Beranda Features Ini 9 Mobil yang Gagal Diluncurkan Gara-Gara Geneva Motor Show Batal

Ini 9 Mobil yang Gagal Diluncurkan Gara-Gara Geneva Motor Show Batal

GENEVA, Carvaganza.com – Perhelatan Geneva Motor Show 2020 batal digelar. Sedianya pameran otomotif bertaraf internasional itu, menjadi ajang dunia untuk menampilkan inovasi terbarunya. Peserta pameran harus berbesar hati, lantaran pembatalan palagan karena dampak virus Corona yang mengancam.

Edisi ke-89 ajang ini tadinya akan dilangsungkan pada 7-17 Maret 2020. Pembatalan dilakukan hanya 3 hari menjelang acara di Palexpo, Grand-Saconnex, Switzerland, dibuka. Inilah ajang pertama di Geneva yang dibatalkan setelah Perang Dunia II. Padahal tadinya, banyak brand dunia yang akan menggunakan event ini untuk memperkenalkan model-model barunya. Dari Porsche, Bentley, Koenigsegg dan banyak lainnya.

Persiapan berbulan-bulan untuk ajang 11 hari itu batal terlaksana. Toh, hal itu tak membuat pabrikan kehilangan akal. Mereka membuat Plan B untuk mengenalkannya lewat caranya sendiri-sendiri. Ada yang melalui metode livestreaming dan mengambil lokasi berbeda. Bagaimanapun, momen peluncuran yang sudah dijadwalkan harus tetap berjalan. Berikut detailnya seperti dinukil dari Motor1.

Baca juga: Gelaran-Gelaran Akbar Otomotif Terancam Oleh Virus Corona

Bentley Mulliner Bacalar

Pengenalan Balacar grand tourer tadinya adalah langkah Bentley untuk memperkuat statusnya di segmen ultra-luxury. Mobil ini hanya dibangun 12 unit. Masing-masing pemilik mendapat kesempatan eksklusif bekerja dengan tim desain untuk mengkustom kendaraannya. Supercar teranyar Bentley ini punya tampilan unik. Didesain gaya agresif tanpa memiliki atap, mobil ini merupakan model Continental GT Convertible. Mengusung pelek masif 22-inci, tubuhnya dikelir three-tone eksklusif. Yang menarik, satu-satunya komponen yang mengambil dari Continental GT adalah gagang pintu.

Interior dibuat simpel dengan garis tegas dan permukaan datar. Banyak tombol diselipkan untuk mengatur fitur tertanam, terutama di konsol tengah. Yang menarik dasbor terbuat dari kayu riverwood super langka berusia 5 ribu tahun. Berasal dari kayu mati yang ditemukan di berbagai area, seperti pinggir danau atau sungai di Fenlands, Anglia Timur, Inggris. Jantung mekanisnya menggunakan W12 twin-turbo 6,0 liter, yang menghasilkan 659 PS dan torsi 904 Nm. Bacalar dapat melesat 0-100 km/jam dalam 3,5 detik. Harganya? Prediksi £ 1,5 juta (Rp 28 miliar).

Hyundai Prophecy Concept EV

Pabrikan asal Korea ini membuat kejutan. Mereka tidak meniru Tesla, namun membangun pesaingnya. Mengadopsi desain 45 concept yang dikenalkan tahun lalu, Prophecy tampil lebih futuristik. Walau memang gayanya seolah mengambil dari Porsche 911 yang khas. Terlepas dari itu, berbagai teknologi terkini dengan gaya unik diimplementasikan. Sektor penerangan pixel di headlamp, taillight dan spoiler.

Kendaraan listrik sepenuhnya alias RV ini tak menggunakan kemudi konvensional karena sebuah kendaraan otonom. Pengaturan melalui sebuah joystick. Belum ada informasi lebih jelas, apakah mobil konsep ini bakal diwujudkan jadi model produksi. Lantaran masih konsep taka da juga informasi soal spesifikasi dan harga.

