Corolla Cross, Senjata Baru Toyota Penuhi Banyaknya Kebutuhan Konsumen

JAKARTA, Carvaganza.com - Corolla Cross akhirnya mendarat di Tanah Air. Menyusul Thailand yang lebih dulu memasarkan. Wujudnya bukan sedan. Walau ada nama Corolla, mobil menganut desain SUV. Ini adalah usaha pabrikan otomotif Jepang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Kehadiran model kompak itu sebenarnya sudah menjadi bagian dari rencana jangka panjang untuk platform TNGA (Toyota New Global Architecture). Beberapa model dari beragam segmen dihadirkan secara bertahap, dan kini tiba segmen kompak.

Penguatan lini dengan memperbanyak model menggunakan satu platform memang banyak dilakukan brand otomotif. Honda contohnya. Membangun Civic dan CR-V dalam satu basis. Corolla Cross sendiri menganut TNGA-C, sama dengan Corolla. Pengaplikasian strategi ini lebih hemat ongkos produksi. Lantaran tidak perlu mengembangkan dari awal.

Menariknya, Toyota tak mengusung nama berbeda seperti Honda, yang membedakan model. Toyota tampaknya ingin memasukkan versi Cross dalam keluarga Corolla. Layaknya merek lain yang lebih dulu mengaplikasikan. Mitsubishi dengan Xpander Cross, yang merupakan transformasi SUV dari Xpander. Kemudian Suzuki XL7 hasil ubahan dari mobil keluarga Ertiga. Konsep semacam ini bisa saja menjamah line-up Toyota lain. Pasalnya, Yaris Cross sedang dipersiapkan tahun ini. Ya, versi SUV kompak dari hatchback Yaris.



Bukan hal sulit bagi Toyota mentransformasi Corolla yang pertama kali hadir pada 1966. Seiring regenerasi, beberapa bentuk dihadirkan : wagon, coupe dan hatchback. Kali ini SUV dipilih. Wajar, mengingat model itu tengah diminati secara global, termasuk di Tanah Air. Soalnya, kemampuan melintasi berbagai kondisi jalan dan daya angkut mumpuni menjadi daya tarik utama. Apalagi sebelumnya TNGA-C juga digunakan membuat C-HR. Artinya cuma butuh penyesuaian sedikit saja.

Penggunaan TNGA-C diklaim dapat memberikan pengalaman berkendara nyaman. Kabinnya didesain lapang. Keunggulan itu berkat berkat platform yang memang ditujukan untuk membuat mobil berukuran kompak, dengan penggerak roda depan atau all-wheel. Ditambah penguatan suspensi torsion-beam baru yang menyuguhkan kestabilan. Kelebihan lainnya, akses masuk-keluar kabin mudah dan kekedapan maksimal. Dengan basis sama, fitur canggih dari seri Corolla, terutama dalam hal keselamatan dan keamanan pun dapat dengan mudah diadopsi Corolla Cross.

Di samping platform, jantung mekanis juga tak luput. Berdasarkan data spesifikasi Corolla Cross yang dipasarkan di Thailand, terdapat dua jenis. Peminum bensin dan hybrid. Untuk mesin konvensional mengandalkan 2ZR-FBE yang juga dapat ditemukan pada Corolla, Corolla Altis dan C-HR. Bervolume silinder 1,8 liter dengan konfigurasi empat silinder segaris, mampu menciptakan 140 PS di 6.000 rpm dan torsi tertinggi 177 Nm sejak 4.000 rpm.



Mesin disambungkan ke roda melalui sistem transmisi Super CVT-i. Unit sudah dikenal tangguh dan mempunyai efisiensi sangat baik. Untuk hybrid diimbuhkan dapur pacu pengonsumsi bahan bakar minyak berkode 2ZR-FXE berkubikasi 1,8 liter. Outputnya 98 PS di 5.200 rpm dan momen puntir 142 Nm pada 3.600 rpm. Sementara motor elektriknya menyemburkan 72 PS dan 163 Nm. Ketika dikombinasikan, semburan tenaganya mencapai 122 PS.

Harga? Perkiraan di kisaran Rp 500 jutaan. Pasalnya, mobil diposisikan di antara C-HR dengan RAV4. Di Indonesia C-HR versi konvensional dijual Rp 511,05 juta (OTR). Versi hybrid bisa lebih mahal, C-HR Hybrid saja dilego Rp 546,290 juta. Sementara di Thailand Corolla Cross banderolnya mulai 959 ribu baht sampai 1,199 juta baht atau Rp 443,7 juta hingga Rp 554,6 juta.

MUHAMMAD HAFID

Artikel yang direkomendasikan untuk anda