Mengendarai MG HS, Menikmati Hawa Pegunungan Bromo

JAKARTA, Carvaganza – Salah satu SUV asal pabrikan Morris Garage (MG) baru-baru ini melakukan perjalanan ke sejumlah lokasi menarik di Indonesia. SUV yang dikerahkan adalah MG HS yang merupakan model flagship dari MG Motor Indonesia.

Daerah-daerah wisata yang dikunjungi terdapat di Pulau Jawa dan perjalanan ini  sekaligus menunjukkan kapabilitas kendaraan MG melewati jalan-jalan yang cukup menantang di negeri ini. MG HS tersebut dibekali mesin 4 silinder 1.5 liter turbo, menghasilkan tenaga 160 hp pada 5.600 rpm. Torsi puncaknya mencapai 250 Nm pada rentang 1.700 – 4.000 rpm, yang disalurkan ke roda depan oleh transmisi DCT 7 speed.

Carvaganza sendiri sudah menurunkan ragam tulisan tentang MG HS, termasuk ketika mengetes kendaraan ini sampai ke Lembang, Bandung. Nah, dalam perjalanan MG HS kali ini, ada sekitar 4 tujuan wisata di Pulau Jawa yang disambangi dari mulai Cirebon sampai ke Surabaya.

MG HS

Start dari Cirebon, MG HS menyambangi Taman Wisata Goa Sunyaragi, Cirebon. Daya tarik utama tempat wisata ini adalah bangunan dengan seni arsitektur abad ke-17. Tempat ini dulunya menjadi lokasi para sultan bermeditasi dan mengatur strategi perlawanan terhadap penjajah Belanda.

Berbekal teknologi Electronic Differential System (XDS), MG HS dengan mudah melewati area perkotaan yang padat. Sistem infotainment yang didukung display 10 inci membuat perjalanan dalam kota tambah menyenangkan. Terkoneksi dengan Apple CarPlay dan Android Auto. Didukung pula oleh 3D audio sound system.

MG HS

 

Wisata Gunung Bromo

Dari Cirebon, MG HS langsung melesat ke Wisata Tanjung Kesirat di Yogyakarta, Jawa Tengah. Destinasi terletak di sisi selatan Gunung Kidul yang menawarkan pemandangan tebing tinggi, ditingkahi deburan ombak yang lokasinya instagrammable banget. Di sini pengemudi memanfaatkan fitur Hill Start Assist dan Hill Decent Control karena kontur jalanannya naik turun.

Sehabis dari Yogya, MG HS dipacu ke arah kawasan Gunung Bromo. Pemandangan sangat ikonik dan menakjubkan. Kontur jalanannya menantang, naik turun serta berkelok. Panoramic Sunroof MG HS menambah kenyamanan penumpang di baris kedua karena bisa menikmati rimbun pepohonan dan langit biru di area Gunung Bromo. Kendaraan pun melaju stabil berkat fitur Stability Control System and Traction Control System sehingga pengemudi bertambah rasa percaya diri ketika mengendarai mobil di kontur twisty.

Puas menikmati Bromo, MG HS juga dibawa menuju Air Terjun Tumpak Sewu yang berjarak 160 km dari pusat kota Surabaya. Di sini, kami menikmati hawa pegunungan dan kontur jalan pedesaan dengan kondisi panoramic sunroof terbuka sehingga membawa sensasi tersendiri. Tumpak Sewu menjadi destinasi terakhir perjalanan bersama MG HS.  (EKA ZULKARNAIN)

Artikel yang direkomendasikan untuk anda