Beranda Updates Tumbuh Positif, iCar Asia Catat Rekor Biaya Operasional Terendah dalam 5 Tahun

Tumbuh Positif, iCar Asia Catat Rekor Biaya Operasional Terendah dalam 5 Tahun

CEO iCar Asia Limited, Hamish Stone

KUALA LUMPUR, 11 Juli 2019 – Jaringan pasar digital otomotif nomor 1 ASEAN, iCar Asia Limited, terus menunjukkan kinerja terbaiknya. Dalam laporan Apendiks 4C untuk kuartal kedua 2019, jaringan yang berada di Malaysia, Thailand, dan Indonesia itu terus mengalami pertumbuhan positif.

Disebutkan jika pengumpulan uang tunai untuk kuartal kedua adalah AUS$ 3,73 juta, atau naik AUS$ 0,52 juta atau 16% dibandingkan Q2 2018. Pertumbuhan ini didorong oleh pengumpulan uang tunai yang kuat di semua unit bisnis termasuk Mobil Bekas dan Mobil Baru di ketiga negara.

Kinerja ini membuat cash flow (arus kas) bersih operasional triwulanan iCar Asia mencapai rekor terendah dalam 5 tahun. Disebutkan jika arus kas keluar bersih sebesar 48% YoY menjadi AUS$ 1,77 juta.

Dalam laporan keuangan terbarunya disebutkan jika perusahaan menutup Q2 dengan AUS$ 12,9 juta dalam bentuk tunai dan setara kas setelah menerima AUS$ 7,67 juta dari pelaksanaan opsi pada Juni 2019. Perusahaan juga memiliki akses ke dana tambahan dalam bentuk dari fasilitas hutang AUS$ 5 juta yang masih belum ditarik.

Baca juga: Kinerja Membaik, Pendapatan iCar Asia Limited Naik Rp 165,7 Miliar

Pencapaian ini berkat dua pasar pendapatan terbesar iCar Asia, Malaysia dan Thailand, yang terus menjadi EBITDA dan arus kas positif pada Q2 2019. Malaysia memiliki kuartal ketiga berturut-turut dari EBITDA positif dan arus kas di Q2 2019. Juni 2019 pengunjung mengalami peningkatan 7% dibandingkan Juni 2018.

Catatan positif juga dibuat di Thailand yang memiliki kuartal kedua berturut-turut dari EBITDA positif dan arus kas di Q2 2019. Volume akun tetap pada tingkat yang sama dengan Q4 2018 sementara listing menunjukkan peningkatan 18% YoY di bulan Juni 2019. Pengunjung website dan Leads sedikit turun 37% dan 23% menyusul pemilihan umum di Thailand pada akhir Maret dan penobatan Raja Thailand pada awal Mei.

Sementara di Indonesia terus mengembangkan monetisasi di segmen mobil bekas, membantu mengurangi kerugian EBITDA hingga setengahnya. Pengunjung dan calon pembeli meningkat masing-masing 1% dan 3% dari tahun lalu. Hal ini dipengaruhi oleh pemilihan umum pada pertengahan April dan pengumuman hasil pemilu pada awal Mei dan Idul Fitri pada Juni.

“Kami melanjutkan awal positif  hingga 2019 sampai dengan kuartal kedua di ketiga negara. Hasil ini membuat kami yakin grup tetap berada di jalur yang tepat untuk mencapai titik impas EBITDA pada akhir 2019,” kata CEO iCar Asia Limited, Hamish Stone.

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza



Last Updates

GALERI FOTO: Mahindra Scorpio Pikup, Mobil 4×4 Termurah

BOGOR, 17 Oktober 2019 - Menyusul Tata Motors, Mahindra kini resmi hadir di Indonesia sebagai pabrikan asal India untuk meramaikan segmen pasar kendaraan niaga....

10 Program Unggulan Siap Ramaikan IIMS Surabaya 2019

SURABAYA, 17 Oktober 2019 – Pameran otomotif di penghujung tahun akan digelar yaitu Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2019 pada...

Jadi 4×4 Paling Murah, Harga Mahindra Scorpio Geser Jimny

BOGOR, 17 Oktober 2019 – Mahindra menandakan kebangkitannya kembali di pasar Indonesia dengan meluncurkan Scorpio Pikup, sebagai mobil 4x4 dengan harga paling terjangkau di...

Toyota Yaris Terbaru Sudah Meluncur di Jepang, Ini Penampakannya

TOYOTA CITY, 17 Oktober 2019 – Pabrikan Toyota Motor Corporation (TMC) telah meluncurkan Yaris model terbaru pada hari Rabu kemarin...

Gandeng RMA, Merek India Mahindra Bangkit Lagi di Indonesia

BOGOR, 17 Oktober 2019 – Pabrikan asal India kini bertambah di pasar otomotif Indonesia, dengan resmi datangnya merek Mahindra. Kehadiran...