Beranda Features 26 Tahun Perjalanan Honda Odyssey, Dari Wagon Ke Premium Van

26 Tahun Perjalanan Honda Odyssey, Dari Wagon Ke Premium Van

JAKARTA, carvaganza.com – Di tengah hiruk pikuk SUV baru atau MPV baru, banyak yang melupakan satu nama ini; Honda Odyssey. Padahal ia adalah salah satu pemain lama yang masih sanggup bertahan. Tahun ini, Odyssey merayakan usianya yang ke-26 tahun.

Minivan buatan Honda ini diproduksi sejak tahun 1994 di Jepang dan kemudian dipasarkan secara global. Hingga saat ini, Honda odyssey telah memiliki 5 generasi dengan tampilan yang menawan dari generasi ke generasi.

Secara harfiah, Odyssey berarti perjalanan atau petualangan. Ada juga judul puisi Yunani kuno karya Homer yang menggambarkan perjalanan pahlawan Odysseus, raja Ithaca, setelah kejatuhan Troy.

Banyak hal yang dinilai plus dari Odyssey. Tampilannya berbeda dibandingkan MPV kebanyakan. Ia tak hadir dengan desain kotak tapi lebih menyerupai sedan. Meski pada generasi terakhir, tubuh Odyssey mulai meninggi. Selain itu kenyamanan kabin juga mendapat acungan jempol.

Baca juga: Perjalanan Honda Accord, Dari Hatchback Sampai Mesin V6 (Bagian 1)

Generasi 1

Honda Odyssey pertama kali diperkenalkan pada 1994. Ia hadir dengan desain kursi tiga baris serta menggunakan penggerak Four Wheel Drive (4WD). Sedangkan di tahun 1997, mobil ini mulai mengadopsi mesin 3.0L V6 J30A dan menyematkan fitur Sunroof khusus untuk tipe L dan Aero.

Di Eropa, generasi pertama Honda Odyssey dikenal dengan nama Honda Shuttle. Ia membawa kode sasis RA yang bertahan hingga 2003 sebelum model baru hadir dengan sasis RB1.

Generasi 2

Pada akhir tahun 1999, Honda Odyssey generasi kedua hadir dengan dimensi yang lebih besar dari sebelumnya. Parasnya juga dibuat lebih modern dengan bumper dan Front Grille yang lebih besar serta memiliki aksen Chrome. Meski sebenarnya generasi ini lebih pas disebut facelift karena tak ada ubahan besar yang dilakukan.

Tubuh yang membesar membuat kabin Odyssey menjadi lega. Tak pelak, ini jadi poin yang membuat banyak konsumen tertarik yaitu kenyamanan penumpang. Honda Odyssey generasi kedua saat itu menggunakan teknologi pertama di dunia, Electric Flat Folding Third Row Seat.

Model ini menggunakan mesin 2.3L pada model RA6 (2WD) dan RA7 (4WD). Sementara itu, mesin berkapasitas 3.0L digunakan pada model RA8 (2WD) dan RA9 (4WD) berjenis Prestige dan Absolute. Pada tahun 2000, Honda Odyssey menjadi mobil Honda pertama yang menggunakan transmisi otomatis lima percepatan dengan mesin 3.0L. Kedua jenis mesin ini dijual di Indonesia. Namu lagi-lagi masalahnya adalah konsumsi bahan bakar yag boros.

Baca juga: Perjalanan Honda Accord, Berganti Varian Model Bermuara Di Turbo (Bagian 2)

Generasi 3

Generasi ketiga Honda Odyssey mulai dipasarkan di Jepang pada Oktober 2003, dan menyusul ke Australia dan beberapa negara lainnya pada awal 2004. Bisa dikatakan inilah generasi paling sukses karena tetap diminati hingga saat ini.

Secara keseluruhan, Honda Odyssey tetap mempertahankan model lima pintu dengan desain yang lebih ramping, Ground Clearance lebih rendah, dan lebih terlihat sebagai mobil dibandingkan minivan. Dasboard besar, tuas transmisi di tengah namun mudah diangkay, serta konfigurasi kursi yang praktis. Khusus di Jepang, Honda Odyssey juga telah dibekali fitur Cruise Control.

Honda Odyssey didukung mesin i-VTEC berkapasitas 2.4 L dengan tenaga maksimal 160 PS. Sementara itu, versi penggerak 4WD hadir dengan transmisi otomatis, sedangkan versi 2WD menggunakan transmisi CVT kecuali untuk tipe Absolute dan model ekspor lainnya. Kombinasi ini membuat Odyssey sebagai MPV dengan kenyamanan kelas atas plus mesin yang hemat BBM.

Baca juga: Kilas Histori Honda CR-V, Di Jamannya Sempat Dianggap SUV Kemayu (Bagian 1)

Generasi 4

Sementara generasi keempat Honda Odyssey diluncurkan di Jepang pada Oktober 2008, dengan tetap mempertahankan mesin dan transmisi yang sama, namun tenaga lebih besar dengan konsumsi bahan bakar lebih irit.

Honda Odyssey menggunakan mesin 2.4L dan transmisi CVT dengan Torque Converter untuk penggerak FWD, dan transmisi otomatis lima percepatan untuk versi 2WD dengan tenaga 206 HP. Modifikasi pada mesin membuat generasi ini lebih irit. Honda memasarkan Odyssey di Indonesia dengan varian mesin 2,4 liter dan bertransmisi CVT dengan torque converter untuk FWD, dan 5-kecepatan transmisi otomatis untuk 4WD.

Dahsboard mengalami ubahan meski desain secara umum masih sama. Headunit berada di atas dashboard, posisi tuas transmisi masih sama. Kenyamanan kabin didukung oleh bangku baris ketiga yang bisa dilipat secara elektrik. Tidak banyak perubahan signfikan dari generasi sebelumnya, tetapi pada generasi keempat banyak penambahan fitur baru yang lebih modern.

Generasi 5

Ubahan besar diberikan pada generasi terbaru Honda Odyssey. Ia diluncurkan secara global dengan konsep premium van pada September 2013. Selain mengusung desain yang lebih dinamis dan modern, perubahan paling mencolok terdapat pada desain pintu yang sebelumnya dibuka ke arah luar, kini menjadi pintu geser yang dibuka ke samping.

Secara dimensi, desainnya menjadi lebih besar serta menggunakan kursi Ottoman di baris kedua untuk kenyamanan penumpang. Posisinya ditugaskan mengganti Ellyssion. Ia juga menghadapi Toyota Alphard dan Nissan Elgrand.

Sedangkan dari segi mesin, ada ubahan signifikan. Honda Odyssey menggunakan mesin 2.4 L VTEC dengan tenaga 175 PS dan torsi 225 Nm. Sementara untuk tipe Absolute, adanya fitur direct-injection semakin menambah tenaga Honda Odyssey hingga mencapai 190 PS dan torsi maksimal 237 Nm.

Honda Odyssey di Indonesia

Mobil ini masuk ke Indonesia diawali oleh Importir Umum (IU) dan luamayan sukses. Maklum, saat itu pilihan MPV yang ada hanyalah Toyota Kijang dan Isuzu Panther. Alhasil, kehadirannya mendapat minat tinggi. Meski harganya di atas yang lain namun kenyamanan plus performa lebih baik membuatnya laris di pasaran.

Perjalanan Odyssey di Indonesia juga cukup layak disimak. Dijual resmi HPM mulai 2005. Terakhir ia mendapat penyegaran pada 2018. Fascia serta pelek mendapat desain baru, grille dengan garnish dan LED di foglamp serta headlamp projectornya. Di bagian belakang, lampu rem New Honda Odyssey sudah dilengkapi dengan led light bar.

Honda New Odyssey ini sudah dilengkapi dengan paket komplit keamanan berupa ABS,EBD dan BA. Tidak ketinggalan juga juga vehicle stability assist (VSA), hill start asist (HSA).

Bertarung dengan Toyota Alphard dan Nissan Elgrand. Hanya satu varian yang ditawarkan yaitu 2.4L Prestiga dengan banderol 776 juta. Hanya saja, model ini tetap kalah pamor dibandinkan Vellfire atau Alphard yang berbanderol lebih mahal, Rp 998 juta – Rp 1,9 miliar.

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Lamborghini Urus Punya Beberapa Fakta Menarik Ini!

JAKARTA, Carvaganza.com - Lamborghini Urus salah satu mobil terunik Lamborghini. Bukan hanya karena ia berjenis Sport Utility Vehicle (SUV) yang belum lazim diproduksi produsen...

DAS Indonesia Take Over Jeep, Siapkan Jaringan Diler

JAKARTA, carvaganza.com - Sebuah kejutan di akhir tahun. Tiba-tiba tiga hari lalu masuk undangan ke meja redaksi yang mengatasnamakan Jeep. Yang bikin menarik adalah...

7 Mobil Ikonik di Serial TV Dan Film Era ’80-an

JAKARTA, carvaganza.com - Mobil dan film seringkali berkaitan erat. Bahkan tak jarang sebuah mobil dijadikan karakter utama, atau setidaknya bagian dari karakter utama, di...

Mengapa Rolls-Royce Senang Menggunakan Nama Hantu Untuk Mobil-Mobilnya?

JAKARTA, Carvaganza.com - Nama adalah doa. Ungkapan itu dalam budaya Indonesia sangat dipandang. Nama tak sekadar sebutan, panggilan atau sapaan. Nama bisa saja megandung...

Mengunjungi Pabrik Bugatti Di Molsheim, Prancis

Molsheim, Carvaganza.com - Molsheim adalah rumah keluarga besar Bugatti. Tempat sang pendiri meletakkan harapannya terhadap brand berkelas itu. Berlokasi di jantung kota Alsace, Prancis,...