Koenigsegg Gemera

Highlight untuk megacar Koenigsegg ini adalah tenaganya luar biasa besar. Bayangkan sebuah mobil dengan daya 1.723 PS dan torsi 3.500 Nm. Kemampuan ini didapatkan lewat kombinasi mesin konvensional dengan motor elektrik. Jantung mekanis tergolong kecil, hanya tiga silinder kapasitas 2.0-liter. Ia diperkuat teknologi twin-turbocharged yang menghasilkan 608 PS. Perpaduan dapur pacunya mampu melesatkan Gemera 0-100 km/jam dalam 1,9 detik. Menariknya, dapat meminum biofuel reusable, sehingga sangat ramah lingkungan.

Tak hanya performa mesin, teknologi yang diterapkan juga lengkap. Misalnya, ada pemanas dan cup holder yang mampu mendinginkan. Walau penggunanya bakal lebih fokus ke performa, tapi Koenigsegg tetap menyematkan perangkat hiburan di depan dan belakang. Bayangkan, speakernya berjumlah 11 buah. Termasuk pengisi daya smartphone nirkabel. Pabrikan asal Swedia ini pun hanya membuat 350 unit Gemera.

Mansory Audi RS6 Avant

Tadinya Audi sudah menyiapkan tunggangan sporty yang mendapat sentuhan Mansory. Nama ini tak asing lagi di kalangan pecinta modifikasi. Perusahaan yang asalnya juga dari Jerman ini menguatkan tampilan Audi RS6 Avant menjadi lebih liar dan garang. Corak hitam jet disapukan ke seluruh tubuh, kemudian diberikan aksen berupa racing stripe kuning. Begitu pula kaliper rem, pelek 22-inci dan sedikit di front lip.

Jantung mekanis turut kena otak-atik. Diperkuat mesin twin-turbo 4,0 liter, RS6 Avant karya Mansory dibuat makin bertenaga. Kini dayanya mencapai 729 PS dengan torsi 1.000 Nm. Energi sebesar itu menghantarkan akselerasi dari 0-100 km/jam dalam 3,2 detik.

Mercedes-AMG E53

Lini E-Class kian lengkap dengan kehadiran E53 AMG. Dijadwalkan meluncur saat Geneva Motor Show 2020 ini. Ia adalah model yang memiliki perpaduan seimbang antara kemewahan dan performa liar. Mempercayakan mesin sama seperti sebelumnya, enam silinder segaris 3.0-liter, mampu menyemburkan tenaga 434 PS dan torsi 520 Nm. Walau begitu, wujudnya dibikin makin atraktif dengan grille baru.

Perangkat di dalamnya mampu menunjang kenyamanan pengguna. Infotainment MBUX baru dengan layar sentuh utama 12,3-inci berpadu panel instrumen digital yang juga berukuran sama. Keren. Terdapat pula touchpad di konsol tengah untuk mengontrol head unit. Sehingga menambah kesan eksklusif dan canggih.

Morgan Plus Four

All-new Plus Four, unit terbaru dari Morgan yang benar-benar baru. Mobil bergaya klasik ini dikatakan hanya mengambil 4 persen dari komponen model terdahulu, Plus Four. Ditujukan untuk dua penumpang, struktur aluminium memenuhi tubuhnya.

Meski tampilannya klasik jangan tertipu. Mobil ini menggunakan mesin empat silinder yang ditunjang turbocharged untuk pertama kalinya. Dapur pacu 2.0-liter mampu menciptakan 258 PS dan 399 Nm. Ini dipasangkan ke sistem transmisi manual 6-speed atau otomatis 8-speed. Walau tak menyuguhkan performa bak supercar, tapi harganya mencapai Rp 1,1 miliaran.

Porsche 911 Turbo S

Posrche sedianya juga akan menggunakan Geneva Motor Show 2020 untuk unjuk gigi. Unit 911 Turbo paling bertenaga akhirnya dihadirkan Porsche. Wujudnya mungkin tak bakal membuat orang tercengang. Seperti biasa Porsche menyelipkan gaya khas klasik. Seberapa bertenaga mobil ini?

Di balik kapnya terdapat mesin yang menghasilkan 648 PS. Terbesar dalam sejarah hidup 911. Klaimnya, sprint dari posisi nol ke 100 kpj dalam 2,6 detik. Urusan pengendalian, ada fitur active aero yang meningkatkan aerodinamika. Konsumen yang tertarik untuk memiliki akan dikenakan harga dasar $200 ribu atau Rp 2,8 miliar.

Renault Morphoz Concept

Lalu ada Renault yang rencananya memamerkan mobil konsep, Morphoz di Geneva Motor Show. Mobil berpenampilan super futuristik ini punya keunikan tersendiri. Teorinya, sebuah SUV bertenaga elektrik tapi bisa ditransformasi menjadi crossover coupe. Ya, secara teknis bisa memanjang 15 inci dalam hitungan detik. Sehingga biasa ada area tambahan untuk baterai ekstra. Ini tentu akan membantu pengguna dalam memenuhi kebutuhan sesuai kondisi.

Ketika di tengah kota, dimensi yang lebih kecil memungkinkannya bermanuver dengan lincah karena kompak. Namun, saat membutuhkan ruang bagasi besar dan tambahan daya untuk perjalanan jauh, Morphoz bisa mengakomodir.

McLaren 765LT

Th McLaren 720S menjadi model terakhir dari pabrikan supercar asal Inggris tersebut yang menjadi ubahan Longtail. Transformasinya menjadi 765LT. McLaren menggunakan berbagai perangkat di 720S dan mengutak-atik menjadi bertenaga 755 hp.

Dari tampilan, McLaren membuat front splitter lebih besar, bobot yang lebih ringan, dan ubahan pada suspensi. Hasilnya, McLaren mengklaim mobil ini bisa melesat 2,7 detik untuk mencapai 0-100 km/jam. Belum ada harga resmi namun diperkirakan dibanderol US$ 375 ribu dan hanya dibuat 375 unit saja di seluruh dunia.

Sumber: Motor1

Baca juga: Jajaran Mobil Gagal Unjuk Gigi di Geneva Motor Show 2020

MUHAMMAD HAFID | RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

TEST DRIVE: Nissan Kicks e-Power, Maximum Trip Ke Timur Jawa (Bagian 2)

JAKARTA, Carvaganza.com - Dalam pengujian Maximum Power bersama Nissan Kicks e-Power, kami mencoba mencari jawaban atas pertanyaan; Apakah benar ia adalah crossover terhebat? Atau...

Toyota Virtual Expo, Beli Mobil Berhadiah Kalung dan Emas

JAKARTA, Carvaganza -- Toyota makin gencar melakukan strategi pemasaran lewat digital selama masa pandemi Covid-19. Kali ini, Toyota menggelar Toyota Virtual Expo berskala nasional...

Mercedes-Benz GLA & GLB Terbaru Meluncur, Lengkapi Line-Up SUV di Indonesia

JAKARTA, Carvaganza.com – Keluarga model SUV kompak Mercedes-Benz di Indonesia semakin lengkap, dengan resmi hadirnya dua model baru. Generasi baru Mercedes-Benz GLA telah meluncur...

Tesla Kembangkan Baterai Baru Demi Mobil Listrik Murah

SAN CARLOS, Carvaganza.com – Sebagai salah satu pionir di pasar otomotif elektrifikasi, Tesla Motors mengumumkan sedang mengembangkan teknologi baru. Inovasi yang tengah dikembangkan ini...

TEST DRIVE: Nissan Kicks e-Power, Maximum Trip Ke Timur Jawa (Bagian 1)

JAKARTA, Carvaganza.com - Nissan Indonesia kini punya strategi baru. Tahun lalu, di Hong Kong, rencana besar mereka untuk Indonesia di 2020 adalah merilis model...