Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Lotus Emira

JAKARTA, Carvaganza – Setelah dua belas tahun tak sekalipun meluncurkan produk baru, akhirnya Lotus menyiapkan satu mobil sport yang akan diluncurkan dalam watu dekat ini. Mobil ini diberi kode produksi Type 131. Nomor ini dipilih karena mobil ini merupakan mobil sport yang ke 131 dari produsen mobil asal Inggris Raya itu.

Emira, nama yang dipilih untuk mobil sport mereka itu. Menariknya, Emira akan menutup rangkaian produk bermesin pembakaran Lotus. Pasalnya, mereka menyatakan diri akan bereinkarnasi menjadi produsen mobil listrik. Intinya, Emira akan menjadi jembatan transformasi mereka menjadi produsen mobil listrik. Tak salah kalau Emira dalam beberapa bahasa memiliki arti ‘pemimpin.

Belum banyak informasi resmi dari Lotus terkait Emira. Meski begitu, Lotus mengeluarkan beberapa cuplikan mengenai Emira mulai dari mesin, interior hingga struktur rangka yang digunakannya. Berikut ini kami perlihatkan kepada Anda seperti apa kira-kira Lotus Emira nanti.

Beragam versi, mulai coupe hingga roadster

Setelah dua belas tahun tak sekalipun meluncurkan produk baru, akhirnya Lotus menyiapkan satu mobil sport yang akan diluncurkan dalam watu dekat ini. Mobil ini diberi kode produksi Type 131. Nomor ini dipilih karena mobil ini merupakan mobil sport yang ke 131 dari produsen mobil asal Inggris Raya itu.

Sebagai penutup deretan mobil bermesin bensin, Emira akan menggantikan ketiga mobil sport yang dijual Lotus saat ini, yakni Elise, Exige dan Evora. Untuk menghormatinya, mobil yang menjadi pemimpin transformasi paradigma di Lotus ini akan memiliki elemen desain dari ketiga mobil tersebut pada eksteriornya. Tentu saja Emira tetap akan memiliki elemen desain sebagai identitasnya tersendiri.

Lotus Emira akan berdiri di atas struktur rangka baru alumunium yang ringan bernama ‘Elemental’. Paltform baru ini merupakan revisi besar-besaran dari platform alumunium Lotus Elise yang mereka perkenalkan pada 1996.

Tidak hanya mengambil inspirasi dari Elise, Exige dan Evora, Emira juga akan memasukkan unsur desain dari salah satu mobil sport terbarunya, yakni Evija. Itu sebabnya, Lotus Emira juga sekaligus menjadi pedoman bahasa desain mobil-mobil Lotus di masa depan.

Mobil ini akan memiliki garis desain yang mengalir dari bagian depan hingga ke bagian belakang. Kabarnya, platform ini juga memungkinkan Lotus tak hanya membuat Emira dalam konsep coupe saja. Mereka katanya akan meluncurkan juga Lotus Emira roadster atau versi atap terbukanya. Bisa ada dua pilihan untuk versi roadster, entah mereka akan memakai sistem atap Targa roof seperti yang biasa dipakai oleh mobil roadster Lotus saat ini atau bisa juga menggunakan atap lipat konvensional.

Interior bergaya balap

Setelah dua belas tahun tak sekalipun meluncurkan produk baru, akhirnya Lotus menyiapkan satu mobil sport yang akan diluncurkan dalam watu dekat ini. Mobil ini diberi kode produksi Type 131. Nomor ini dipilih karena mobil ini merupakan mobil sport yang ke 131 dari produsen mobil asal Inggris Raya itu.

Walaupun cuplikan video teaser Lotus tentang Emira tak menangkap bagian dalamnya, namun secuil tampilan dari kemudi dapat menunjukkan gambaran tema kabin Emira nantinya. Emira akan memakai kemudi yang dibalut material Alcantara dengan aksen jahitan berwarna kuning. Kemudian ada garis tanda ‘marking’ berwarna kuning tepat di posisi ’jam 12’. Kemudi yang tidak berbentuk lingkaran ini dibekali pula dengan tombol pengaturan untuk mengakses fungsi yang ditampilkan oleh layar digital di depan pengemudinya.

Paddle-shifter terlihat mengintip di balik kemudi. Artinya Emira akan memakai transmisi otomatis. Mobil ini juga memiliki tiga mode berkendara. Masing-masing mode yang dipilih akan menampilkan tema visual dan warna berbeda di panel instrumen digitalnya.

Mobil bermesin bensin Lotus terakhir

Setelah dua belas tahun tak sekalipun meluncurkan produk baru, akhirnya Lotus menyiapkan satu mobil sport yang akan diluncurkan dalam watu dekat ini. Mobil ini diberi kode produksi Type 131. Nomor ini dipilih karena mobil ini merupakan mobil sport yang ke 131 dari produsen mobil asal Inggris Raya itu.

Mobil sport terakhir dari Lotus yang memakai tenaga penggerak berbahan bakar bensin ini mendapat dua pilihan mesin. Varian standar ditawarkan dengan mesin 2,0 liter 4-silinder yang turbocharged. Versi yang lebih brutalnya dibekali mesin supercharged V6 3,5 liter yang juga digunakan oleh Lotus Evora.

Konon suplay mesin ini mereka dapatkan dari Toyota. Mesin 2,0 liter turbo akan menghasilkan tenaga sekitar 300 hp. Sementara opsional supercharged V6 lebih buas lagi dengan 416 hp. Keduanya ditawarkan dengan transmisi otomatis dual-clutch. Tetapi katanya Lotus berencana mengeluarkan varian bertransmisi manual 6-speed juga nanti.

Lebih menariknya lagi, Evira tidak akan memakai power steering. Wah berat dong setirnya? Tidak! Karena Lotus menyiapkan sistem kemeudi hydraulically assisted steering. Tujuannya tentu saja memberikan kemurnian rasa berkendara yang lebih sensitif dan tidak artifisial, layaknya mobil sport masa lalu.

Apa yang Lotus lakukan ini patut diapresiasi. Pasalnya, hampir semua produsen mobil melakukan tranformasi menjadi produsen mobil listrik. Namun hebatnya, Lotus merayakan perubahan ini dengan meluncurkan mobil sport bermesi bensin yang bertenaga dan menyenangkan untuk dikemudikan, Emira.

Bukan Cuma dijadikan sebagai prasasti bersejarah saja, tetapi Lotus juga berencana menjadikan mobil ini sebagai monumen kebangkitan. Rencananya Lotus akan mentargetkan produksi setidaknya lima ribu Emira setiap tahunnya. Target ini jauh lebih banyak dari seluruh mobil yang pernah diproduksi Lotus saat ini.
RIZKI SATRIA

Artikel yang direkomendasikan untuk anda