome dan #dirumahaja kemunculan Ignis jadi pusat perhatian. Berbagai penyegaran dilakukan Suzuki pada produknya itu. Tampilan eksterior terutama mendapat sematan baru di beberapa bagian. Apakah akan melenggang sendiri? Tentu saja tidak. Varian Suzuki Ignis GX tetap bersaing ketat dengan Honda Brio RS.

Hanya saja posisi Ignis kini tak semenguntungkan saat Brio pertama meluncur. Ubahan kosmetik yang dijalani berdampak pada peningkatan harga. Kini varian GX dibanderol lebih tinggi ketimbang Brio RS. Melihat kondisi ini, masihkah Ignis GX menjadi pilihan bijak?

Oke kita simak soal harga. Dahulu saat Brio RS pertama meluncur, harga Ignis GX lebih terjangkau. Selisih antara varian termahal mencapai Rp 12 juta pada September 2018. Kurang lebih satu setengah tahun berlalu, saat Suzuki resmi memasarkan versi facelift, posisi malah berbalik.

Kini Ignis GX diberi label Rp 190 juta untuk transmisi manual, atau Rp 200 juta buat Automated Gear Shift (AGS). Sementara itu, Honda menjual Brio RS manual Rp 184,3 juta dan CVT Rp 199,6 juta. Tidak terpaut jauh memang, tapi tetap saja lebih tinggi.

Tapi harga tentu bukan satu-satunya faktor. Kita coba liat poin yang lain:

Tampilan Eksterior

Ignis mendapat revisi, bukan berganti generasi, sehingga tidak ada perubahan mendasar. Ia tetap menjadi city car bergaya SUV, mereka sebut ‘Urban SUV’. Tak lain dan tak bukan adalah hatchback bersolek a la SUV, cocok bila Anda senang aura tangguh. Tampilannya ditegaskan lewat cladding hitam dan roof rail. Ground clearance mendukung gaya ini. Jarak terendah tubuh ke tanah sejauh 180 mm, berbanding 165 mm pada Brio, mencirikan ia berkemampuan lebih di medan tak bersahabat.

Punya ground clearance rendah bukan berarti Brio adalah hatchback yang loyo. Arahan desain berbeda. Honda lebih menguatkan karakter sporty. Tergambar di luar lewat berbagai tambahan pemanis seperti side skirt, diffuser, dan spoiler. Tak cuma itu, Brio RS memiliki settingan suspensi berbeda dari varian Satya untuk menyajikan karakter sporty tadi.

Baca juga: Suzuki New Ignis, Ini Detail Ubahan dan Harganya

Urusan desain sesuai selera masing-masing tapi kalau mengomparasi fitur eksterior, Brio terlihat ciut. Trim tertinggi mengenakan headlamp multi-reflektor dengan LED light guide saja. Ya, ada fog lamp dan sein LED dalam spion elektrik tapi rasanya tidak dapat mengimbangi kelengkapan milik Ignis. Pasalnya, selain membawa barang serupa, Suzuki membekali penerangan proyektor LED lengkap beserta DRL dan lampu kabut. Belum lagi fungsi manual leveling, mengisi penuh daftar kelengkapan.

Ukuran Ignis 3.700 x 1.690 x 1.595 mm (PxLxT) dengan wheelbase 2.435 mm. Brio ada di angka 3.815 x 1.680 x 1.485 mm dan jarak antar-poros 2.405 mm. Dimensi tubuh membuat Ignis menjanjikan nuansa roomy dan ruang duduk lapang lewat tinggi tubuh dan wheelbase panjang.

Jika senang permainan warna two-tone, Suzuki mempunyai tiga opsi kelir dwiwarna. Tinggal pilih antara Stargaze Blue beratap hitam atau silver, atau corak cerah Lucant Orange berpadu gebyuran hitam di atap. Di lain sisi Brio memadukan two tone hitam di warna Phoenix Orange Pearl saja.

Baca juga: Tak Repot, Honda Bawa Layanan Langsung ke Rumah Anda

Kelengkapan Kabin

Soal sarana hiburan. Brio menawarkan keunggulan berupa pemutar CD atau DVD dalam sistem infotainment. Sisanya serupa, seperti konektivitas eksternal melalui AUX, USB, dan Bluetooth, pengaturan audio lewat setir juga dimiliki masing-masing kontestan. Selain itu, Brio RS memiliki headrest tengah di baris kedua yang tidak dimiliki hatchback racikan Suzuki.

