Beranda Updates Jangan Abai! Perhatian 3 Hal ini Saat Mudik Menggunakan Tol Trans Jawa

Jangan Abai! Perhatian 3 Hal ini Saat Mudik Menggunakan Tol Trans Jawa

Ilustrasi (Foto: mitsubishi.co.id)

JAKARTA, 23 Mei 2019 – Jalan tol Trans Jawa yang sudah menyambungkan Merak di Banten hingga Purbolinggo di Jawa Timur akan dimanfatkan jutaan orang untuk mudik di Hari Raya Idul Fitri 1440 H tahun ini. Nah, berkaitan dengan itu apa saja yang harus disiapkan dan diperhatikan pemudik?

Rifat Sungkar, pereli nasional sekaligus Direktur Utama Rifat Drive Labs sebuah konsultan yang bergerak dalam bidang keselamatan berkendara, mengatakan kesiapan kendaraan dan juga fisik jelas menjadi yang utama. Perjalanan ratusan bahkan ribuan kilometer tentu saja membutuhkan kesiapan mobil dan juga kondisi fisik prima.

Tapi Rifat Sungkar mengatakan ada beberapa hal lain yang juga tak kalah penting.

1. Konsumsi BBM

“Kita tidak pernah tahu berapa konsumsi bahan bakar kita,” kata Rifat. Ia mengatakan perjalanan sehari-hari tentunya akan berbeda dengan perjalanan mudik sehingga BBM di fuel tank harus menjadi perhatian. Meski Pertamina menyatakan kesiapannya melayani konsumen di Tol Trans Jawa namun Rifat menyarankan lebih baik berjaga-jaga. “Ini penyakit nomor 1, jangan nanti dulu, nanti di depan. Kita tidak pernah tahu konsumsi bahan bakar kendaraan kita. Jadi isi di SPBU yang terdekat,” kata dia.

2. Penerangan Malam Hari

Hal yang juga tak kalah penting menurut Rifat adalah penerangan. Sebagai infrastruktur baru, kondisi jalan mungkin lebih baik dan mulus namun fasilitas penerangan untuk malam hari masih kurang. Rifat menyarankan untuk membawa barang-barang spotlight atau yang menyala jika terkena cahaya. “Bisa stiker atau rompi yang menyala, sehingga bisa terlihat dari jauh,” kata dia.

Baca juga: Pertamina Sediakan 112 Titik Layanan BBM di Tol Trans Jawa
Baca juga: Jaga Kondisi Pemudik, Tol Trans Jawa Siapkan Puluhan Rest Area
Baca juga: Anda Mudik? Segini Dana yang Harus Disiapkan untuk Bayar Tol Trans Jawa

Spotlight ini sangat diperlukan apalagi untuk truk atau mobil berukuran besar. “Jangan pakai lampu, dari jauh kecil tapi ketika dekat baru tahu itu kendaraan besar. Jika spotlight berukuran besar dari jauh sudah keliatan dan ketahuan kalau di depan ada kendaraan besar,” kata Rifat.

3. Rest Area

Pemerintah dan Jasa Marga berencana untuk menjalankan sistem one way atau satu arah. Ruas tol yang akan digunakan untuk sistem one way adalah Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Cipali. Nantinya, jalan tol tersebut hanya bisa dilalui oleh kendaraan dari arah Jakarta saat arus mudik. Pelaksanaan one way khusus untuk mudik akan diberlakukan pada tanggal 30-31 Mei dan 1-2 Juni.

Adapun saat arus balik, hanya dapat dilalui kendaraan ke arah Jakarta. Sementara untuk arus baliknya, one way berlaku mulai tanggal 8-10 Juni.

Rifat mengatakan hal ini juga harus diperhatikan terutama bagi mereka yang menggunakan jalur balik. Saat akan menggunakan rest area atau SPBU. “Kalau yang di kiri sudah biasa, karena itu memang pintu masuk (slow in). Tapi yang di kanan, akan bertemu dengan belokan patah (fast out) karena biasanya digunakan sebagai jalan keluar. Jadi perlu rambu-rambu yang jelas dan juga penyebaran informasi,” kata Rifat.

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza