Jual Lebih Dari 182 Ribu Unit Mobil Selama Pandemi, Toyota Masih Yang Terlaris Di Indonesia

JAKARTA, Carvaganza.com - Efek pandemi coronavirus memang jahat. Menurut data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), sepanjang Januari sampai Desember 2021 tercatat 578.327 unit kendaraan terjual. Angka penjualan ini sekitar setengahnya saja dari penjualan mobil secara ritel di 2019 yang mencapai 1.043.017 unit. Penurunan penjualan dialami oleh semua brand mobil di 2020, tak terkecuali Toyota.

Pada tahun 2019 Toyota Indonesia membukukan penjualan ritel sebanyak 331.004 unit dengan pangsa pasar sebesar 31,7 persen. Tahun lalu, ditantang kondisi pandemi Toyota hanya sanggup menjual 182.665 unit kendaraan secara ritel. Menariknya, meski penjualan Toyota menurun sebanyak hampir 150 ribu unit kendaraan, namun penjualannya sepanjang 2020 masih yang terbanyak di Indonesia. Toyota berhasil menguasai 31,6 persen pangsa pasar otomotif nasional. Peringkat kedua brand otomotif di Indonesia diduduki Daihatsu dengan 100.026 unit dan peringkat ketiga ditempati Honda yang menjual 79.451 unit kendaraan sepanjang 2020.

Sebetulnya penjualan Toyota di kuartal pertama (Q1) tak turun begitu jauh karena Toyota membukukan penjualan ritel 66.599 unit kendaraan. Tetapi pandemi coronavirus mulai mewabah yang mengakibatkan penjualan ritel Toyota berkurang sebanyak 60,4 persen atau menjadi hanya 26.363 unit kendaraan saja di kuartal kedua (Q2). Beruntung secara bertahap Toyota perlahan bangkit sehingga akhirnya mampu membukukan pertumbuhan 33,2 persen angka penjualan ritel pada kuartal ketiga (Q3) dibanding kuartal kedua (Q2). Bahkan di kuartal keempat (Q4) Toyota sanggup mencatat penjualan ritel 54.589 unit kendaraan atau meningkat sebesar 55,5 persen dari kuartal sebelumnya.

Usaha Toyota untuk bangkit memang bukan perkara mudah. Produsen mobil asal Jepang itu melakukan beberapa upaya di tengah kondisi pandemi. Sepanjang 2020 mereka meluncurkan 13 mobil baru. Toyota juga menghadirkan sejumlah program baru yang menyesuaikan dengan kondisi pandemi COVID-19 mulai dari pameran otomotif virtual (Toyota Virtual Expo), program penjualan menarik (Toyota Spektakuler dan Deal Cermat), penawaran program kepemilikan (KINTO) hingga menghadirkan aplikasi Toyota Chatbot, mToyota dan Halobeng.

Lexus EX300e

“Kami bersyukur upaya kami dalam mendukung mobilitas mendapat sambutan baik dari pelanggan dan masyarakat luas. Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Selanjutnya, kami akan terus berupaya untuk menciptakan mobility happiness for all,” kata President Director PT. Toyota-Astra Motor, Susumu Matsuda.

Sepanjang 2020, segmen MPV (Muti Purpose Vehicle) Toyota masih menopang penjualan ritel Toyota. Total 57,6 persen atau 105.274 unit penjualan Toyota sepanjang 2020 adalah MPV. Toyota Avanza tetap jadi mobil terlarisnya dengan penjualan sebanyak 40.728 unit atau berkontribusi sebesar 38,7 persen di segmen MPV Toyota. Sedangkan MPV Toyota lainnya, Kijang Innova turut berkontribusi sebanyak 28,5 persen atau terjual sebanyak 29.952 unit.

Kendaraan jenis SUV (Sport Utility Vehicle) menjadi penyumbang penjualan terbesar kedua Toyota. Sepanjang 2020 terjadi 47.995 pembelian SUV Toyota atau menyumbang kontribusi sebanyak 26,8 persen dari total penjualan ritel Toyota. SUV terlarisnya jelas low SUV Toyota Rush dengan angka penjualan ritel sebanyak 34.528 unit atau 719 persen dari segmen SUV Toyota.

Kendaraan Elektrifikasi

Menariknya di 2020 Indonesia ikut diramaikan oleh hadirnya kendaraan elektrifikasi. Beberapa produsen mulai berani menjual mobil bertenaga listrik sepenuhnya. Toyota sebetulnya juga punya mobil full electric melalui brand Lexus, yakni Lexus UX300e. Kalau Toyota sendiri masih fokus menjual kendaraan hybrid mereka. Saat ini Toyota menjual 10 produk bermesin Hybrid dan 1 mobil plug-in hybrid. Walaupun masih didukung dengan mesin pembakaran konvensional, mobil hyrbrid masih masuk dalam kendaraan elektrifikasi karena didukung motor elektrik sebagai tenaga penggeraknya.

Toyota mengklaim tren elektrifikasi di tahun 2020 meningkat. Pertama kali Toyota menjual kendaraan elektrifikasi pada 2009, rata-rata penjualannya per bulan hanya dua unit saja. Pada 2015 Toyota mengaku menjual sekitar 15 unit mobil hybrid per bulan. Pada 2020 lalu, Toyota sepertinya cukup bangga dengan rata-rata penjualan 86 unit kendaraan elektrifikasi per bulan.

Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota Astra Motor mengatakan bahwa dengan menyediakan banyak lini kendaraan elektrifikasi Toyota juga ingin membangun ecosystem agar lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan pengalaman berkendara dengan kendaraan listrik.
RIZKI SATRIA

Artikel yang direkomendasikan untuk anda