Beranda Features Maserati Uji Coba Prototipe MC20 di Trek Legendaris Targa Florio

Maserati Uji Coba Prototipe MC20 di Trek Legendaris Targa Florio

MODENA, Carvaganza.com – Kemarin ini supercar terbaru House of Trident, Maserati MC20, dikaitkan dengan mobil legendaries Maserati Eldorado dan Sir Stirling Moss. Kini, MC20 dihubungkan dengan trek legendaris Targa Florio dan mobil yang juga memiliki heritage agung di masanya, Maserati Tipo 4CL.

Maserati sepertinya ingin memperlihatkan sebagai mobil premium yang sarat dengan nuansa motorsport dan sejarah. Sarat dengan nama besar dan kemashuran.

Pabrikan Trisula membawa supercar terbaru itu ke Sisilia untuk dicoba di rute balapan bersejarah Targa Florio. Bertepatan dengan anniversary ke-80 kemenangan Maserati empat kali berturut-turut di balapan bergengsi pada masanya itu. Tepatnya pada 23 Mei 1940. Pembalap yang mempersembahkan trofi juara bagi Maserati empat kali berturut-turut tersebut adalah Luigi (Gigi) Villoresi dengan Maserati Tipo 4CL.

Di era jayanya, Targa Florio adalah balapan ketahanan yang bergengsi dan pernah masuk agenda balap kejuaraan dunia. Rute yang ditempuh dulunya ratusan kilometer mengelilingi Sisilia, melewati medan jalan ikonik di pulau tersebut.

Luigi Villoresi membalap di Targa Florio di atas Maserati 4CL

Uji Coba

Balapan ini dirintis oleh pengusaha kaya sekaligus car enthusiast Vincenzo Florio. Sebelum merintis Targa, Vincenzo pernah melahirkan balapan yang tak kalah bergengsi Coppa Florio di Brescia, Lombardy tahun 1900.

Uji coba supercar terbaru ini bertujuan untuk mengumpulkan data pengujian mobil di ragam kondisi jalan. Informasi-informasi dari hasil pengetesan ini dikumpulkan oleh teknisi yang kemudian dijadikan acuan untuk memprogram setingan terakhir bagi kendaraan. Dengan memanfaatkan nama Targa Florio, amplifikasi yang didapatkan oleh pabrikan Modena di telinga enthusiast akan semakin besar.

Balapan ini dirintis oleh pengusaha kaya sekaligus car enthusiast Vincenzo Florio. Sebelum merintis Targa, Vincenzo pernah melahirkan balapan yang tak kalah bergengsi Coppa Florio di Brescia, Lombardy tahun 1900.

Pengujian Jalan Raya

Menurut pabrikan, pengujian di jalan raya ini adalah test lanjutan setelah sebelumnya lebih banyak diuji di laboratorium simulator Maserati di Modena. Selain di jalan raya, MC20 ini juga akan menjalani serangkaian pengetesan di sirkuit untuk melihat kapabilitas kendaraan di atas trek dalam kecepatan tinggi. Hasil uji coba akan dikumpulkan sebagai bahan riset pengembangan yang terakhir sebelum akhirnya dirilis ke pasar.

MC20 diklaim menandai era baru brand Italia itu dalam hal style desain dan teknologi. Juga merupakan mobil pertama Maserati yang menggunakan mesin baru dan serangkaian fitur teknologi inovatif yang dibuat dan dikembangkan sendiri oleh pabrikan.

Lewat MC20, Maserati ingin mengukuhkan kembali kredensial dan heritagenya sebagai mobil yang kental dengan aura sport. Mereka juga ingin kembali mendominasi balapan di trek balap setelah supercar sebelumnya, MC12, sukses meraih gelar juara dunia kejuaraan balap FIA GT 1 World Championship musim 2010. Namun sampai sekarang ini belum dibuka secara detail spesifikasi lengkap Maserati MC20. Kemungkinan besar baru akan dirilis ke publik pada Agustus, atau sebulan sebelum kendaraan tersebut dilaunching pada September.

Kehebatan Maserati 4CL

Maserati 4CL diproduksi tahun 1939 yang merupakan ide dari Ernesto Maserati, anak yang paling muda dari Maserati bersaudara. Waktu itu ia ingin mendesain mobil yang bisa kompetitif di kejuaraan balap kelas “Voiturette”. Adalah istilah yang dipakai oleh pabrikan mobil saat itu untuk mobil-mobil kecil. Diambil dari bahasa Prancis.

Maserati 4CL berbagi chassis dengan 6CM, namun dengan mesin baru empat silinder dengan empat katup per silinder. Jantung mesinnya berkapasitas 1.491 cc. Sekaligus menjadi mobil pertama berkonfigurasi mesin segitu dalam sejarah pabrikan Modena. Di eranya, mesin ini sangat canggih dengan dimensi internal ‘mengotak’ 78x78mm, dibantu dengan turbocharger volumetric. Menghasilkan tenaga 220 hp pada 8000 rpm.

Memulai debut balap di Libyan Grand Prix 1939 di Tripoli. Gigi Villoresi langsung mengambil pole position dengan aerodinamika versi 4CL. Kendaraan ini baru memetik kemenangan pertama dua grand prix setelahnya di Naples. Pembalapnya John Peter Wakefield asal Inggris. John kemudian menambah dua kemenangan lagi di Prancis yakni di Picardie dan Albi Grand Prix.

Gigi juara di Targa Florio

Rekor

Pada pertengahan 1930-an, Targa Florio diadakan di Palermo di sebuah sirkuit yang didesain di dalam Favorita Park dengan total 40 lap. Gigi Villoresi adalah pembalap yang diunggulkan memenangi balapan. Ia berhasil finish pertama sekaligus mencatat rekor baru dengan kecepatan rata-rata 142,288 km/jam dan lap time 147,201 km/jam.

Rekan satu tim Gigi saat itu adalan Alberto Ascari. Bagi Ascari, Targa Florio adalah musim balapnya yang pertama dan ia juga memacu mobil yang sama dengan yang dipakai Gigi. Setelah juara di Targa, Villoresi menambah kemenangan lagi di balapan terakhir di Italia dan Eropa sebelum pecah Perang Dunia II, sekaligus menobatkan supremasi konstruktor pabrikan Modena di motorsport maupun dunia otomotif.

Kemenangan demi kemenangan diraih Trisula pasca PD II. Villoresi menjuarai Nice GP bulan April 1946 dengan Maserati 4CL. Dengan mobil yang sama, Raymond Sommer asal Prancis, Reg Parnell dari Inggris dan Tazio Novulari mempersembahkan kemenangan berikutnya. Pada 1948, 4CL digantikan oleh 4CLT. Mengadopsi chassis tubular yang baru dan sistem intake turbocharger double-stage.

EKA ZULKARNAIN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto