Beranda Updates Hadapi Lebaran, Pertamina Siapkan Stok BBM di Jalur Mudik

    Hadapi Lebaran, Pertamina Siapkan Stok BBM di Jalur Mudik

    SURABAYA, 5 Mei 2019 – Jelang puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini, khususnya pada masa arus mudik dan balik, PT Pertamina Persero memberi perhatian pada ketersediaan BBM khususnya Gasoline di jalur mudik. Hal ini menyusul menyusul mulai beroperasinya tol Tol Trans-Jawa dari Merak, Banten, hingga Pasuruan, Jawa Timur.

    Rustam, Unit Manager Communication & CSR MOR V mengatakan konsumsi normal harian BBM jenis Gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) di Jatim pada kondisi normal sebesar 12.900 kilo liter (KL). Sedangkan untuk Gasoil (Biosolar, Dexlite serta Pertamina Dex) berada pada kisaran volume 5.900 KL/hari.

    Pertamina memprediksi terjadi kenaikan konsumsi di Jatim sebesar 12% untuk produk Gasoline, sementara produk Gasoil mengalami penurunan konsumsi sekitar 8%. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu, 29 Mei 2019 dan Jumat, 31 Mei 2019, sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada hari Sabtu-Minggu tanggal 8-9 Juni 2019 dan puncak berikutnya di 15-16 Juni 2019.

    Untuk memberi kenyamanan para pengendara yang melalui jalur tol, Pertamina akan menyiapkan 8 (delapan) SPBU di jalur tol sepanjang Surabaya – Ngawi. Sementara di jalur tol Surabaya-Malang dan Surabaya-Probolinggo, juga akan disiapkan 8 (delapan) SPBU. SPBU tersebut ada yang berupa SPBU reguler maupun SPBU modular.

    “Bentuk SPBU, apakah reguler, modular atau Kiosk menyesuaikan ketersediaan lahan di rest area. Kalau areanya besar, dibuat SPBU reguler,” kata Rustam.

    SPBU Baru

    Pertamina melengkapi jaringan SPBU di jalan tol Trans Jawa. Pertamina mulai Jumat (3/5/2019) kemarin mulai melakukan uji operasi di SPBU 51.611.41, yang berada di Ruas Tol Trans Jawa KM 725A (Mojokerto-Surabaya), tepatnya di sisi arah menuju Surabaya.

    SPBU reguler ini menyediakan produk mulai Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite, Biosolar, Dexlite, dan Pertamina Dex. Menempati lahan seluas 2.000 meter persegi, SPBU ini dibangun sejak Januari 2019, dan dioperasikan oleh PT Pertamina Retail, anak usaha Pertamina.

    “Kapasitas total SPBU ini sebesar 420 kilo liter, jadi minimal 60 KL per produk. Kita lihat dulu perkembangannya, kalau dibutuhkan bisa kami tambah,” kata Rustam.

    Ditargetkan, pada minggu pertama bulan puasa nanti, satu lagi SPBU reguler di ruas tol yang sama akan diuji operasi. “SPBU 51.632.21di rest area Ruas Tol Trans Jawa KM 575B (Madiun-Ngawi), di jalur arah keluar Surabaya, ditargetkan juga bisa mulai operasi di minggu pertama Mei ini,” kata Rustam.

    SPBU di Desa Ngela Kec. Paron Kab. Ngawi ini berada di area seluas 2.000 meter persegi. Saat ini SPBU disiapkan untuk melayani penjualan produk Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite, Biosolar, Dexlite, dan Pertamina Dex, dengan kapasitas tangki timbun total 434 KL.

    RAJU FEBRIAN

    Video Terbaru Youtube Carvaganza



    Last Updates

    Toyota Gandeng Pabrikan China Kembangkan Mobil Listrik

    TOKYO, 12 November 2019 – Langkah strategis telah diambil oleh Toyota untuk mengembangkan industri mobil listriknya di masa depan, dengan menggandeng salah satu pabrikan...

    Pajak BBN DKI Jakarta Naik Jadi 12,5 Persen, Berlaku Bulan Depan

    JAKARTA, 12 November 2019 – Pemilik kendaraan di DKI Jakarta siap-siap ya. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menaikkan pajak Bea...

    Honda Jazz dan Brio Speed Challenge Seri 6 ada Juara Baru

    JAKARTA, 12 November 2019 – Dua nama baru naik podium untuk pertama kalinya pada ajang Honda Jazz Speed Challenge (HJSC) dan Honda...

    Nissan Aktif Edukasi Mobil Listrik ke Masyarakat Indonesia

    JAKARTA, 12 November 2019 – Komitmen Nissan memperkenkan kendaraan listrik ke masyarakat Indonesia terus ditunjukkan dalam berbagai kegiatan, termasuk melalui edukasi. Ini sebagai langkah...

    5 Tips Mobil Bekas Tetap Dihargai Tinggi a la Daihatsu

    SURABAYA, 12 November 2019 – Survey yang dilakukan Daihatsu menunjukkan jika tingkat permintaan mobil baru sebagai mobil pengganti terus meningkat...