Begitupun Ignis GX, membawa ragam kelebihan ketimbang kompetitor. Walau perangkat AC digital menjadi standar, Suzuki menyematkan fungsi otomatis dan heater. Komponen ini membuat penentuan temperatur kabin akurat sesuai keinginan penumpang. Tak hanya itu, keyless entry sampai push start/stop button eksis dalam kabin disaat Brio masih memerlukan anak kunci. Melihat daftar ini tampaknya Ignis lagi-lagi terlihat unggul di sektor daftar kelengkapan.

Baca juga: Bedah Varian Suzuki New Ignis, Pilih GL atau GX?

Performa Mesin

Performa mesin seringkali dimenangkan Honda dalam berbagai kategori mobil mainstream. Benarkah kondisinya demikian saat melawan Ignis? Secara data output, mesin empat silinder 1.200 cc SOHC 16 katup milik Honda sanggup menghasilkan tenaga 90 PS. Unit K12M Suzuki – empat silinder 1.200 cc DOHC – menyiapkan 83 PS saja untuk dinikmati. Meski begitu, buncahan torsi Brio menorehkan 110 Nm, terpaut 3 Nm dari Ignis. Secara teori tanpa mempertimbangkan variabel lain, mesin Suzuki kuat untuk berakselerasi, dan Honda kencang saat sudah melaju.

Ekstrak putaran mesin kemudian sama-sama diterjemahkan ke roda depan. Opsi manual menggendong girboks 5 percepatan. Khusus tipe otomatis keduanya memiliki karakter berbeda. CVT Honda menyuguhkan rasa akselerasi halus, sementara AGS memberikan fleksibilitas pemilihan tingkat percepatan. Tentu ada kekurangan. Mode otomatis AGS berpindah dengan sangat lambat, sementara CVT mengompromikan respons akselerasi. Soal pengoperasian tanpa pedal kopling di perkotaan, jelas lebih nikmat Brio RS.

Baca juga: Dihantam COVID-19, Penjualan Honda Brio Jadi Andalan

Safety

Untuk fitur keselamatan keduanya nyaris sama persis. Dual SRS Airbag disertai fungsi pretensioner seatbelt hadir di depan. Empat penumpang dilindungi seatbelt tiga titik, sementara penumpang tengah di baris kedua hanya dua titik. Yang menjadi pembeda adalah tiga headrest di Brio melindungi leher dari kerasnya hantaman belakang bila terjadi kecelakaan, dan Ignis tersedia di samping saja. Peranti pengereman ABS + EBD aktif membantu manuver pengereman darurat agar mobil tetap terkontrol.

Persaingan Brio RS dan Ignis GX sudah tidak lagi terlalu dipengaruhi harga lantaran dibanderol nyaris setara. Jika senang karakter sporty bisa pilih Brio, menawarkan diri dengan mesin bertenaga. Lebih terjangkau pula terutama pada varian manual. Kalau ingin bergaya tangguh, Ignis GX dapat dibawa pulang. Fitur eksterior dan pemanja kabin memiliki daya tarik tinggi.

Baca Juga: Suzuki Ignis GX Facelift vs Honda Brio RS, Masihkah Ignis Menjadi Pilihan Bijak?

AHMAD KARIM | RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Kilas Histori Honda CR-V, Dipuncaki Dengan Lahirnya Hybrid dan PHEV (Bagian 2)

JAKARTA, carvaganza.com – Setelah mendapatkan perubahan besar di generasi ketiga, Hona CR-V mendapatkan suntikan facelift. Selain pada bagian eksterior, peremajaan juga diberikan pada interior....

Wuling Confero S 1.5L ACT, Punya Apa Saja untuk Bersaing di Segmen Panas LMPV

JAKARTA, Carvaganza -- Meski masih berusia muda, Wuling Motors termasuk merek yang berani bertarung di pasar otomotif Indonesia. Tak hanya berani mungkin juga cerdik....

Bersiap Masuk Pasar, Segini Estimasi Harga Kia Sonet

JAKARTA, Carvaganza.com - Kia Sonet berencana dipasarkan di Indonesia. Situs resmi Samsat DKI Jakarta sudah tertera dua tipe yang bakal dijual. Model pertama 1,5...

Tukar Tambah Suzuki Ada Cashback Sampai Rp 4 Juta di Auto Value

JAKARTA, Carvaganza -- Berbagai strategi pemasaran dilakukan para pemegang merek. Tak hanya jualan mobil baru, penjualan mobil bekas juga menggunakan berbagai trik untuk menarik...

Warna Baru Graphite Capsule, Lamborghini Urus Tampil Beda

SANT'AGATA BOLOGNESE, Carvaganza.com - Lamborghini Urus punya tampilan beda. Warna Graphite Capsule masuk dalam opsi, membuat wujud SUV pertama Lambo tampil lebih galak. Namun,...