Ferrari Ungkap Alasan Depak Vettel untuk Sainz

MARANELLO, Carvaganza.com – Ferrari dan Sebastian Vettel telah sepakat tidak akan meneruskan kontraknya untuk tahun 2021. Melalui siaran pers, kedua pihak menyatakan tidak ada kesamaan keinginan yang ingin dituju. Kini Ferrari kembali buka suara soal alasannya tidak pertahankan Vettel. Mattia Binoto, bos tim Ferrari mengungkapkan langsung alasannya, yang berujung pada ditunjuknya Carlos Sainz untuk mengisi kursi Vettel musim depan. Keputusan berpisah disebut atas kemauan bersama antara kedua belah pihak. Menurut Binoto, tim sudah yakin dengan keputusan yang diambil tersebut tepat, untuk melepaskan sang mantan juara dunia empat kali. “Kami menutup sebuah siklus dengan Sebastian. Sebastian telah bekerja di tim kami selama enam tahun. Saya mengagumi Sebastian, saya mengaguminya sebgai pribadi dan pembalap profesional. Saya menghargai dia,” kata Binoto, dilansir Motorsport. Ia mengatakan banyak alasan pengambilan keputusan ini. “Di luar itu, selama beberapa pekan terakhir, dunia telah berubah, tidak hanya dari sudut pandang ekonomi, tetapi juga dari sudut pandang teknis dan olahraga. Ada tantangan di depan, dan hambatan yang akan sulit, kami meletakkan fondasi untuk masa depan kami, dan kami ingin memiliki perspektif yang spesifik. Kami bicara dengan Sebastian, dan ternyata kami tidak memiliki tujuan yang sama, baik tujuan jangka pendek maupun panjang," tambah dia.

Penujukan Sainz

Sainz telah ditunjuk dan diumumkan sebagai pendamping Charles Leclerc mulai tahun depan, melahirkan duet pembalap muda bagi Ferrari. Ini akan menjadi pertama kalinya Ferrari tidak memiliki pembalap berstatus juara dunia sejak puluhan tahun. Sebelum F1, Leclerc adalah juara F2 2017 dan Sainz juara World Series 3.5 by Renault 2014. Binoto menyebut Sainz akan sanggup membantu tim memaksimalkan performa bersama Leclerc. Ferrari mengikat anak mantan juara WRC itu dengan kontrak dua tahun, sampai 2022.

Pujian Binoto

“Sainz adalah tambahan yang bagus. Dia sangat cerdas, sangat muda, tetapi dia telah berpartisipasi selama lima tahun sebelumnya,” kata Binoto. “Dia pembalap yang kuat dan andal yang telah mencetak banyak poin kejuaraan selama balapan, dan saya percaya itu untuk kami, dia pembalap hebat untuk dipasangkan denagn bakat murni Charles, dia bisa berkembang dan menang.” 2019 menjadi musim terbaik Sainz yang berhasil meraih posisi keenam klasemen pembalap, bersama McLaren. Pembalap bredarah Spanyol itu melakoni debut bersama Toro Rosso, kemudian pindah ke Renault pada 2017, dan membela McLaren pada 2019. Sumber: Motorsport WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda