Nanti Bayar Tol di Indonesia Tak Lagi Tapping, Apa Kelebihannya?

JAKARTA, Carvaganza – Badan Pengawas Jalan Tol melakukan penandatanganan perjanjian dengan PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) untuk menghadirkan sistem transaksi tol non-tunai nirsentuh berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF). Nantinya dengan sistem ini pengguna jalan tol tidak lagi melakukan tapping saat melewati pintu pembayaran.

Teknologi yang diterapkan pada Sistem Transaksi Nontunai MLFF menggunakan teknologi Global Navigation Satelit System (GNSS) yaitu merupakan sistem pembayaran menggunakan alat yang dipasang di mobil dan dibaca lewat satelit. Teknologi ini akan mengenali dan mengidentifikasi kendaraan pengguna, sehingga transaksi dapat dilakukan secara langsung, lebih cepat, dan efisien, tanpa antrean dan tundaan transaksi.

Rencananya PT RITS akan menerapkan sistem pembayaran nirsentuh MLFF ini di 40 ruas jalan tol di Indonesia. Lebih khusus lagi jalan tol yang akan mendapatkan fasilitas tersebut adalah ruas tol di pulau Jawa dan Bali pada 2022. Sistem transaksi berbasis MLFF ini merupakan inovasi baru dalam sistem pembayaran jalan tol di Indonesia. Diharapkan melalui sistem ini dapat menciptakan kemudahan antara konsumen saat melakukan pembayaran di seluruh jalan tol di Indonesia.

Pintu tol tapping

Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyampaikan bahwa Badan Pengatur Jalan Tol terus melakukan inovasi yang maksimal mengacu pada Teknologi Toll Road 4.0. Selain itu, BPJT juga mengumumkan nilai Investasi proyek MLFF adalah sebesar Rp.4,4 Triliun, dengan masa konsesi PT RITS adalah selama 9 tahun sejak tanggal operasi komersial.

Sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) mengumumkan proses pengadaan yang kompetitif untuk merancang, membangun, membiayai, menyelenggarakan, memelihara dan mentransfer Proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Sistem Transaksi Tol Multi Lane Free Flow (Proyek MLFF) pada bulan Juli 2020.

"Melalui dukungan Bapak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, hari ini bisa berjalan dengan lancar pelaksanaan penandatanganan kerjasama. Yang terpenting, milestone pelaksanaan kerjasama ini adalah mulai dari kerja keras kita semua, karena ini merupakan awal dari kerja keras kita untuk selanjutnya dari setiap komitmen dan manajemen kerja yang kuat untuk membuat proyek MLFF ini dapat berjalan sukses," kata Danang Parikesit, Kepala BPJT.

Tol BSD - Serpong

Pada pengoperasian sistem pembayaran tol nirsentuh ini juga ditargetkan hanya membutuhkan waktu 0 detik untuk kegiatan transaksinya. Jadi seketika kendaraan tersebut melaju, sistem secara otomatis akan membaca dan langsung membuka pintu penghalang.

BPTP juga merilis sistem pembayaran jalan tol dengan uang elektronik saat ini memakan waktu hingga sekitar 4 detik, jika dilihat terdahulu, waktu transaksi dengan uang kartal adalah sekitar 10 detik lamanya.

Yang jadi pertanyaan apa aman bayar tol tanpa sentuh (tapping) terus palangnya tetap melintang? Nah yang pakai kartu saja kadang tappingnya lama. Mau Tahu kenapa gimana solusinya? Simak tulisan Carvaganza selanjutnya. (ALVANDO NOYA/EZ)

Artikel yang direkomendasikan untuk anda