Beranda Updates GIICOMVEC 2020: DFSK Perkenalkan Minivan Bertenaga Listrik

GIICOMVEC 2020: DFSK Perkenalkan Minivan Bertenaga Listrik

JAKARTA, Carvaganza.com — PT Sokonindo Automobile, pemegang merek Dongfeng Sokon (DFSK) di Indonesia, akhirnya resmi memperkenalkan minivan terbarunya di pameran mobil komersial GIICOMVEC 2020 hari ini, Kamis (5/3/2020) di Jakarta Convention Center, Senayan. Diberi nama DFSK Gelora.

Kehadirannya menambah line-up komersial yang sebelumnya dimiliki yaitu Super Cab. Model ini ditawarkan dalam dua varian yakni minibus untuk mengangkut penumpang dan blind van untuk mengangkut barang.

Tapi ada yang menarik. DFSK menawarkan penggerak yang berbeda. Disediakan dua opsi jantung pacu yaitu Elektrik alias listrik dan mesin bensin biasa.

Apa keunggulannya?

Baca juga: DFSK Super Cab Made in Indonesia Diekspor ke Maroko

Gelora E

Keputusan DFSK memasarkan Gelora versi niremisi, atau bernama DFSK Gelora E ini tentunya patut disimak. Ia menjadi Minibus pertama di Tanah Air dengan jantung elektrik murni yang dijual APM. Tak sembarangan, kapasitas baterai mencapai 41,4 kWh, yang membuatnya sanggup melaju hingga 305 km dari keadaan penuh. Sementara motor listriknya, menyumbang tenaga 73 Hp dan torsi mencapai 191 Nm. Cukup besar untuk mobil sekelas ini.

Sistem pengisian daya dibagi dua, normal dan fast charging. Normal dalam artian standar rumahan, memakan waktu semalaman atau sekitar 8 jam sampai terisi penuh. Posisi lubangnya agak unik, berada di balik logo pada grill.

Lantas di lubang berbeda – tempat mulut tangki bensin pada versi mesin bakar – adalah slot fast charging. Dalam waktu 30 menit saja, sisa baterai 20 persen bisa mencapai 80 persen. Sementara jika dari keadaan kosong, proses pengisian masih tetap singkat. Cukup memakan waktu dua jam.

Baca juga: Pastikan Kenyamanan, DFSK Jamin Ketersediaan Suku Cadang Glory 560

Penyalur daya ke roda belakang sudah terkoneksi gearbox berjenis otomatis. Untuk mengoperasikan transmisi pun layaknya mobil mewah, memakai kenop putar di tengah konsol. Lengkap dengan cahaya di tiap huruf, sesuai posisi gear.

Tertera tulisan R,D,N dan E di sekeliling. Ada yang absen bukan? P atau Parking memang tak disediakan, jadi jangan lupa tarik rem tangan kala parkir. Sementara E, berarti mode berkendara Economic, sehingga konsumsi daya lebih efisien. Versi ini juga dilengkapi fitur EPS, ABS, serta EBD. Prediksinya DFSK Gelora E dilego mulai rentang Rp 469 – 479 jutaan, untuk tipe BV dan Rp 489 – 499 juta, untuk tipe MB. Taksiran harga Gelora versi listrik ini sudah termasuk bea cukai dan belum dalam hitungan pajak barang mewah.

“Kami secara aktif memahami tren penghematan energi dan perlindungan lingkungan. Juga membangun ekosistem kendaraan listrik. DFSK bersedia menjadi penjelajah dan pelopor di era kendaraan listrik Indonesia. Kami kerja bareng pemerintah, perusahaan terkait. Termasuk setiap konsumen untuk mempromosikan pengembangan kendaraan listrik Indonesia,” papar Franz Wang, Managing Director Sales Centre DFSK di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (5/3).

Baca juga: DFSK: Pasokan Aman, Tak Terganggu Wabah Virus Corona

Gelora

Berbeda lagi pada versi mesin bakar. Gelora satu ini memakai transmisi manual 5-speed. Tak ada opsi otomatis. Dan tentunya, di balik jok pengendara berisikan jantung pacu 1.5 liter dengan output 113 Hp dan torsi 148 Nm. Daya kudanya unggul ketimbang versi listrik, namun torsinya jelas kalah jauh.

Kedua versi sama-sama memiliki sub varian lagi, minibus dan blind van. Versi penumpang ini disediakan dalam format 7, 8, 9, hingga 11 tempat duduk. Dimensinya tergolong luas ketimbang kompetitor sekelas, semacam Daihatsu Gran Max. Total panjang mencapai 4,5 meter, lebar 1,68 meter dan tinggi 1,96 meter. Bahkan wheelbase, setara Toyota Alphard, 3,05 meter. Maka disisipkan 11 orang pun bukan menjadi masalah bagi Gelora.

Untuk Blind Van, tak sama sekali berbeda. Berat bersih persis di angka 1.290 kg dan gross weight 1.970 kg. Namun yang jelas, bagian belakang siap menelan berbagai barang karena kursi penumpang ditanggalkan. Volume ruang belakang jika ditotalkan sebesar 5,1 m kubik. Di Indonesia, DFSK menyodorkan harga estimasi saja bagi unit anyar. Gelora reguler rencananya dibanderol dengan harga Rp 185 -189 juta untuk tipe Minibus dan Rp 175 – 179 juta untuk tipe Blind Van.

Bagaimana pendapat Anda?

Baca juga: GIICOMVEC 2020: DFSK Luncurkan Minibus Listrik, Harga Mulai Rp 460 Jutaan

HELMI ALFRIANDI | RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Rolls-Royce Ghost Extended Meluncur, Penambahan Dimensi Dibungkus Kemewahan

GODWOOD, Carvaganza.com - Belum genap sebulan sejak resmi diluncurkan, Rolls-Royce merilis model tambahan untuk Ghost. Yakni Ghost Extended dengan  penambahan dimensi panjang untuk memberikan...

Peugeot 508 PSE Mendebut, Versi Performa Berjantung Plug-in Hybrid

PARIS, carvaganza.com - Peugeot telah merilis model paling bertenaga dalam jajaran produknya. Adalah 508 Peugeot Sport Engineered (PSE) yang merupakan hasil besutan divisi performa...

50 Tahun Mitsubishi Motors, Ini Kata Brand Ambassador Mereka

JAKARTA, Carvaganza -- Mitsubishi Motors Corporation (MMC) merayakan usianya yang ke-50 tahun ini. Artinya MMC sudah diresmikan sejak 50 tahun lalu, meski Mitsubishi sendiri...

F1: Bottas Ambisius Ingin Jegal Hamilton di GP Rusia 2020

SOCHI, Carvaganza.com - Di Formula 1 saat ini, Valtteri Bottas menjadi satu-satunya penantang realistis Lewis Hamilton untuk merebut kejuaraan dunia. Saat ini F1 2020...

Toyota dan Mitsubishi: Kita Wait and See Keputusan Pajak Nol Persen

JAKARTA, Carvaganza.com -  Rencana mengnolkan pajak untuk penjualan kendaraan baru menjadi sangat menarik. Diskusi di ruang-ruang publik pun terbangun, karena kalau itu terealisasi publik...